Follow Us :              

Pandemi COVID-19, Tak Hentikan Jateng Berinovasi Dalam Pelayanan Publik

  04 February 2021  |   10:00:00  |   dibaca : 617 
Kategori :
Bagikan :


Pandemi COVID-19, Tak Hentikan Jateng Berinovasi Dalam Pelayanan Publik

04 February 2021 | 10:00:00 | dibaca : 617
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah di Jawa Tengah yang tidak berhenti berinovasi dalam pelayanan publik tahun 2020. Tercatat, lebih dari 200 proposal inovasi pelayanan publik didaftarkan.

Dari jumlah itu, diseleksi inovasi pelayanan publik terbaik Top 10 Inovasi Pelayanan Publik. Pemberian penghargaan itu diberikan Ganjar di ruang rapat gedung A lt 2 Kamis (4/2/2021).

Sejumlah kepala daerah yang hadir dalam pemberian penghargaan, diantaranya Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri, Kota Semarang dan Kota Magelang.

Ganjar mengatakan, banyaknya inovasi yang dilakukan oleh kabupaten/kota maupun instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Inovasi itu dibuat untuk memberikan solusi pada permasalahan masyarakat yang sulit.

"Ini menurut saya menjadi sesuatu yang penting, karena inovasi-inovasi yang dikeluarkan semuanya menarik dan menjawab permasalahan publik" ujar Ganjar.

Adapun Top 10 Inovasi Pelayanan Publik yang mendapat penghargaan diantaranya dari RSUD Margono dengan tiga penghargaan, yakni eVa-Centil (Elektronic Validation Cara Cepat dan Akurat Jamin Lancarkan Klaim BPJS), Kabut Cepat (Kasa Berbuntut Percepat Operasi Kranlotomi pasien) dan Dobel Baja (Dokumen Belanja Pengadaan Barang/Jasa Terintegrasi).

Selain itu, dua instansi Pemprov Jateng mendapat penghargaan. Yakni inovasi 'agani Omah Bareng Arum (Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng Melalui Aplikasi SIMPERUM) dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Lamar Pacar Online Langsung Sah dari Badan Pengelola Pendapatan Daerah

Untuk kategori pemerintah daerah, Kota Semarang mendapat dua penghargaan, yakni inovasi Sanpiisan (sayangi dampingi ibu anak Kota Semarang) dari Dinas Kesehatan dan Semarisk (Semarang Risiko) dari BPBD Kota Semarang. 

Sementara itu, Kabupaten Klaten mendapat penghargaan untuk inovasi Titip Bandaku (Titip Berkas Arsip Digitalku), Kabupaten Wonogiri dengan aplikasi Telunjuk Sakti guna pengurusan dokumen kependudukan dan Kota Magelang mendapat penghargaan untuk inovasi berjudul Magelang Cerdas yakni aplikasi untuk mendapatkan informasi dengan sekali sentuh.

"Inilah semangat yang tidak pernah lelah. Ketika harus berpikir banyak persoalan yang dialami masyarakat, mereka menyederhanakannya dengan membuat sistem dan inovasi. Dengan itu, pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan baik," pungkas Ganjar.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah di Jawa Tengah yang tidak berhenti berinovasi dalam pelayanan publik tahun 2020. Tercatat, lebih dari 200 proposal inovasi pelayanan publik didaftarkan.

Dari jumlah itu, diseleksi inovasi pelayanan publik terbaik Top 10 Inovasi Pelayanan Publik. Pemberian penghargaan itu diberikan Ganjar di ruang rapat gedung A lt 2 Kamis (4/2/2021).

Sejumlah kepala daerah yang hadir dalam pemberian penghargaan, diantaranya Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri, Kota Semarang dan Kota Magelang.

Ganjar mengatakan, banyaknya inovasi yang dilakukan oleh kabupaten/kota maupun instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Inovasi itu dibuat untuk memberikan solusi pada permasalahan masyarakat yang sulit.

"Ini menurut saya menjadi sesuatu yang penting, karena inovasi-inovasi yang dikeluarkan semuanya menarik dan menjawab permasalahan publik" ujar Ganjar.

Adapun Top 10 Inovasi Pelayanan Publik yang mendapat penghargaan diantaranya dari RSUD Margono dengan tiga penghargaan, yakni eVa-Centil (Elektronic Validation Cara Cepat dan Akurat Jamin Lancarkan Klaim BPJS), Kabut Cepat (Kasa Berbuntut Percepat Operasi Kranlotomi pasien) dan Dobel Baja (Dokumen Belanja Pengadaan Barang/Jasa Terintegrasi).

Selain itu, dua instansi Pemprov Jateng mendapat penghargaan. Yakni inovasi 'agani Omah Bareng Arum (Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng Melalui Aplikasi SIMPERUM) dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Lamar Pacar Online Langsung Sah dari Badan Pengelola Pendapatan Daerah

Untuk kategori pemerintah daerah, Kota Semarang mendapat dua penghargaan, yakni inovasi Sanpiisan (sayangi dampingi ibu anak Kota Semarang) dari Dinas Kesehatan dan Semarisk (Semarang Risiko) dari BPBD Kota Semarang. 

Sementara itu, Kabupaten Klaten mendapat penghargaan untuk inovasi Titip Bandaku (Titip Berkas Arsip Digitalku), Kabupaten Wonogiri dengan aplikasi Telunjuk Sakti guna pengurusan dokumen kependudukan dan Kota Magelang mendapat penghargaan untuk inovasi berjudul Magelang Cerdas yakni aplikasi untuk mendapatkan informasi dengan sekali sentuh.

"Inilah semangat yang tidak pernah lelah. Ketika harus berpikir banyak persoalan yang dialami masyarakat, mereka menyederhanakannya dengan membuat sistem dan inovasi. Dengan itu, pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan baik," pungkas Ganjar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu