Follow Us :              

Percepat Penanganan Banjir, Gubernur Bakal Panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang

  28 October 2025  |   11:00:00  |   dibaca : 1249 
Kategori :
Bagikan :

Percepat Penanganan Banjir, Gubernur Bakal Panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang

28 October 2025 | 11:00:00 | dibaca : 1249
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Percepat Penanganan Banjir, Gubernur Bakal Panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang
Percepat Penanganan Banjir, Gubernur Bakal Panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang
Percepat Penanganan Banjir, Gubernur Bakal Panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang
Percepat Penanganan Banjir, Gubernur Bakal Panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang
Percepat Penanganan Banjir, Gubernur Bakal Panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., akan memanggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang pada Rabu, 29 Oktober 2025. 

Undangan juga diberikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang akan dihadiri oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA). Rencananya, agenda tersebut akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya percepatan penanganan banjir di Kabupaten Demak dan Kota Semarang, meliputi menginformasikan kondisi terkini di lokasi sekaligus merumuskan solusi jangka pendek, menengah, dan panjang penanganan banjir.

“Kami panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang. Ada Pak Dirjen (SDA Kementerian PU). Guna percepatan penanganan banjir," ucap Gubernur di Kota Semarang pada Selasa, 28 Oktober 2025 malam.

Ia menyampaikan, percepatan penanganan banjir membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, baik dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. 

Terkait upaya penanganannya, Gubernur Jateng sudah mengerahkan tim untuk terjun langsung ke lapangan, bahkan sejak hari pertama terjadi banjir. Pada 22 Oktober lalu, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng untuk memantau situasi dan kondisi di lokasi banjir, karena keamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas utamanya. Setelah itu, bantuan sembako, logistik, obat-obatan, dan kebutuhan lain juga disalurkan kepada warga yang terdampak banjir.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air, dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jateng juga melakukan penyedotan genangan air di area permukiman hingga jalan. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya membuat sodetan/saluran untuk mengalirkan sebagian air yang berlokasi di Kali Sayung. Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga memfasilitasi layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.  

Tak berselang lama, Gubernur Jateng dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, turun langsung untuk meninjau lokasi banjir, bertemu dengan para warga, mengecek lokasi sodetan, serta memantau optimalisasi pompa air pada Senin, 27 Oktober 2025.


Bagikan :

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., akan memanggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang pada Rabu, 29 Oktober 2025. 

Undangan juga diberikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang akan dihadiri oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA). Rencananya, agenda tersebut akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya percepatan penanganan banjir di Kabupaten Demak dan Kota Semarang, meliputi menginformasikan kondisi terkini di lokasi sekaligus merumuskan solusi jangka pendek, menengah, dan panjang penanganan banjir.

“Kami panggil Bupati Demak dan Wali Kota Semarang. Ada Pak Dirjen (SDA Kementerian PU). Guna percepatan penanganan banjir," ucap Gubernur di Kota Semarang pada Selasa, 28 Oktober 2025 malam.

Ia menyampaikan, percepatan penanganan banjir membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, baik dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. 

Terkait upaya penanganannya, Gubernur Jateng sudah mengerahkan tim untuk terjun langsung ke lapangan, bahkan sejak hari pertama terjadi banjir. Pada 22 Oktober lalu, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng untuk memantau situasi dan kondisi di lokasi banjir, karena keamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas utamanya. Setelah itu, bantuan sembako, logistik, obat-obatan, dan kebutuhan lain juga disalurkan kepada warga yang terdampak banjir.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air, dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jateng juga melakukan penyedotan genangan air di area permukiman hingga jalan. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya membuat sodetan/saluran untuk mengalirkan sebagian air yang berlokasi di Kali Sayung. Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga memfasilitasi layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.  

Tak berselang lama, Gubernur Jateng dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, turun langsung untuk meninjau lokasi banjir, bertemu dengan para warga, mengecek lokasi sodetan, serta memantau optimalisasi pompa air pada Senin, 27 Oktober 2025.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu