Follow Us :              

All Out, Kontingen Jateng Siap Wujudkan Harapan Ganjar

  09 September 2021  |   17:00:00  |   dibaca : 426 
Kategori :
Bagikan :


All Out, Kontingen Jateng Siap Wujudkan Harapan Ganjar

09 September 2021 | 17:00:00 | dibaca : 426
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG -  Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengukuhkan 651 kontingen Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX dan 304 kontingen Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI, Kamis (9/9/2021) di Kabupaten Semarang. Acara pengukuhan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Olahraga Nasional ke-38. 

"Saya minta mereka latihan tiap hari, semangatnya bagus, dan yang penting kita protect (jaga) mereka agar disiplin prokesnya tetap tinggi. Sehingga latihan tetap bisa berjalan," ujar Ganjar pada sambutannya. 

Ia juga berharap, agar di ajang olah raga yang akan digelar bulan November di Papua  itu, kontingen Jateng bisa meraih mendali sebanyak-banyaknya. 

Siti Mahmudah dan Aries Susanti Rahayu adalah dua dari banyak kontingen Jateng yang optimis bisa mewujudkan harapan itu. 

Siti yang merupakan atlet para powerlifting  yakin ia bisa mengangkat 120 kilogram. Itu berarti ia bisa memecahkan rekornya sendiri di ajang Peparnas XV,  yaitu 116 kilogram. 

"Target utama dapat medali emas. Kalau daerah yang diwaspadai itu dari Kalimantan dan Sumatera," ungkap Siti. 

Keyakinan memperoleh mendali emas juga disampaikan Susanti. Atlet panjat tebing tingkat dunia yang dijuluki Spiderwoman itu yakin bisa meraih emas di ajang PON XX nanti. Ia mengaku sudah berlatih maksimal untuk mewujudkannya. 

"Saya rasa setiap atlet menargetkan menjadi juara (pertama) karena enggak ada atlet yang mau jadi juara 2, juara 3 atau enggak juara," kata juara panjat tebing tingkat dunia ini. 

Sekretaris National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah, Priyano, juga mengaku optimis dengan kesiapan kontingen yang akan dikirim ke Papua November mendatang. 

Selain karena besarnya dukungan Pemprov Jateng, keyakinan itu juga karena ia telah memetakan kekuatan lawan. Hal itu karena, Jawa Tengah ditunjuk sebagai pemusatan latihan paralimpiade maupun ajang lain. 

"Memang sentral latihan di Jateng. Jadi kita bisa intip kekuatan lawan yang karantina di Jateng. Bagaimana cara latihan, motivasi mereka dan teknik," urainya. 

Meski demikian, ia tetap tidak ingin lengah. Pelatihan kontingen Peparnas XVI Jateng Tengah terus dilakukan. 

"Kita sedang intens di pra kompetisi, fokusnya latihan agar performanya lebih baik lagi. Namun jika dilihat tampak kenaikan, dari latihan-latihan yang telah dihelat," urainya. 

Sebagai informasi, pada  (Peparnas) XVI November 2021, Jateng mengirimkan 304 atlet dan official. Terkait target, NPCI Jateng berharap dapat mempertahankan posisi saat PON XIX di Jawa Barat. 

Optimisme juga dirasakan oleh Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jateng. Plt Ketua KONI Jateng Bona Ventura mengatakan, pihaknya juga telah meningkatkan target perolehan mendali emas dari 32 pada PON 2016 menjadi 45 pada PON tahun ini. 

"Prinsipnya, kita persiapkan sebaik mungkin, meski apapun nanti hasilnya. Mudah-mudahan bisa (wujudkan) yang diharapkan Pak Gubernur. Harus all out, tetap tangguh berjuang mati-matian, untuk harumkan nama Jateng," tegas Priyano.


Bagikan :

SEMARANG -  Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengukuhkan 651 kontingen Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX dan 304 kontingen Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI, Kamis (9/9/2021) di Kabupaten Semarang. Acara pengukuhan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Olahraga Nasional ke-38. 

"Saya minta mereka latihan tiap hari, semangatnya bagus, dan yang penting kita protect (jaga) mereka agar disiplin prokesnya tetap tinggi. Sehingga latihan tetap bisa berjalan," ujar Ganjar pada sambutannya. 

Ia juga berharap, agar di ajang olah raga yang akan digelar bulan November di Papua  itu, kontingen Jateng bisa meraih mendali sebanyak-banyaknya. 

Siti Mahmudah dan Aries Susanti Rahayu adalah dua dari banyak kontingen Jateng yang optimis bisa mewujudkan harapan itu. 

Siti yang merupakan atlet para powerlifting  yakin ia bisa mengangkat 120 kilogram. Itu berarti ia bisa memecahkan rekornya sendiri di ajang Peparnas XV,  yaitu 116 kilogram. 

"Target utama dapat medali emas. Kalau daerah yang diwaspadai itu dari Kalimantan dan Sumatera," ungkap Siti. 

Keyakinan memperoleh mendali emas juga disampaikan Susanti. Atlet panjat tebing tingkat dunia yang dijuluki Spiderwoman itu yakin bisa meraih emas di ajang PON XX nanti. Ia mengaku sudah berlatih maksimal untuk mewujudkannya. 

"Saya rasa setiap atlet menargetkan menjadi juara (pertama) karena enggak ada atlet yang mau jadi juara 2, juara 3 atau enggak juara," kata juara panjat tebing tingkat dunia ini. 

Sekretaris National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah, Priyano, juga mengaku optimis dengan kesiapan kontingen yang akan dikirim ke Papua November mendatang. 

Selain karena besarnya dukungan Pemprov Jateng, keyakinan itu juga karena ia telah memetakan kekuatan lawan. Hal itu karena, Jawa Tengah ditunjuk sebagai pemusatan latihan paralimpiade maupun ajang lain. 

"Memang sentral latihan di Jateng. Jadi kita bisa intip kekuatan lawan yang karantina di Jateng. Bagaimana cara latihan, motivasi mereka dan teknik," urainya. 

Meski demikian, ia tetap tidak ingin lengah. Pelatihan kontingen Peparnas XVI Jateng Tengah terus dilakukan. 

"Kita sedang intens di pra kompetisi, fokusnya latihan agar performanya lebih baik lagi. Namun jika dilihat tampak kenaikan, dari latihan-latihan yang telah dihelat," urainya. 

Sebagai informasi, pada  (Peparnas) XVI November 2021, Jateng mengirimkan 304 atlet dan official. Terkait target, NPCI Jateng berharap dapat mempertahankan posisi saat PON XIX di Jawa Barat. 

Optimisme juga dirasakan oleh Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jateng. Plt Ketua KONI Jateng Bona Ventura mengatakan, pihaknya juga telah meningkatkan target perolehan mendali emas dari 32 pada PON 2016 menjadi 45 pada PON tahun ini. 

"Prinsipnya, kita persiapkan sebaik mungkin, meski apapun nanti hasilnya. Mudah-mudahan bisa (wujudkan) yang diharapkan Pak Gubernur. Harus all out, tetap tangguh berjuang mati-matian, untuk harumkan nama Jateng," tegas Priyano.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu