Follow Us :              

Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa-Desa, 57.331 Warga Jateng Sudah Manfaatkan Program Speling

  22 September 2025  |   10:30:00  |   dibaca : 762 
Kategori :
Bagikan :

Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa-Desa, 57.331 Warga Jateng Sudah Manfaatkan Program Speling

22 September 2025 | 10:30:00 | dibaca : 762
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa-Desa, 57.331 Warga Jateng Sudah Manfaatkan Program Speling
Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa-Desa, 57.331 Warga Jateng Sudah Manfaatkan Program Speling
Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa-Desa, 57.331 Warga Jateng Sudah Manfaatkan Program Speling
Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa-Desa, 57.331 Warga Jateng Sudah Manfaatkan Program Speling
Hadirkan Dokter Spesialis ke Desa-Desa, 57.331 Warga Jateng Sudah Manfaatkan Program Speling

Foto : Fajar (Humas Jateng)

KAB MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meninjau program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Pelayanan Kesehatan Spesialistik “Sehat Bareng Luthfi-Yasin” di Balai Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada Senin, 22 September 2025.

Tercatat per 19 September 2025, sebanyak 57.331 warga yang ada di 474 desa di Jateng sudah memanfaatkan program Speling yang diinisiasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen. Program ini menghadirkan dokter spesialis dari berbagai rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan bagi warga di desa-desa.

"Dokter-dokter spesialis kita kerja samakan dengan rumah sakit daerah, pemprov (pemerintah provinsi), dan swasta, menggunakan mobil keliling yang menyasar desa-desa," ucap Gubernur.

Pada kesempatan itu, ratusan warga mendatangi balai desa untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis. Berdasarkan data dari para petugas, sebanyak 29 warga melakukan pemeriksaan kesehatan anak, 23 warga ke spesialis obgyn, 52 warga ke penyakit dalam, 44 warga ke spesialis paru, dan 15 warga ke spesialis jiwa.

Gubernur menegaskan, program Speling merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk mendekatkan dokter spesialis ke masyarakat, serta melakukan deteksi dini berbagai jenis penyakit.

“Kita bisa mendeteksi TBC, stunting, ibu hamil, dan penyakit lainnya sejak awal. Jadi secara tidak langsung ini menjadi roadmap bagi dinas kesehatan, agar seluruh desa tersentuh pelayanan gratis,” lanjutnya.

Tak hanya itu, program Speling juga menjadi salah satu upaya untuk menurunkan kasus kematian ibu dan anak, mencegah stunting, meningkatkan keberhasilan pengobatan TBC, penanganan dini kanker serviks, mencegah masalah kesehatan jiwa, dan sebagainya. 

Kehadiran program ini disambut hangat warga Desa Losari. Mereka merasa terbantu dengan adanya layanan dokter spesialis, yang sebelumnya hanya bisa diakses di rumah sakit besar. 

Dalam kunjungannya itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) senilai Rp20 juta di Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.


Bagikan :

KAB MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meninjau program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Pelayanan Kesehatan Spesialistik “Sehat Bareng Luthfi-Yasin” di Balai Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada Senin, 22 September 2025.

Tercatat per 19 September 2025, sebanyak 57.331 warga yang ada di 474 desa di Jateng sudah memanfaatkan program Speling yang diinisiasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen. Program ini menghadirkan dokter spesialis dari berbagai rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan bagi warga di desa-desa.

"Dokter-dokter spesialis kita kerja samakan dengan rumah sakit daerah, pemprov (pemerintah provinsi), dan swasta, menggunakan mobil keliling yang menyasar desa-desa," ucap Gubernur.

Pada kesempatan itu, ratusan warga mendatangi balai desa untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis. Berdasarkan data dari para petugas, sebanyak 29 warga melakukan pemeriksaan kesehatan anak, 23 warga ke spesialis obgyn, 52 warga ke penyakit dalam, 44 warga ke spesialis paru, dan 15 warga ke spesialis jiwa.

Gubernur menegaskan, program Speling merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk mendekatkan dokter spesialis ke masyarakat, serta melakukan deteksi dini berbagai jenis penyakit.

“Kita bisa mendeteksi TBC, stunting, ibu hamil, dan penyakit lainnya sejak awal. Jadi secara tidak langsung ini menjadi roadmap bagi dinas kesehatan, agar seluruh desa tersentuh pelayanan gratis,” lanjutnya.

Tak hanya itu, program Speling juga menjadi salah satu upaya untuk menurunkan kasus kematian ibu dan anak, mencegah stunting, meningkatkan keberhasilan pengobatan TBC, penanganan dini kanker serviks, mencegah masalah kesehatan jiwa, dan sebagainya. 

Kehadiran program ini disambut hangat warga Desa Losari. Mereka merasa terbantu dengan adanya layanan dokter spesialis, yang sebelumnya hanya bisa diakses di rumah sakit besar. 

Dalam kunjungannya itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) senilai Rp20 juta di Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu