Follow Us :              

Omzet Naik Tiga Kali Lipat Berkat Lapak Ganjar,  Produsen Jamu Wonosobo Manfaatkan Keuntungan untuk Jogo Tonggo

  30 April 2022  |   14:00:00  |   dibaca : 206 
Kategori :
Bagikan :


Omzet Naik Tiga Kali Lipat Berkat Lapak Ganjar,  Produsen Jamu Wonosobo Manfaatkan Keuntungan untuk Jogo Tonggo

30 April 2022 | 14:00:00 | dibaca : 206
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

WONOSOBO - Kehadiran Lapak Ganjar semakin banyak memberi manfaat bagi UMKM. Salah satu pengusaha UMKM yang terbantu dengan program ini adalah adalah Endang Puspita. Berkat Lapak Ganjar, keuntungan dari usaha sampingan pembuatan jamu sebuk, bisa meningkat hingga tiga kali lipat. 

Endang Puspita Rini merupakan warga Dusun Candi Desa Sawangan RT 02 RW 06 Kecamatan Leksono, Wonosobo. Ia mulai merintis usaha sampingan pembuatan Jamu Serbuk Puspotajem saat terjadi pandemi Covid-19, dua tahun lalu. Ide usaha ini muncul karena melihat potensi petani tanaman rempah yang ada di sekitarnya. Selain itu, di tengah pandemi, tanaman ini bermanfaat membantu menjaga imunitas masyarakat dari penularan virus ini. 

"Awal pandemi 2019, saat itu (saya) sangat prihatin dengan keadaan masyarakat, sehingga kami berfikir (meningkatkan ekonomi) para petani jahe dan kunyit, akhirnya kita bikin jamu," ujar Puspita, Sabtu (30/4/2022). 

Pemasaran jamu Serbuk Puspotajem dilakukan door to door dan melalui media sosial serta dititipkan di apotek. Namun peningkatan secara signifikan terjadi setelah produk jamunya diikutkansertakan dalam Lapak Ganjar. 

"Setelah ikut Lapak Ganjar penjualan meningkat. Dari awalan pendapatan bersih Rp250 ribu sekarang di atas Rp750 ribu per bulan. Itu pendapat bersih lho," tegasnya. 

Menariknya, sejak 2019, pendapatan dari usaha sampingan ini ia manfaatkan untuk kegiatan sosial. Selain menghidupkan program Jogo Tonggo di desanya, dari pendapatan tambahan ini, ia juga bisa mengembangkan Pondok Baca Puspita bagi anak-anak. 

"Kami juga punya perpustakaan di bidang literasi. 2020 saya jadi sosialitator program literasi nasional. Saat itu kami berbincang dengan Bapak Ganjar. Saat itu beliau mendukung program kami," paparnya. 

Puspita berharap, suatu saat Ganjar Pranowo bisa berkunjung ke Pondok Baca miliknya tersebut untuk memihat secara langsung kegiatan mereka. "Kami punya sekitar 40 anak asuh yang kami gratiskan dalam kegiatan les dan kegiatan lain di sanggar ini," tandasnya.


Bagikan :

WONOSOBO - Kehadiran Lapak Ganjar semakin banyak memberi manfaat bagi UMKM. Salah satu pengusaha UMKM yang terbantu dengan program ini adalah adalah Endang Puspita. Berkat Lapak Ganjar, keuntungan dari usaha sampingan pembuatan jamu sebuk, bisa meningkat hingga tiga kali lipat. 

Endang Puspita Rini merupakan warga Dusun Candi Desa Sawangan RT 02 RW 06 Kecamatan Leksono, Wonosobo. Ia mulai merintis usaha sampingan pembuatan Jamu Serbuk Puspotajem saat terjadi pandemi Covid-19, dua tahun lalu. Ide usaha ini muncul karena melihat potensi petani tanaman rempah yang ada di sekitarnya. Selain itu, di tengah pandemi, tanaman ini bermanfaat membantu menjaga imunitas masyarakat dari penularan virus ini. 

"Awal pandemi 2019, saat itu (saya) sangat prihatin dengan keadaan masyarakat, sehingga kami berfikir (meningkatkan ekonomi) para petani jahe dan kunyit, akhirnya kita bikin jamu," ujar Puspita, Sabtu (30/4/2022). 

Pemasaran jamu Serbuk Puspotajem dilakukan door to door dan melalui media sosial serta dititipkan di apotek. Namun peningkatan secara signifikan terjadi setelah produk jamunya diikutkansertakan dalam Lapak Ganjar. 

"Setelah ikut Lapak Ganjar penjualan meningkat. Dari awalan pendapatan bersih Rp250 ribu sekarang di atas Rp750 ribu per bulan. Itu pendapat bersih lho," tegasnya. 

Menariknya, sejak 2019, pendapatan dari usaha sampingan ini ia manfaatkan untuk kegiatan sosial. Selain menghidupkan program Jogo Tonggo di desanya, dari pendapatan tambahan ini, ia juga bisa mengembangkan Pondok Baca Puspita bagi anak-anak. 

"Kami juga punya perpustakaan di bidang literasi. 2020 saya jadi sosialitator program literasi nasional. Saat itu kami berbincang dengan Bapak Ganjar. Saat itu beliau mendukung program kami," paparnya. 

Puspita berharap, suatu saat Ganjar Pranowo bisa berkunjung ke Pondok Baca miliknya tersebut untuk memihat secara langsung kegiatan mereka. "Kami punya sekitar 40 anak asuh yang kami gratiskan dalam kegiatan les dan kegiatan lain di sanggar ini," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu