Follow Us :              

Pemprov Dukung Penuh Kompetisi Sepak Bola Liga 3 dan 4 di Jateng 

  08 August 2025  |   10:30:00  |   dibaca : 730 
Kategori :
Bagikan :


Pemprov Dukung Penuh Kompetisi Sepak Bola Liga 3 dan 4 di Jateng 

08 August 2025 | 10:30:00 | dibaca : 730
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh rencana Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), yang akan menggelar kompetisi Liga 4 bagi klub amatir dan Liga 3 di wilayah Jateng. 

Kegiatan-kegiatan itu dinilai bisa menjadi ajang pembinaan bagi para atlet muda, sekaligus menekan kenakalan remaja.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan, nantinya Liga 4 akan memperebutkan Piala Wali Kota dan Bupati. Selain itu, juara-juara tingkat kota/kabupaten itu akan bermain di Liga 3 Tingkat Provinsi untuk memperebutkan Piala Gubernur.

"Nanti juara-juara yang di provinsi, di Liga Nasional yang memperebutkan Piala Presiden. Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, sangat mendukung dan mendorong agar segera dijalankan," ucapnya usai bertemu dengan Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di kantornya pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, dua liga tersebut nantinya akan diikuti oleh klub-klub amatir dari masing-masing kabupaten/kota. Penyelenggaraannya berada langsung di bawah naungan PSSI, yang bekerja sama dengan PSSI provinsi dan kabupaten/kota, serta melibatkan pemerintah daerah setempat.

Kompetisi Liga 3 dan 4 ini menekankan pada sistem pembinaan atlet muda yang ada di desa, kota/kabupaten, dan lainnya. Setiap tim yang ikut serta berisi pemain dengan usia di bawah 23 tahun/U-23.

"Makanya tadi pemerintah daerah sesuai dengan Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) yang baru, boleh menyelenggarakan kompetisi di daerah secara transparan. Juga mendukung program seperti meredam kenakalan, narkoba, dan juga bisa kampanye kesehatan," ucap Erick.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memberikan dukungan penuh terkait rencana dari PSSI tersebut. Ia menilai potensi sepak bola di Indonesia, khususnya Jateng, harus dikelola dengan lebih baik dan efektif, karena banyak sekali bibit atlet yang ada di daerah.

"Kita dukung. Nanti coba diskusikan lagi dengan Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata). Saya yakin, mereka (atlet-atlet) menjadi kebanggaan (bagi) daerahnya," ucapnya didampingi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, saat menerima kunjungan Ketua Umum PSSI di ruang kerjanya.

Wagub menambahkan, saat ini koordinasi antara kabupaten/kota di Jateng sudah berjalan dengan baik. Setiap bulan ada pertemuan untuk membahas mengenai berbagai hal. Menurutnya, adanya pertandingan sepak bola di tingkat kabupaten/kota ini akan sangat bagus, untuk menghidupkan olahraga sepak bola serta meredam kenakalan remaja dan kekerasan.

"Setelah ini langsung akan kami petakan, lewat Dinas Kepemudaan dan Olahraga,” katanya.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh rencana Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), yang akan menggelar kompetisi Liga 4 bagi klub amatir dan Liga 3 di wilayah Jateng. 

Kegiatan-kegiatan itu dinilai bisa menjadi ajang pembinaan bagi para atlet muda, sekaligus menekan kenakalan remaja.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan, nantinya Liga 4 akan memperebutkan Piala Wali Kota dan Bupati. Selain itu, juara-juara tingkat kota/kabupaten itu akan bermain di Liga 3 Tingkat Provinsi untuk memperebutkan Piala Gubernur.

"Nanti juara-juara yang di provinsi, di Liga Nasional yang memperebutkan Piala Presiden. Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, sangat mendukung dan mendorong agar segera dijalankan," ucapnya usai bertemu dengan Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di kantornya pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, dua liga tersebut nantinya akan diikuti oleh klub-klub amatir dari masing-masing kabupaten/kota. Penyelenggaraannya berada langsung di bawah naungan PSSI, yang bekerja sama dengan PSSI provinsi dan kabupaten/kota, serta melibatkan pemerintah daerah setempat.

Kompetisi Liga 3 dan 4 ini menekankan pada sistem pembinaan atlet muda yang ada di desa, kota/kabupaten, dan lainnya. Setiap tim yang ikut serta berisi pemain dengan usia di bawah 23 tahun/U-23.

"Makanya tadi pemerintah daerah sesuai dengan Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) yang baru, boleh menyelenggarakan kompetisi di daerah secara transparan. Juga mendukung program seperti meredam kenakalan, narkoba, dan juga bisa kampanye kesehatan," ucap Erick.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memberikan dukungan penuh terkait rencana dari PSSI tersebut. Ia menilai potensi sepak bola di Indonesia, khususnya Jateng, harus dikelola dengan lebih baik dan efektif, karena banyak sekali bibit atlet yang ada di daerah.

"Kita dukung. Nanti coba diskusikan lagi dengan Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata). Saya yakin, mereka (atlet-atlet) menjadi kebanggaan (bagi) daerahnya," ucapnya didampingi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, saat menerima kunjungan Ketua Umum PSSI di ruang kerjanya.

Wagub menambahkan, saat ini koordinasi antara kabupaten/kota di Jateng sudah berjalan dengan baik. Setiap bulan ada pertemuan untuk membahas mengenai berbagai hal. Menurutnya, adanya pertandingan sepak bola di tingkat kabupaten/kota ini akan sangat bagus, untuk menghidupkan olahraga sepak bola serta meredam kenakalan remaja dan kekerasan.

"Setelah ini langsung akan kami petakan, lewat Dinas Kepemudaan dan Olahraga,” katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu