Follow Us :              

PPI Jawa Tengah 2025, Pamerkan Ribuan Hasil Riset dan Karya Inovasi dari 35 Kabupaten/Kota

  26 September 2025  |   13:30:00  |   dibaca : 2132 
Kategori :
Bagikan :


PPI Jawa Tengah 2025, Pamerkan Ribuan Hasil Riset dan Karya Inovasi dari 35 Kabupaten/Kota

26 September 2025 | 13:30:00 | dibaca : 2132
Kategori :
Bagikan :

Foto : Gholib (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Gholib (Humas Jateng)

BLORA – Gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora pada Jumat, 26 September 2025. 

Pameran yang mengusung tema “Sesarengan Blora Berinovasi, Bangkitkan Asa untuk Membangun Jawa Tengah” ini, menampilkan ribuan hasil riset dan karya inovasi dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Ada berbagai macam kegiatan yang diselenggarakan dalam kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24-28 September2025 itu, antara lain pameran inovasi dan teknologi, penyerahan penghargaan Kreativitas dan Inovasi (Krenova), kompetisi Inovasi Daerah Jawa Tengah (Idea Jateng), Festival Blora Inovasi, serta Blora Awards.

Selain itu, ada seminar nasional, klaster inovasi UMKM, senam massal OPD Blora, Car Free Day spektakuler, serta QRIS Fest Rp1 bersama Bank Jateng dan Bank Indonesia.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga menampilkan beberapa program inovatif yang sudah berjalan, seperti Kecamatan Berdaya, Kartu Zilenial Jateng, serta inovasi desa berbasis teknologi, seperti Fast Pyrolisis Gen 5 di Wonosobo yang bisa mengubah sampah plastik menjadi energi baru terbarukan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan bahwa kegiatan ini memicu munculnya produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh masyarakat, mulai dari teknologi, makanan, hasil perkebunan, dan lainnya. 

“Harapannya, (pameran ini) akan menjadi terobosan dalam menciptakan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya. 

Melalui acara ini, peluang bagi para pelaku UMKM yang ingin memperkenalkan produk-produknya pun semakin terbuka lebar. Gubernur menyampaikan, pemerintah juga memiliki kewajiban untuk mendorong dan mendukung pengembangan UMKM.

“UMKM harus naik kelas, dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah hingga nasional. Dengan inovasi dan dukungan kebijakan, UMKM akan menjadi kekuatan utama perekonomian Jawa Tengah,” tuturnya.

Ketika ekonomi kreatif berkembang, Gubernur mengatakan bahwa perekonomian Jawa Tengah akan semakin kuat, sekaligus memperluas peluang lapangan kerja baru.

“Saya percaya Jawa Tengah akan terus berkembang. Terbukti pertumbuhan ekonomi kita sudah mencapai 5,48 persen, lebih tinggi dari nasional. Kita harus terus bergerak maju,” ucapnya.


Bagikan :

BLORA – Gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora pada Jumat, 26 September 2025. 

Pameran yang mengusung tema “Sesarengan Blora Berinovasi, Bangkitkan Asa untuk Membangun Jawa Tengah” ini, menampilkan ribuan hasil riset dan karya inovasi dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Ada berbagai macam kegiatan yang diselenggarakan dalam kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24-28 September2025 itu, antara lain pameran inovasi dan teknologi, penyerahan penghargaan Kreativitas dan Inovasi (Krenova), kompetisi Inovasi Daerah Jawa Tengah (Idea Jateng), Festival Blora Inovasi, serta Blora Awards.

Selain itu, ada seminar nasional, klaster inovasi UMKM, senam massal OPD Blora, Car Free Day spektakuler, serta QRIS Fest Rp1 bersama Bank Jateng dan Bank Indonesia.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga menampilkan beberapa program inovatif yang sudah berjalan, seperti Kecamatan Berdaya, Kartu Zilenial Jateng, serta inovasi desa berbasis teknologi, seperti Fast Pyrolisis Gen 5 di Wonosobo yang bisa mengubah sampah plastik menjadi energi baru terbarukan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan bahwa kegiatan ini memicu munculnya produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh masyarakat, mulai dari teknologi, makanan, hasil perkebunan, dan lainnya. 

“Harapannya, (pameran ini) akan menjadi terobosan dalam menciptakan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya. 

Melalui acara ini, peluang bagi para pelaku UMKM yang ingin memperkenalkan produk-produknya pun semakin terbuka lebar. Gubernur menyampaikan, pemerintah juga memiliki kewajiban untuk mendorong dan mendukung pengembangan UMKM.

“UMKM harus naik kelas, dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah hingga nasional. Dengan inovasi dan dukungan kebijakan, UMKM akan menjadi kekuatan utama perekonomian Jawa Tengah,” tuturnya.

Ketika ekonomi kreatif berkembang, Gubernur mengatakan bahwa perekonomian Jawa Tengah akan semakin kuat, sekaligus memperluas peluang lapangan kerja baru.

“Saya percaya Jawa Tengah akan terus berkembang. Terbukti pertumbuhan ekonomi kita sudah mencapai 5,48 persen, lebih tinggi dari nasional. Kita harus terus bergerak maju,” ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu