Follow Us :              

Pantau Inflasi, Gubernur Jateng Dampingi Presiden Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

  21 November 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 69 
Kategori :
Bagikan :


Pantau Inflasi, Gubernur Jateng Dampingi Presiden Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

21 November 2022 | 09:00:00 | dibaca : 69
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

KARANGANYAR - Jelang akhir tahun umumnya terjadi kenaikan harga bahan pokok. Guna mencegah terjadinya inflasi, dengan didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Presiden Joko Widodo mengecek kondisi harga bahan pokok di Pasar Colomadu, Karanganyar, Senin (21/11/2022).

Gubernur menjelaskan, aktivitas Presiden  turun ke lapangan tersebut dalam rangka memantau harga agar bisa melakukan tindakan cepat jika diperlukan upaya stabilisasi harga bahan pokok. Utamanya terkait dengan pangan dalam konteks pencegahan inflasi. 

"Ini bagian dari aktivitas Pak Presiden dalam menjaga kenaikan harga, khususnya tetkait dengan pangan. Ini konteks pencegahan inflasi juga," tegasnya.

Presiden datang di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB, disambut Gubernur di depan pasar. Mereka kemudian berkeliling dan menyapa para pedagang untuk menanyakan harga-harga bahan pokok. 

"Beberapa komoditas tadi stabil, Pak Presiden ingin meyakinkan saja apa yang terjadi di pasar-pasar, khususnya pasar tradisional seperti ini," ujar Gubernur menerangkan.

Hasil pantauan mereka menunjukkan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun, sebagian besar relatif turun. "Mudah-mudahan bisa semakin terkendali. Tadi kedelai yang agak tinggi, tapi yang lain relatif sudah turun," terangnya. 

Gubernur berharap kondisi harga bisa segera stabil dan terus terjaga sehingga tidak menimbulkan inflasi dan membebani masyarakat. 

"Seperti kondisi yang diharapkan mulai stabil. Kalau stabil, pasokannya bagus, Insyaallah semua tertata," paparnya. 

Usai melakukan kegiatan di Pasar Colombo tersebut Presiden menerangkan bahwa pengecekan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional jelang tahun baru, sudah rutin dilakukan.  "Ini kan akhir tahun, kita mengecek harga-harga barang di pasar karena kondisi setiap provinsi berbeda-beda. Kemarin saya cek di Bali ternyata berbeda dengan yang ada di provinsi yang lain, ini kita cek di Provinsi Jawa Tengah," tuturnya. 

Di Pasar Colomadu, ditemukan ada kenaikan harga Rp2000 per liter pada komoditas minyak goreng. Selain itu, tempe juga naik karena bahan baku kedelai saat ini Rp15 ribu per kilogram.

"Saya melihat harga tadi yang naik, minyak. Kaget juga tadi naik sampai Rp2000. Terus tempe juga naik karena memang kedelainya naik Rp15 ribu. Itu fakta di lapangan yang kita temukan dan nanti akan dicarikan solusinya," tandasnya.


Bagikan :

KARANGANYAR - Jelang akhir tahun umumnya terjadi kenaikan harga bahan pokok. Guna mencegah terjadinya inflasi, dengan didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Presiden Joko Widodo mengecek kondisi harga bahan pokok di Pasar Colomadu, Karanganyar, Senin (21/11/2022).

Gubernur menjelaskan, aktivitas Presiden  turun ke lapangan tersebut dalam rangka memantau harga agar bisa melakukan tindakan cepat jika diperlukan upaya stabilisasi harga bahan pokok. Utamanya terkait dengan pangan dalam konteks pencegahan inflasi. 

"Ini bagian dari aktivitas Pak Presiden dalam menjaga kenaikan harga, khususnya tetkait dengan pangan. Ini konteks pencegahan inflasi juga," tegasnya.

Presiden datang di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB, disambut Gubernur di depan pasar. Mereka kemudian berkeliling dan menyapa para pedagang untuk menanyakan harga-harga bahan pokok. 

"Beberapa komoditas tadi stabil, Pak Presiden ingin meyakinkan saja apa yang terjadi di pasar-pasar, khususnya pasar tradisional seperti ini," ujar Gubernur menerangkan.

Hasil pantauan mereka menunjukkan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun, sebagian besar relatif turun. "Mudah-mudahan bisa semakin terkendali. Tadi kedelai yang agak tinggi, tapi yang lain relatif sudah turun," terangnya. 

Gubernur berharap kondisi harga bisa segera stabil dan terus terjaga sehingga tidak menimbulkan inflasi dan membebani masyarakat. 

"Seperti kondisi yang diharapkan mulai stabil. Kalau stabil, pasokannya bagus, Insyaallah semua tertata," paparnya. 

Usai melakukan kegiatan di Pasar Colombo tersebut Presiden menerangkan bahwa pengecekan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional jelang tahun baru, sudah rutin dilakukan.  "Ini kan akhir tahun, kita mengecek harga-harga barang di pasar karena kondisi setiap provinsi berbeda-beda. Kemarin saya cek di Bali ternyata berbeda dengan yang ada di provinsi yang lain, ini kita cek di Provinsi Jawa Tengah," tuturnya. 

Di Pasar Colomadu, ditemukan ada kenaikan harga Rp2000 per liter pada komoditas minyak goreng. Selain itu, tempe juga naik karena bahan baku kedelai saat ini Rp15 ribu per kilogram.

"Saya melihat harga tadi yang naik, minyak. Kaget juga tadi naik sampai Rp2000. Terus tempe juga naik karena memang kedelainya naik Rp15 ribu. Itu fakta di lapangan yang kita temukan dan nanti akan dicarikan solusinya," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu