Follow Us :              

Sekda Minta Media Siarkan Informasi Valid dan Faktual serta Menjaga Situasi Kondusif di Jateng 

  17 November 2023  |   19:00:00  |   dibaca : 399 
Kategori :
Bagikan :


Sekda Minta Media Siarkan Informasi Valid dan Faktual serta Menjaga Situasi Kondusif di Jateng 

17 November 2023 | 19:00:00 | dibaca : 399
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak media penyiaran yang ada di Jateng untuk ikut menciptakan Pemilu 2024 yang bermartabat. 

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno di sela acara Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng 2023 di Studio TVRI Semarang, Jumat (17/11/2023) malam. 

Pada kesempatan tersebut, Sekda meminta lembaga penyiaran dan media di daerah untuk menyiarkan program-program yang mengedukasi dan memberikan informasi yang berkualitas seputar Pemilu, sehingga masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi. 

"Kami mengapresiasi kepada insan media yang sudah taat aturan, dan berkontribusi untuk mengedukasi masyarakat," ujarnya.

Dalam acara penganugerahan yang mengusung tema "Siaran Sehat untuk Pemilu Bermartabat" itu, Sekda menyampaikan, peran media massa atau lembaga penyiaran sangat penting dalam memberikan informasi yang valid dan faktual serta menjaga situasi kondusif di Jateng. Hal itu bertujuan agar Pemilu 2024 dapat berjalan lancar dan sukses.

Menurutnya, di tengah maraknya informasi hoaks di media sosial, media massa harus menjadi penyeimbang dan penetral berbagai informasi yang simpang siur tersebut. Hal itu dapat dilakukan melalui berbagai tayangan atau program yang mengedukasi, memberikan informasi, serta menghibur.

Melalui acara Anugerah KPID Jateng yang bertujuan untuk mengapresiasi para insan media dan lembaga penyiaran tersebut, Sekda berharap media penyiaran di Jateng semakin termotivasi untuk menyiarkan tayangan yang lebih berkualitas ke depannya. 

Sementara itu, Ketua KPID Jateng, Aulia Assyahaddin mengatakan, pada tahun ini ada sekitar 200 peserta yang masuk ke dalam seleksi Anugerah KPID Jateng 2023. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 186 peserta. 

Dikatakan Aulia, pada tahun politik ini, lembaga penyiaran di Jateng diharapkan dapat menjaga marwahnya untuk tetap netral, independen, menjaga nilai-nilai kebhinekaan, Pancasila, serta persatuan bangsa. 

“Kita yakin di Jateng pasti tenang-tenang saja,. Apapun yang terjadi, dan meskipun debat, tetapi kita semua bersaudara," katanya.

Dalam penganugerahan ini, kategori yang dilombakan antara lain, kategori iklan layanan masyarakat untuk radio dan televisi terbaik, kategori program anak radio dan televisi terbaik, feature radio dan televisi terbaik, talkshow radio dan televisi terbaik,  presenter televisi pria dan wanita terbaik, serta penyiar televisi pria dan wanita terbaik.

Selain itu, kategori lembaga penyiaran publik lokal radio terbaik, lembaga penyiaran komunitas radio terbaik, kategori televisi lokal terbaik, kategori lembaga penyiaran swasta radio terbaik, program siaran lokal televisi sistem stasiun jaringan terbaik, kategori media pendidikan politik dan demokrasi, lembaga pendidikan peduli penyiaran, serta kepala daerah peduli penyiaran.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak media penyiaran yang ada di Jateng untuk ikut menciptakan Pemilu 2024 yang bermartabat. 

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno di sela acara Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng 2023 di Studio TVRI Semarang, Jumat (17/11/2023) malam. 

Pada kesempatan tersebut, Sekda meminta lembaga penyiaran dan media di daerah untuk menyiarkan program-program yang mengedukasi dan memberikan informasi yang berkualitas seputar Pemilu, sehingga masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi. 

"Kami mengapresiasi kepada insan media yang sudah taat aturan, dan berkontribusi untuk mengedukasi masyarakat," ujarnya.

Dalam acara penganugerahan yang mengusung tema "Siaran Sehat untuk Pemilu Bermartabat" itu, Sekda menyampaikan, peran media massa atau lembaga penyiaran sangat penting dalam memberikan informasi yang valid dan faktual serta menjaga situasi kondusif di Jateng. Hal itu bertujuan agar Pemilu 2024 dapat berjalan lancar dan sukses.

Menurutnya, di tengah maraknya informasi hoaks di media sosial, media massa harus menjadi penyeimbang dan penetral berbagai informasi yang simpang siur tersebut. Hal itu dapat dilakukan melalui berbagai tayangan atau program yang mengedukasi, memberikan informasi, serta menghibur.

Melalui acara Anugerah KPID Jateng yang bertujuan untuk mengapresiasi para insan media dan lembaga penyiaran tersebut, Sekda berharap media penyiaran di Jateng semakin termotivasi untuk menyiarkan tayangan yang lebih berkualitas ke depannya. 

Sementara itu, Ketua KPID Jateng, Aulia Assyahaddin mengatakan, pada tahun ini ada sekitar 200 peserta yang masuk ke dalam seleksi Anugerah KPID Jateng 2023. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 186 peserta. 

Dikatakan Aulia, pada tahun politik ini, lembaga penyiaran di Jateng diharapkan dapat menjaga marwahnya untuk tetap netral, independen, menjaga nilai-nilai kebhinekaan, Pancasila, serta persatuan bangsa. 

“Kita yakin di Jateng pasti tenang-tenang saja,. Apapun yang terjadi, dan meskipun debat, tetapi kita semua bersaudara," katanya.

Dalam penganugerahan ini, kategori yang dilombakan antara lain, kategori iklan layanan masyarakat untuk radio dan televisi terbaik, kategori program anak radio dan televisi terbaik, feature radio dan televisi terbaik, talkshow radio dan televisi terbaik,  presenter televisi pria dan wanita terbaik, serta penyiar televisi pria dan wanita terbaik.

Selain itu, kategori lembaga penyiaran publik lokal radio terbaik, lembaga penyiaran komunitas radio terbaik, kategori televisi lokal terbaik, kategori lembaga penyiaran swasta radio terbaik, program siaran lokal televisi sistem stasiun jaringan terbaik, kategori media pendidikan politik dan demokrasi, lembaga pendidikan peduli penyiaran, serta kepala daerah peduli penyiaran.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu