Follow Us :              

HUT ke-50 Korpri, Ganjar Tekankan Pentingnya Inovasi Bagi ASN Jateng

  29 November 2021  |   09:00:00  |   dibaca : 123 
Kategori :
Bagikan :


HUT ke-50 Korpri, Ganjar Tekankan Pentingnya Inovasi Bagi ASN Jateng

29 November 2021 | 09:00:00 | dibaca : 123
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrullloh, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan aparatur sipil negara (ASN) harus mampu bertransformasi untuk memasuki era society 5.0. Mereka diharapkan terus memperbanyak inovasi dalam melayani masyarakat dan tetap setia pada Pancasila, NKRI, dan konstitusi, serta menjaga integritas dalam melayani masyarakat. 

Atas semua harapan itu, Gubernur berterimakasih untuk pada seluruh ASN di Jawa Tengah yang telah melakukan semua arahan tersebut selama ini. 

"Maka tugas kami melaksanakan itu semua di daerah. Di Jateng, saya terima kasih (ASN) karena semua itu sudah berjalan. Memang belum sempurna, masih ada capaian yang harus dikejar. Harapannya Korpri menjadi kekuatan menggerakkan transformasi birokrasi untuk masuk kepada birokrasi digital," kata Gubernur usai mengikuti acara puncak peringatan HUT Korpri ke-50 yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo secara daring di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (29/11/2021). 

Kekuatan untuk bertransformasi menghadapi society 5.0, di mana era masyarakat nantinya bisa menyelesaikan persoalan sendiri dengan memanfaatkan teknologi informasi. Peran ASN dalam hal ini adalah menyiapkan sarana untuk percepatan memasuki era tersebut. 

"Jalannya masih panjang tetapi kemarin kita dipercepat dengan adanya Covid-19. Maka rapat dengan zoom dengan daring, kerja dari rumah. BKD (Badan Kepegawaian Daerah) kami juga menyiapkan daftar hadir elektronik, jadi misal penyuluh isi presensi dari lapangan," katanya.

Gubernur meminta seluruh ASN tidak perlu takut perannya terganti dengan rencana penggunaan robot untuk pelayanan seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya saat ini peran ASN yang paling dibutuhkan adalah lebih pada inovasi. 

"Justru inovasi dari kawan ASN ini yang sekarang dibutuhkan. Mereka sendiri mempermudah dengan membuat pekerjaannya digital less ringan. Itu kan setengah robot. Kalau ada yang bisa dikerjakan secara elektronik itu ya bagus, lebih presisi. Memang ada pekerjaan yang membutuhkan sentuhan langsung di lapangan, jadi tidak semuanya," jelasnya.

Terkait inovasi itu, Ganjar kembali mengapresiasi seluruh OPD dan ASN di Jawa Tengah. Juga tentang integritas dan keterbukaan yang selama ini sudah berjalan.

"Inovasi kita selalu bisa masuk top five (lima besar). Ini membuat saya bangga. Untuk itu selain terus berinovasi, kita juga harus memperhatikan kesejahteraannya. Misal gaji guru honorer harus UMK dan lainnya. Juga bagaimana gerakan satu OPD satu desa dampingan itu terus dijalankan," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrullloh, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan aparatur sipil negara (ASN) harus mampu bertransformasi untuk memasuki era society 5.0. Mereka diharapkan terus memperbanyak inovasi dalam melayani masyarakat dan tetap setia pada Pancasila, NKRI, dan konstitusi, serta menjaga integritas dalam melayani masyarakat. 

Atas semua harapan itu, Gubernur berterimakasih untuk pada seluruh ASN di Jawa Tengah yang telah melakukan semua arahan tersebut selama ini. 

"Maka tugas kami melaksanakan itu semua di daerah. Di Jateng, saya terima kasih (ASN) karena semua itu sudah berjalan. Memang belum sempurna, masih ada capaian yang harus dikejar. Harapannya Korpri menjadi kekuatan menggerakkan transformasi birokrasi untuk masuk kepada birokrasi digital," kata Gubernur usai mengikuti acara puncak peringatan HUT Korpri ke-50 yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo secara daring di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (29/11/2021). 

Kekuatan untuk bertransformasi menghadapi society 5.0, di mana era masyarakat nantinya bisa menyelesaikan persoalan sendiri dengan memanfaatkan teknologi informasi. Peran ASN dalam hal ini adalah menyiapkan sarana untuk percepatan memasuki era tersebut. 

"Jalannya masih panjang tetapi kemarin kita dipercepat dengan adanya Covid-19. Maka rapat dengan zoom dengan daring, kerja dari rumah. BKD (Badan Kepegawaian Daerah) kami juga menyiapkan daftar hadir elektronik, jadi misal penyuluh isi presensi dari lapangan," katanya.

Gubernur meminta seluruh ASN tidak perlu takut perannya terganti dengan rencana penggunaan robot untuk pelayanan seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya saat ini peran ASN yang paling dibutuhkan adalah lebih pada inovasi. 

"Justru inovasi dari kawan ASN ini yang sekarang dibutuhkan. Mereka sendiri mempermudah dengan membuat pekerjaannya digital less ringan. Itu kan setengah robot. Kalau ada yang bisa dikerjakan secara elektronik itu ya bagus, lebih presisi. Memang ada pekerjaan yang membutuhkan sentuhan langsung di lapangan, jadi tidak semuanya," jelasnya.

Terkait inovasi itu, Ganjar kembali mengapresiasi seluruh OPD dan ASN di Jawa Tengah. Juga tentang integritas dan keterbukaan yang selama ini sudah berjalan.

"Inovasi kita selalu bisa masuk top five (lima besar). Ini membuat saya bangga. Untuk itu selain terus berinovasi, kita juga harus memperhatikan kesejahteraannya. Misal gaji guru honorer harus UMK dan lainnya. Juga bagaimana gerakan satu OPD satu desa dampingan itu terus dijalankan," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu