Follow Us :              

Gandeng UGM, Pemprov Jawa Tengah Siap Laksanakan Perintah Presiden

  20 January 2023  |   13:00:00  |   dibaca : 740 
Kategori :
Bagikan :


Gandeng UGM, Pemprov Jawa Tengah Siap Laksanakan Perintah Presiden

20 January 2023 | 13:00:00 | dibaca : 740
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

YOGYAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, nantinya kerja sama ini dapat diimplementasikan untuk penyelesaian berbagai persoalan bangsa. 

"Dengan UGM kita sudah menjalin kerja sama cukup lama, yakni pada reformasi birokrasi. Umpama dengan mengadakan assesmen," ujar Gubernur usai acara penandatanganan nota kesepakatan Rektor UGM Ova Emilia di Kampus UGM, Jumat (20/1/2023). 

Gubernur menjelaskan, kerja sama yang sudah terjalin antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan UGM sebenarnya telah berjalan lama, bahkan kini sinergi ini dikembangkan untuk fokus merespon tiga hal. Selain berusaha membantu peningkatan investasi dan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN), juga untuk membantu penurunan angka kemiskinan. 

"Hal penting yang kemarin disampaikan Pak Presiden, bagaimana menarik investasi masuk. Memilih industri yang akan kita berikan insentif, setidaknya yang sustain (berkelanjutan) dan bisa menyerap tenaga kerja, termasuk yang punya teknologi tinggi. Kedua, peningkatan SDM ASN. Dan, ketiga kita juga dikasih target untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrim hingga nol persen di tahun 2024," paparnya. 

Gubernur meyakini, bekerjasama dengan perguruan tinggi UGM akan bisa membantu memberikan berbagai inovatif. Diantaranya, dengan membuat program kuliah kerja nyata (KKN) yang tematik dan berkelanjutan. 

"Tadi saya sampaikan bahwa penurunan angka kemiskinan itu dipaketkan dengan penurunan stunting dan menjaga ibu hamil. Kampus punya inovasi dan riset yang bagus, tempat (praktik) ada di (wilayah) kita," terangnya. 

Sementara Rektor UGM, Ova Emilia menambahkan, kali ini selain Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, Pengurus Pusat Kagama, serta Pemerintah Kabupaten Siak. 

"Kerja sama ini sebagai langkah optimalisasi bahwa Universitas punya peran dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di lapangan," tandas Ovi.


Bagikan :

YOGYAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, nantinya kerja sama ini dapat diimplementasikan untuk penyelesaian berbagai persoalan bangsa. 

"Dengan UGM kita sudah menjalin kerja sama cukup lama, yakni pada reformasi birokrasi. Umpama dengan mengadakan assesmen," ujar Gubernur usai acara penandatanganan nota kesepakatan Rektor UGM Ova Emilia di Kampus UGM, Jumat (20/1/2023). 

Gubernur menjelaskan, kerja sama yang sudah terjalin antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan UGM sebenarnya telah berjalan lama, bahkan kini sinergi ini dikembangkan untuk fokus merespon tiga hal. Selain berusaha membantu peningkatan investasi dan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN), juga untuk membantu penurunan angka kemiskinan. 

"Hal penting yang kemarin disampaikan Pak Presiden, bagaimana menarik investasi masuk. Memilih industri yang akan kita berikan insentif, setidaknya yang sustain (berkelanjutan) dan bisa menyerap tenaga kerja, termasuk yang punya teknologi tinggi. Kedua, peningkatan SDM ASN. Dan, ketiga kita juga dikasih target untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrim hingga nol persen di tahun 2024," paparnya. 

Gubernur meyakini, bekerjasama dengan perguruan tinggi UGM akan bisa membantu memberikan berbagai inovatif. Diantaranya, dengan membuat program kuliah kerja nyata (KKN) yang tematik dan berkelanjutan. 

"Tadi saya sampaikan bahwa penurunan angka kemiskinan itu dipaketkan dengan penurunan stunting dan menjaga ibu hamil. Kampus punya inovasi dan riset yang bagus, tempat (praktik) ada di (wilayah) kita," terangnya. 

Sementara Rektor UGM, Ova Emilia menambahkan, kali ini selain Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, Pengurus Pusat Kagama, serta Pemerintah Kabupaten Siak. 

"Kerja sama ini sebagai langkah optimalisasi bahwa Universitas punya peran dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di lapangan," tandas Ovi.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu