Follow Us :              

Indeks Pembangunan Keluarga Lebih Unggul dari Nasional, Jateng Jadi Tuan Rumah Puncak Peringatan Harganas 2024

  28 March 2024  |   12:00:00  |   dibaca : 232 
Kategori :
Bagikan :


Indeks Pembangunan Keluarga Lebih Unggul dari Nasional, Jateng Jadi Tuan Rumah Puncak Peringatan Harganas 2024

28 March 2024 | 12:00:00 | dibaca : 232
Kategori :
Bagikan :

Foto : (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : (Humas Jateng)

SEMARANG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI memilih Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah sebagai tuan rumah Puncak Peringatan ke-31 Hari Keluarga Nasional (Harganas)  pada 13 Juni 2024 mendatang.

BKKBN memiliki beberapa alasan dalam melatarbelakangi keputusannya ini. Pertama, karena Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Provinsi Jateng dan Kota Semarang berada di atas rata-rata nasional.

"Dengan skala 1-100, Kota Semarang sudah di angka 59 lebih, kemudian Jawa Tengah di angka 58, sedangkan angka nasional itu 56. Jadi sudah cukup bagus," ujar Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN RI, Nopian Andusti usai bertemu dengan Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., di kantornya pada Kamis, 28 Maret 2024.

Diketahui, Indeks Pembangunan Keluarga merupakan ukuran pembangunan keluarga yang ditunjukkan dari dimensi ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan. Selain itu, indeks ini juga menggambarkan peran dan fungsi Keluarga.

Alasan kedua, Jateng memiliki banyak program terkait pencegahan stunting dan pernikahan dini. Sementara Kota Semarang, pada tahun 2022 prevalensi stuntingnya berada di angka 10,4% atau jauh di bawah target penekanan stunting dari pemerintah pusat sebesar 14%.

"Ini penghargaan pemerintah pusat, kepada provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, untuk menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional mendatang," kata Nopian.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Puncak Peringatan Harganas 2024 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Tentu kami berterima kasih, karena memilih Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Nanti akan kami siapkan. Kota Semarang juga bagus, tidak terlalu macet, dan kulinernya juga banyak, jadi pas," ucapnya. 

Menurut Pj Gubernur, penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah merupakan momentum yang tepat. Sebab, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga sedang berupaya untuk menekan angka stunting dengan target sebesar 14% pada tahun 2024.


Bagikan :

SEMARANG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI memilih Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah sebagai tuan rumah Puncak Peringatan ke-31 Hari Keluarga Nasional (Harganas)  pada 13 Juni 2024 mendatang.

BKKBN memiliki beberapa alasan dalam melatarbelakangi keputusannya ini. Pertama, karena Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Provinsi Jateng dan Kota Semarang berada di atas rata-rata nasional.

"Dengan skala 1-100, Kota Semarang sudah di angka 59 lebih, kemudian Jawa Tengah di angka 58, sedangkan angka nasional itu 56. Jadi sudah cukup bagus," ujar Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN RI, Nopian Andusti usai bertemu dengan Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., di kantornya pada Kamis, 28 Maret 2024.

Diketahui, Indeks Pembangunan Keluarga merupakan ukuran pembangunan keluarga yang ditunjukkan dari dimensi ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan. Selain itu, indeks ini juga menggambarkan peran dan fungsi Keluarga.

Alasan kedua, Jateng memiliki banyak program terkait pencegahan stunting dan pernikahan dini. Sementara Kota Semarang, pada tahun 2022 prevalensi stuntingnya berada di angka 10,4% atau jauh di bawah target penekanan stunting dari pemerintah pusat sebesar 14%.

"Ini penghargaan pemerintah pusat, kepada provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, untuk menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional mendatang," kata Nopian.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Puncak Peringatan Harganas 2024 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Tentu kami berterima kasih, karena memilih Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Nanti akan kami siapkan. Kota Semarang juga bagus, tidak terlalu macet, dan kulinernya juga banyak, jadi pas," ucapnya. 

Menurut Pj Gubernur, penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah merupakan momentum yang tepat. Sebab, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga sedang berupaya untuk menekan angka stunting dengan target sebesar 14% pada tahun 2024.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu