Follow Us :              

Kick Off Wagub Tandai Dimulainya Lomba Futsal Hari Santri

  16 October 2018  |   08:00:00  |   dibaca : 652 
Kategori :
Bagikan :


Kick Off Wagub Tandai Dimulainya Lomba Futsal Hari Santri

16 October 2018 | 08:00:00 | dibaca : 652
Kategori :
Bagikan :

Foto : Ebron (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Ebron (Humas Jateng)

SEMARANG - Kantor Halaman Gubernur Jawa Tengah, Selasa pagi (16/10/2018) disulap menjadi lapangan futsal dadakan. Sebanyak 12 pondok pesantren dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah menantikan diresmikannya Lomba Futsal dalam rangka Hari Santri Nasional ke-IV Tahun 2018 oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen. 

Kick off yang dilakukan oleh putera ulama kharismatik KH. Maimoen Zubair itu menandai dimulainya lomba futsal. Sorak sorai supporter mendukung tim PP Nurul Furqon Grobogan dan PP AI Hidayah Temanggung yang tengah bertanding. Gus Yasin sapaan akrab Taj Yasin Maimoen didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. Sri Puryono KS, MP tak luput memberikan semangat kepada kedua tim.

Lima menit pertandingan berlangsung, tim PP Nurul Furqon Grobogan berhasil mencetak empat gol berturut-turut ke gawang tim PP AI Hidayah Temanggung. Lapangan futsal dadakan itu semakin riuh dengan antusiasme supporter. Tak berselang lama, tim PP Al Hidayah Temanggung berhasil memanfaatkan tendangan bebas dan mencetak gol pertama mereka. Pada akhir pertandingan, tim PP Nurul Furqon Grobogan berhasil menjadi jawara dengan mencetak sepuluh gol.

Gus Yasin pun mengaku senang menyaksikan para santri bertanding dengan sportif. Menurutnya, keikutsertaan santri dalam lomba futsal menunjukkan bahwa mereka adalah generasi kekinian yang tidak hanya peduli pada pengembangan rohani, namun juga ragawi.

"Itu menunjukkan kalau santri-santri kita itu juga modern lho, kekinian. Tidak semata-mata menuntut ilmu rohani, tetapi sesekali juga nyegerke ragawi melalui olahraga," ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah itu berpendapat, lomba futsal ini bisa menjadi salah satu ajang pencarian bakat untuk menyiapkan bibit-bibit atlet futsal potensial dan handal di Jawa Tengah. Terlebih, sejak Pekan Olah Raga (PON) XVIII Tahun 2012 di Riau, cabang olahraga futsal secara resmi telah dipertandingkan. Hal itu menunjukkan,  futsal bukan lagi sekedar menjadi hobi dan kesenangan saja, tetapi sudah menjadi olahraga prestasi. 

"Dampak positifnya, bakat anak-anak kita yang selama ini masih terpendam akan muncul ke permukaan, sehingga menambah jumlah anak-anak muda Jawa Tengah menjadi pemain futsal handal. Saya berharap lomba seperti ini bisa terus dijaga dan lebih ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya. Kalau mungkin dengan menambah jumlah peserta, kemudian menyempurnakan sistem pertandingannya," harapnya.

Kepada para pemain, Wagub berpesan agar mereka senantiasa menjunjung sportivitas dan menunjukkan akhlakul karimah saat bertanding. Karena hal itu selalu ditanamkan oleh para kiai saat menimba ilmu di pesantren. Pihaknya ingin, lomba futsal santri yang pertama kali diselenggarakan ini dapat menjadi agenda tahunan.

"Utamakan sportivitas, junjung tinggi martabat dan akhlakul karimah yang telah kita pelajari di pesantren," pesannya.

Sebagai informasi, 12 tim yang bertanding pada lomba futsal santri yaitu PP Nurul Furqon Grobogan, PP Manba'ul Hikmah Kendal, PP Khozinatul Ulum Blora, PP Raudlatul Mubtadi'in Jepara, PP Annajah Sragen, PP Al Muayyad Surakarta, PP Annur Wonosobo, PP AI Hidayah Temanggung, PP Al Hidayah Banyumas, PP Al Kahfi Kebumen, PP Al Fusha Pekalongan, dan PP Darul Ulum Batang.

Usai menonton pertandingan futsal, Wagub Taj Yasin menyempatkan diri menyaksikan Lomba Hadroh di Grhadhika Bhakti Praja. PP Nurul Amal, Bandungan tampil perdana membawakan lagu Deen Assalam secara apik. Sembilan pondok pesantren lainnya yang mengikuti lomba hadroh adalah PP Al Ishlah Mangkang, PP Al Asror Gunungpati, PP Darul Falah Besongo, PP Al Hadi Girikusumo Demak, PP Yanabiul Ulum Warohmah Kudus, PPTI Al Falah Salatiga, PP Al Hidayah Karangayung Grobogan, dan PP Al Huda Doglo Boyol.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)

 

Baca juga : Perkuat Bangsa Lewat Olahraga


Bagikan :

SEMARANG - Kantor Halaman Gubernur Jawa Tengah, Selasa pagi (16/10/2018) disulap menjadi lapangan futsal dadakan. Sebanyak 12 pondok pesantren dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah menantikan diresmikannya Lomba Futsal dalam rangka Hari Santri Nasional ke-IV Tahun 2018 oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen. 

Kick off yang dilakukan oleh putera ulama kharismatik KH. Maimoen Zubair itu menandai dimulainya lomba futsal. Sorak sorai supporter mendukung tim PP Nurul Furqon Grobogan dan PP AI Hidayah Temanggung yang tengah bertanding. Gus Yasin sapaan akrab Taj Yasin Maimoen didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. Sri Puryono KS, MP tak luput memberikan semangat kepada kedua tim.

Lima menit pertandingan berlangsung, tim PP Nurul Furqon Grobogan berhasil mencetak empat gol berturut-turut ke gawang tim PP AI Hidayah Temanggung. Lapangan futsal dadakan itu semakin riuh dengan antusiasme supporter. Tak berselang lama, tim PP Al Hidayah Temanggung berhasil memanfaatkan tendangan bebas dan mencetak gol pertama mereka. Pada akhir pertandingan, tim PP Nurul Furqon Grobogan berhasil menjadi jawara dengan mencetak sepuluh gol.

Gus Yasin pun mengaku senang menyaksikan para santri bertanding dengan sportif. Menurutnya, keikutsertaan santri dalam lomba futsal menunjukkan bahwa mereka adalah generasi kekinian yang tidak hanya peduli pada pengembangan rohani, namun juga ragawi.

"Itu menunjukkan kalau santri-santri kita itu juga modern lho, kekinian. Tidak semata-mata menuntut ilmu rohani, tetapi sesekali juga nyegerke ragawi melalui olahraga," ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah itu berpendapat, lomba futsal ini bisa menjadi salah satu ajang pencarian bakat untuk menyiapkan bibit-bibit atlet futsal potensial dan handal di Jawa Tengah. Terlebih, sejak Pekan Olah Raga (PON) XVIII Tahun 2012 di Riau, cabang olahraga futsal secara resmi telah dipertandingkan. Hal itu menunjukkan,  futsal bukan lagi sekedar menjadi hobi dan kesenangan saja, tetapi sudah menjadi olahraga prestasi. 

"Dampak positifnya, bakat anak-anak kita yang selama ini masih terpendam akan muncul ke permukaan, sehingga menambah jumlah anak-anak muda Jawa Tengah menjadi pemain futsal handal. Saya berharap lomba seperti ini bisa terus dijaga dan lebih ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya. Kalau mungkin dengan menambah jumlah peserta, kemudian menyempurnakan sistem pertandingannya," harapnya.

Kepada para pemain, Wagub berpesan agar mereka senantiasa menjunjung sportivitas dan menunjukkan akhlakul karimah saat bertanding. Karena hal itu selalu ditanamkan oleh para kiai saat menimba ilmu di pesantren. Pihaknya ingin, lomba futsal santri yang pertama kali diselenggarakan ini dapat menjadi agenda tahunan.

"Utamakan sportivitas, junjung tinggi martabat dan akhlakul karimah yang telah kita pelajari di pesantren," pesannya.

Sebagai informasi, 12 tim yang bertanding pada lomba futsal santri yaitu PP Nurul Furqon Grobogan, PP Manba'ul Hikmah Kendal, PP Khozinatul Ulum Blora, PP Raudlatul Mubtadi'in Jepara, PP Annajah Sragen, PP Al Muayyad Surakarta, PP Annur Wonosobo, PP AI Hidayah Temanggung, PP Al Hidayah Banyumas, PP Al Kahfi Kebumen, PP Al Fusha Pekalongan, dan PP Darul Ulum Batang.

Usai menonton pertandingan futsal, Wagub Taj Yasin menyempatkan diri menyaksikan Lomba Hadroh di Grhadhika Bhakti Praja. PP Nurul Amal, Bandungan tampil perdana membawakan lagu Deen Assalam secara apik. Sembilan pondok pesantren lainnya yang mengikuti lomba hadroh adalah PP Al Ishlah Mangkang, PP Al Asror Gunungpati, PP Darul Falah Besongo, PP Al Hadi Girikusumo Demak, PP Yanabiul Ulum Warohmah Kudus, PPTI Al Falah Salatiga, PP Al Hidayah Karangayung Grobogan, dan PP Al Huda Doglo Boyol.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)

 

Baca juga : Perkuat Bangsa Lewat Olahraga


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu