Follow Us :              

Ganjar Siapkan Skenario Dukung Penyaluran Bantuan Pusat Melalui TNI-Polri

  19 July 2021  |   17:00:00  |   dibaca : 245 
Kategori :
Bagikan :


Ganjar Siapkan Skenario Dukung Penyaluran Bantuan Pusat Melalui TNI-Polri

19 July 2021 | 17:00:00 | dibaca : 245
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan skenario penyaluran bantuan dengan memaksimalkan perangkat desa dan Jogo Tonggo guna mendukung penyaluran paket obat dan beras oleh pemerintah pusat melalui TNI-Polri. 

Hal itu disampaikan Ganjar usai mengikuti Rakor virtual tentang pembagian paket obat gratis dan beras oleh TNI Polri yang dipimpin oleh Menko Marves, Senin (19/7/2021). 

“(Paket obat dan beras) itu nanti penyalurannya lewat TNI-Polri. Tugas kami mendukung, menyiapkan data, dan sebagainya,” kata Ganjar. 

Dari pendataan yang dilakukan pihaknya, diperkirakan warga yang isolasi mandiri dalam satu desa setidaknya membutuhkan 8 paket. 

Ganjar memberikan beberapa alternatif saran, misalnya dengan menyalurkan bantuan paket obat dari pusat itu melalui puskesmas-puskesmas, atau melalui pengurus Jogo Tonggo. Di luar semua itu, sistem permintaan langsung dari warga yang isoman juga bisa dilakukan. 

“Umpama dengan cara, yang isoman kan punya WA (Whatsapp) Grup. Sekarang yang sakit sampai tingkat apa, butuh obat apa, baru dikasih,” katanya. 

Penyaluran langsung oleh personil TNI-Polri, Ganjar mengatakan, dapat dilakukan melalui para Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama dengan perangkat desa. 

Keterlibatan perangkat desa seperti Lurah atau Kades, RT dan RW hingga Jogo Tonggo dinilai sangat penting karena mereka lebih tahu persis kondisi warganya. 

“Nah dengan cara itu harapan kita, pipa-pipa saluran apakah puskesmas apakah Lurah/Kades apakah Jogo Tonggo, menurut saya bisa dipakai untuk mempercepat penyaluran,” tegasnya.


Bagikan :

SEMARANG -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan skenario penyaluran bantuan dengan memaksimalkan perangkat desa dan Jogo Tonggo guna mendukung penyaluran paket obat dan beras oleh pemerintah pusat melalui TNI-Polri. 

Hal itu disampaikan Ganjar usai mengikuti Rakor virtual tentang pembagian paket obat gratis dan beras oleh TNI Polri yang dipimpin oleh Menko Marves, Senin (19/7/2021). 

“(Paket obat dan beras) itu nanti penyalurannya lewat TNI-Polri. Tugas kami mendukung, menyiapkan data, dan sebagainya,” kata Ganjar. 

Dari pendataan yang dilakukan pihaknya, diperkirakan warga yang isolasi mandiri dalam satu desa setidaknya membutuhkan 8 paket. 

Ganjar memberikan beberapa alternatif saran, misalnya dengan menyalurkan bantuan paket obat dari pusat itu melalui puskesmas-puskesmas, atau melalui pengurus Jogo Tonggo. Di luar semua itu, sistem permintaan langsung dari warga yang isoman juga bisa dilakukan. 

“Umpama dengan cara, yang isoman kan punya WA (Whatsapp) Grup. Sekarang yang sakit sampai tingkat apa, butuh obat apa, baru dikasih,” katanya. 

Penyaluran langsung oleh personil TNI-Polri, Ganjar mengatakan, dapat dilakukan melalui para Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama dengan perangkat desa. 

Keterlibatan perangkat desa seperti Lurah atau Kades, RT dan RW hingga Jogo Tonggo dinilai sangat penting karena mereka lebih tahu persis kondisi warganya. 

“Nah dengan cara itu harapan kita, pipa-pipa saluran apakah puskesmas apakah Lurah/Kades apakah Jogo Tonggo, menurut saya bisa dipakai untuk mempercepat penyaluran,” tegasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu