Follow Us :              

Dorong Hilirisasi Hasil Riset Perguruan Tinggi, Wagub: Perlu Dikerjasamakan dengan Industri 

  18 September 2025  |   09:00:00  |   dibaca : 486 
Kategori :
Bagikan :


Dorong Hilirisasi Hasil Riset Perguruan Tinggi, Wagub: Perlu Dikerjasamakan dengan Industri 

18 September 2025 | 09:00:00 | dibaca : 486
Kategori :
Bagikan :

Foto : Medianto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Medianto (Humas Jateng)

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendukung penuh upaya hilirisasi hasil riset yang diciptakan oleh perguruan tinggi di wilayahnya. Selain itu, ia mendorong agar hasil riset tersebut dikerjasamakan dengan industri agar bisa memberikan lebih banyak manfaat.  

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Workshop Hilirisasi Paten di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Kota Semarang pada Kamis, 18 September 2025.

Wagub mencontohkan, produk herbal hasil riset dari Unwahas, yang kini sudah masuk tahap pengembangan bersama industri farmasi.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta perguruan tinggi menyampaikan data produk hasil riset yang sudah dipatenkan. Tujuannya agar data produk bisa disinkronisasikan dengan katalog elektronik (e-katalog) milik Pemerintah Provinsi Jateng. Melalui e-katalog ini, pemerintah bisa melakukan pengadaan dari hasil riset milik perguruan tinggi, sehingga produk/hasil riset yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara lebih luas.

Wagub menyampaikan, saat ini pemerintah pusat juga terus mendorong pengadaan barang dan jasa produk dalam negeri. Menurutnya, peluang ini harus ditangkap dengan baik oleh perguruan tinggi. Dengan begitu, hasil riset perguruan tinggi yang sudah dipatenkan bisa dimanfaatkan oleh pihak swasta maupun pemerintah. 

Pada kesempatan itu, Rektor Unwahas, Helmy Purwanto, mengatakan, produk-produk hasil riset dari kampusnya yang sudah dipatenkan, kebanyakan berkaitan dengan sektor kesehatan, seperti obat herbal dan teknologi alat kesehatan. 

“Ada obat-obat herbal, hingga bahan kosmetik herbal. Jadi kami mempunyai produk unggulan di kedokteran dan farmasi berbasis bahan alam," katanya.


Bagikan :

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendukung penuh upaya hilirisasi hasil riset yang diciptakan oleh perguruan tinggi di wilayahnya. Selain itu, ia mendorong agar hasil riset tersebut dikerjasamakan dengan industri agar bisa memberikan lebih banyak manfaat.  

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Workshop Hilirisasi Paten di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Kota Semarang pada Kamis, 18 September 2025.

Wagub mencontohkan, produk herbal hasil riset dari Unwahas, yang kini sudah masuk tahap pengembangan bersama industri farmasi.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta perguruan tinggi menyampaikan data produk hasil riset yang sudah dipatenkan. Tujuannya agar data produk bisa disinkronisasikan dengan katalog elektronik (e-katalog) milik Pemerintah Provinsi Jateng. Melalui e-katalog ini, pemerintah bisa melakukan pengadaan dari hasil riset milik perguruan tinggi, sehingga produk/hasil riset yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara lebih luas.

Wagub menyampaikan, saat ini pemerintah pusat juga terus mendorong pengadaan barang dan jasa produk dalam negeri. Menurutnya, peluang ini harus ditangkap dengan baik oleh perguruan tinggi. Dengan begitu, hasil riset perguruan tinggi yang sudah dipatenkan bisa dimanfaatkan oleh pihak swasta maupun pemerintah. 

Pada kesempatan itu, Rektor Unwahas, Helmy Purwanto, mengatakan, produk-produk hasil riset dari kampusnya yang sudah dipatenkan, kebanyakan berkaitan dengan sektor kesehatan, seperti obat herbal dan teknologi alat kesehatan. 

“Ada obat-obat herbal, hingga bahan kosmetik herbal. Jadi kami mempunyai produk unggulan di kedokteran dan farmasi berbasis bahan alam," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu