Follow Us :              

Fasilitas Kesehatan di Jateng Siap Layani Pemudik, Wagub Imbau Pengemudi Pastikan Kondisi Fit

  12 March 2026  |   00:00:09  |   dibaca : 90 
Kategori :
Bagikan :


Fasilitas Kesehatan di Jateng Siap Layani Pemudik, Wagub Imbau Pengemudi Pastikan Kondisi Fit

12 March 2026 | 00:00:09 | dibaca : 90
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Adit (Humas Jateng)

SUKOHARJO – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta para pengemudi yang hendak melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. 

“Kesehatan harus dipastikan aman, karena perjalanan jauh. Jadi kesehatan harus dilakukan pengecekan,” ucapnya saat meninjau pelaksanaan Layanan Masyarakat Menyambut Mudik Lebaran 2026 di Terminal Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Kamis, 12 Maret 2026.

Guna mendukung layanan kesehatan di Jateng selama periode Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan 369 rumah sakit, 883 puskesmas, 4 balai kesehatan masyarakat (balkesmas), 1 Balai Kesehatan PAK Provinsi, 430 klinik utama, dan 2.067 klinik pratama. 

Wagub mengatakan, kondisi kesehatan para pemudik perlu diperhatikan, karena mereka akan menempuh perjalanan jauh. Kelelahan fisik dapat menyebabkan penurunan energi, sehingga diperlukan pengecekan kesehatan. 

Oleh karena itu, Pemprov Jateng memberikan fasilitas pemeriksaan  kesehatan bagi para pemudik maupun kru bus di sejumlah terminal. 

“Kita ingin memastikan bahwa mereka mengendarai dengan keadaan yang fit, sehat, dan punya kemampuan yang bagus, sehingga (diharapkan) tidak ada kejadian luar biasa dalam perjalanan," lanjutnya.

Wagub menambahkan, Pemprov Jateng berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik bagi para pemudik. Menurutnya, Jateng sudah siap 100% menyambut para pemudik, mulai dari kesiapan fasilitas umum, termasuk kolaborasi dengan BUMN, PLN, dan Pertamina. 

"Kalau datang ke Jawa Tengah Insya Allah tercukupi, nggak usah panik. Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk para pemudik," katanya. 

Seorang pengemudi bus PO Gunung Mulia, Via, mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan di Terminal Sukoharjo.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan akan membantunya mengetahui kondisi kesehatan dirinya. Dalam kesempatan itu, Via melakukan pemeriksaan gula darah dan tensi. Hasilnya, tensi darah dalam batas normal. Namun, gula darah harus diturunkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, Pemprov Jateng siap menyambut kedatangan pemudik yang akan masuk ke wilayahnya. 

“Prediksi tahun ini yang masuk ke Jawa Tengah sekitar 17,7 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, tentu semua pihak harus siap, karena Jawa Tengah menjadi sentral pergerakan mudik nasional,” ucapnya. 

Ia mengatakan, tingginya jumlah pemudik menjadikan Jateng sebagai salah satu simpul utama pergerakan mudik. Oleh karena itu, posko mudik yang didirikan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan.  

Gubernur mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan mudik. Para pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.

Selama periode mudik, Pemprov Jateng juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, karen curah hujan diprediksi masih tinggi.


Bagikan :

SUKOHARJO – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta para pengemudi yang hendak melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. 

“Kesehatan harus dipastikan aman, karena perjalanan jauh. Jadi kesehatan harus dilakukan pengecekan,” ucapnya saat meninjau pelaksanaan Layanan Masyarakat Menyambut Mudik Lebaran 2026 di Terminal Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Kamis, 12 Maret 2026.

Guna mendukung layanan kesehatan di Jateng selama periode Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan 369 rumah sakit, 883 puskesmas, 4 balai kesehatan masyarakat (balkesmas), 1 Balai Kesehatan PAK Provinsi, 430 klinik utama, dan 2.067 klinik pratama. 

Wagub mengatakan, kondisi kesehatan para pemudik perlu diperhatikan, karena mereka akan menempuh perjalanan jauh. Kelelahan fisik dapat menyebabkan penurunan energi, sehingga diperlukan pengecekan kesehatan. 

Oleh karena itu, Pemprov Jateng memberikan fasilitas pemeriksaan  kesehatan bagi para pemudik maupun kru bus di sejumlah terminal. 

“Kita ingin memastikan bahwa mereka mengendarai dengan keadaan yang fit, sehat, dan punya kemampuan yang bagus, sehingga (diharapkan) tidak ada kejadian luar biasa dalam perjalanan," lanjutnya.

Wagub menambahkan, Pemprov Jateng berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik bagi para pemudik. Menurutnya, Jateng sudah siap 100% menyambut para pemudik, mulai dari kesiapan fasilitas umum, termasuk kolaborasi dengan BUMN, PLN, dan Pertamina. 

"Kalau datang ke Jawa Tengah Insya Allah tercukupi, nggak usah panik. Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk para pemudik," katanya. 

Seorang pengemudi bus PO Gunung Mulia, Via, mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan di Terminal Sukoharjo.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan akan membantunya mengetahui kondisi kesehatan dirinya. Dalam kesempatan itu, Via melakukan pemeriksaan gula darah dan tensi. Hasilnya, tensi darah dalam batas normal. Namun, gula darah harus diturunkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, Pemprov Jateng siap menyambut kedatangan pemudik yang akan masuk ke wilayahnya. 

“Prediksi tahun ini yang masuk ke Jawa Tengah sekitar 17,7 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, tentu semua pihak harus siap, karena Jawa Tengah menjadi sentral pergerakan mudik nasional,” ucapnya. 

Ia mengatakan, tingginya jumlah pemudik menjadikan Jateng sebagai salah satu simpul utama pergerakan mudik. Oleh karena itu, posko mudik yang didirikan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan.  

Gubernur mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan mudik. Para pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.

Selama periode mudik, Pemprov Jateng juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, karen curah hujan diprediksi masih tinggi.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu