Follow Us :              

Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, Pemprov Jateng Gelontorkan Dana Hibah Rp16,6 Miliar untuk PTS

  03 September 2025  |   09:00:00  |   dibaca : 576 
Kategori :
Bagikan :


Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, Pemprov Jateng Gelontorkan Dana Hibah Rp16,6 Miliar untuk PTS

03 September 2025 | 09:00:00 | dibaca : 576
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran hibah untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayahnya senilai Rp16,6 miliar pada tahun 2025. Anggaran itu mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp10,41 miliar. 

Hibah tersebut sebagai bentuk komitmen Pemprov Jateng untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di daerahnya. 

Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Provinsi Jateng, Yasip Khasani, mengatakan, Pemprov Jateng mendukung pengembangan PTS dalam rangka meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di wilayahnya. 

Sebagai informasi, Angka Partisipasi Kasar (APK) adalah perbandingan jumlah semua siswa pada suatu jenjang pendidikan (tanpa memandang usia), terhadap jumlah penduduk usia sekolah yang sesuai dengan jenjang pendidikan tersebut, dinyatakan dalam persentase.

“Dukungan ini nanti akan dituangkan dalam naskah kerja sama. Saat ini, dari 218 PTS baru 30 yang kerja sama dengan Pemprov Jateng," ucapnya saat mendampingi Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., beraudiensi dengan Perwakilan Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Jawa Tengah di kantornya pada Rabu, 3 September 2025.

Ia menyampaikan, Pemprov Jateng juga membuka ruang kolaborasi riset dan inovasi bagi PTS. Hal ini sebagai sarana untuk memperkuat peran Tri Dharma perguruan tinggi, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai permasalahan pembangunan di Jateng.

"Harapannya, semua bisa kerja sama, karena mereka tersebar di seluruh Jawa Tengah,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan, salah satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama adalah ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum cocok dan sesuai dengan kebutuhan industri. Maka dari itu, pihaknya mendorong PTS untuk melihat dan memanfaatkan peluang tersebut dengan cara membangun kerja sama bersama perusahaan-perusahaan yang ada di Jateng.

"Nanti buat forum bersama, semua PTS diundang dan jalin kerja sama (MoU) dengan Pemprov Jateng. Bisa juga setiap PTS datang ke bupati/wali kota di daerahnya untuk kerja sama," katanya.

Ketua Aptisi Jawa Tengah, Edi Noersasongko, mengungkapkan, salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan dengan Gubernur adalah menurunnya jumlah penerimaan mahasiswa baru (maba) di PTS. 

"Kami tadi ada pertemuan dengan Gubernur untuk sambat. Mohon bantuan kepada Gubernur agar diberikan jalan keluar, di antaranya diberikan beasiswa dari perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Tengah," katanya saat ditemui usai audiensi.

Ia menambahkan, Gubernur juga memberikan saran kepada seluruh PTS agar  menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng. 

“Gubernur akan memfasilitasi untuk kerja sama dengan berbagai perusahaan yang ada," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran hibah untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayahnya senilai Rp16,6 miliar pada tahun 2025. Anggaran itu mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp10,41 miliar. 

Hibah tersebut sebagai bentuk komitmen Pemprov Jateng untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di daerahnya. 

Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Provinsi Jateng, Yasip Khasani, mengatakan, Pemprov Jateng mendukung pengembangan PTS dalam rangka meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di wilayahnya. 

Sebagai informasi, Angka Partisipasi Kasar (APK) adalah perbandingan jumlah semua siswa pada suatu jenjang pendidikan (tanpa memandang usia), terhadap jumlah penduduk usia sekolah yang sesuai dengan jenjang pendidikan tersebut, dinyatakan dalam persentase.

“Dukungan ini nanti akan dituangkan dalam naskah kerja sama. Saat ini, dari 218 PTS baru 30 yang kerja sama dengan Pemprov Jateng," ucapnya saat mendampingi Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., beraudiensi dengan Perwakilan Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Jawa Tengah di kantornya pada Rabu, 3 September 2025.

Ia menyampaikan, Pemprov Jateng juga membuka ruang kolaborasi riset dan inovasi bagi PTS. Hal ini sebagai sarana untuk memperkuat peran Tri Dharma perguruan tinggi, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai permasalahan pembangunan di Jateng.

"Harapannya, semua bisa kerja sama, karena mereka tersebar di seluruh Jawa Tengah,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan, salah satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama adalah ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum cocok dan sesuai dengan kebutuhan industri. Maka dari itu, pihaknya mendorong PTS untuk melihat dan memanfaatkan peluang tersebut dengan cara membangun kerja sama bersama perusahaan-perusahaan yang ada di Jateng.

"Nanti buat forum bersama, semua PTS diundang dan jalin kerja sama (MoU) dengan Pemprov Jateng. Bisa juga setiap PTS datang ke bupati/wali kota di daerahnya untuk kerja sama," katanya.

Ketua Aptisi Jawa Tengah, Edi Noersasongko, mengungkapkan, salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan dengan Gubernur adalah menurunnya jumlah penerimaan mahasiswa baru (maba) di PTS. 

"Kami tadi ada pertemuan dengan Gubernur untuk sambat. Mohon bantuan kepada Gubernur agar diberikan jalan keluar, di antaranya diberikan beasiswa dari perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Tengah," katanya saat ditemui usai audiensi.

Ia menambahkan, Gubernur juga memberikan saran kepada seluruh PTS agar  menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng. 

“Gubernur akan memfasilitasi untuk kerja sama dengan berbagai perusahaan yang ada," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu