Follow Us :              

Pemprov Bantu Instalasi Biogenic Shallow Gas, 30 Rumah Warga Karanganyar Bisa Akses Energi Gratis

  25 August 2022  |   13:00:00  |   dibaca : 135 
Kategori :
Bagikan :


Pemprov Bantu Instalasi Biogenic Shallow Gas, 30 Rumah Warga Karanganyar Bisa Akses Energi Gratis

25 August 2022 | 13:00:00 | dibaca : 135
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

KARANGANYAR - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan instalasi Biogenic Shallow Gas (BSG) senilai Rp199 juta di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/8/2022). Kini, bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan energi terbarukan di desa setempat. 

"Sebenarnya dari ESDM provinsi sudah mencoba menggali energi terbarukan itu banyak sekali, dan banyak gas rawa di beberapa tempat," ujar Gubernur. 

Bantuan pengadaan energi ramah lingkungan diberikan dalam bentuk pembuatan instalasi gas melalui Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah dan dibantu oleh berbagai partisipan. Berkat bantuan tersebut, 30 rumah warna desa Krendowahono dapat terbantu. 

"Akhirnya ibu-ibu atau keluarga bisa memanfaatkan secara free atau gratis, yang diperlukan merawat. Jadi iuran perawatan saja. Umpama bumdes boleh juga (mengelola), tergantung kesepakatan masyarakat. Intinya kita dari pemerintah jadi starter saja. Kita beri stimulan bantu teknologinya, kawan-kawan dari Dinas ESDM turun, nanti pengembangannya kita ajari mereka," ungkap Ganjar. 

Upaya menggali potensi energi terbarukan, menurut Gubernur, merupakan bentuk usaha pemerintah untuk menuju kemandirian energi. "Kita coba galang dengan kekuatan atau sumberdaya yang ada, di masing-masing lokal yang ada. Kemarin kita juga menggunakan solar panel itu juga jalan," imbuhnya. 

Upaya mengembangkan energi terbarukan bukan hanya di sektor rumah tangga, tetapi juga pada bidang transportasi. Pada kunjungan itu, Gubernur juga meluncurkan mobil listrik milik Dinas ESDM setempat. 

"Dan hari ini kita juga mau mendorong penggunaan mobil listrik. Jadi ini betul-betul semangat bagaimana transformasi energi kita mulai, meski masih timik-timik, masih pelan-pelan, tapi sekarang harus kita segera mulai. Tahun ini Dinas ESDM mulai dulu, nanti ada rencana dari dinas-dinas mau gunakan mobil listrik," tegasnya. 

Perpindahan dari pengunaan sumber energi fosil menjadi energi terbarukan juga sangat didukung Pemerintah Pusat. Saat ini mereka telah menyiapkan ekosistem mobil listrik yang ada di Indonesia. 

"Toh sekarang Pak Presiden sudah menyiapkan ekosistem mobil listrik yang ada di Indonesia. Intinya sebenarnya ada di baterai, maka kita punya nikel, sudah siapkan pabriknya. Kalau ekosistem ini sudah terjadi, maka Indonesia menuju sistem transportasi hijaunya berjalan," pungkasnya.


Bagikan :

KARANGANYAR - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan instalasi Biogenic Shallow Gas (BSG) senilai Rp199 juta di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/8/2022). Kini, bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan energi terbarukan di desa setempat. 

"Sebenarnya dari ESDM provinsi sudah mencoba menggali energi terbarukan itu banyak sekali, dan banyak gas rawa di beberapa tempat," ujar Gubernur. 

Bantuan pengadaan energi ramah lingkungan diberikan dalam bentuk pembuatan instalasi gas melalui Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah dan dibantu oleh berbagai partisipan. Berkat bantuan tersebut, 30 rumah warna desa Krendowahono dapat terbantu. 

"Akhirnya ibu-ibu atau keluarga bisa memanfaatkan secara free atau gratis, yang diperlukan merawat. Jadi iuran perawatan saja. Umpama bumdes boleh juga (mengelola), tergantung kesepakatan masyarakat. Intinya kita dari pemerintah jadi starter saja. Kita beri stimulan bantu teknologinya, kawan-kawan dari Dinas ESDM turun, nanti pengembangannya kita ajari mereka," ungkap Ganjar. 

Upaya menggali potensi energi terbarukan, menurut Gubernur, merupakan bentuk usaha pemerintah untuk menuju kemandirian energi. "Kita coba galang dengan kekuatan atau sumberdaya yang ada, di masing-masing lokal yang ada. Kemarin kita juga menggunakan solar panel itu juga jalan," imbuhnya. 

Upaya mengembangkan energi terbarukan bukan hanya di sektor rumah tangga, tetapi juga pada bidang transportasi. Pada kunjungan itu, Gubernur juga meluncurkan mobil listrik milik Dinas ESDM setempat. 

"Dan hari ini kita juga mau mendorong penggunaan mobil listrik. Jadi ini betul-betul semangat bagaimana transformasi energi kita mulai, meski masih timik-timik, masih pelan-pelan, tapi sekarang harus kita segera mulai. Tahun ini Dinas ESDM mulai dulu, nanti ada rencana dari dinas-dinas mau gunakan mobil listrik," tegasnya. 

Perpindahan dari pengunaan sumber energi fosil menjadi energi terbarukan juga sangat didukung Pemerintah Pusat. Saat ini mereka telah menyiapkan ekosistem mobil listrik yang ada di Indonesia. 

"Toh sekarang Pak Presiden sudah menyiapkan ekosistem mobil listrik yang ada di Indonesia. Intinya sebenarnya ada di baterai, maka kita punya nikel, sudah siapkan pabriknya. Kalau ekosistem ini sudah terjadi, maka Indonesia menuju sistem transportasi hijaunya berjalan," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu