Follow Us :              

Gubernur Tegaskan Pembangunan Daerah Butuh Keterlibatan Mahasiswa

  17 April 2026  |   14:00:00  |   dibaca : 133 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Tegaskan Pembangunan Daerah Butuh Keterlibatan Mahasiswa

17 April 2026 | 14:00:00 | dibaca : 133
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan dan kontribusi dari para mahasiswa. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri halalbihalal dan tasyakuran Hari Lahir ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Jumat, 17 April 2026.

Ia menekankan, tantangan pembangunan di Jateng tidak bisa diselesaikan secara parsial. Menurutnya, pendekatan yang diperlukan adalah kolaborasi lintas sektor melalui konsep collaborative government (pemerintahan kolaboratif).

“Kita bukan superman. Kita harus membentuk super team. Seluruh komponen harus terlibat, (mulai) dari pemerintah, akademisi, mahasiswa, sampai masyarakat,” ucap Gubernur yang merupakan alumni sekaligus Ketua Majelis Pembina Daerah PMII Jateng.

Oleh karena itu, ia meminta para mahasiswa terlibat aktif dalam pembangunan maupun penyelesaian permasalahan di masyarakat. Menurutnya, pergerakan mahasiswa tidak hanya sekadar mengikuti dinamika dari kejauhan, tetapi harus hadir dan memberikan perubahan nyata.

“Jangan hanya menonton suatu perubahan, tetapi kita harus mengubah yang ada di Provinsi Jawa Tengah,” ucap Gubernur.

Ia mencontohkan, penanganan bencana di Jateng pun membutuhkan keterlibatan dari para mahasiswa. Menurutnya, kehadiran langsung mahasiswa di masyarakat menjadi ukuran nyata sebuah pergerakan.

“Kalau tidak terlibat, Anda hanya menonton perubahan. Pergerakan itu harus hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Bahkan, Gubernur mendorong kader PMII untuk turun langsung ke lokasi bencana sebagai bagian dari kontribusi sosial, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam kehidupan masyarakat.

“Semakin kotor Anda bersama kami di lapangan, semakin berhasil pergerakan itu,” ujarnya disambut riuh ratusan kader PMII Jateng.

Gubernur menegaskan, pembangunan di Jateng hanya bisa berhasil jika seluruh elemen bergerak bersama. Maka dari itu, ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat dan organisasi kepemudaan yang ingin berkontribusi bagi daerah.

“Rumah Gubernur adalah rumah rakyat. Siapa pun boleh datang kapan saja,” ucapnya. 

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII, Fathan Subkhi, menyatakan, PMII yang memasuki usia 66 tahun menuntut kontribusi nyata dari para kader dan alumni.

“PMII sudah cukup dewasa. Maka kita harus bicara tentang kontribusi, peran, dan partisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah IKA PMII Jateng, Musahadi, menyebut bahwa momentum halalbihalal dan harlah merupakan ruang konsolidasi kekuatan alumni dan kader untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah.

“Ini adalah konsolidasi kekuatan, guyub, sinergi, dan kolaborasi. Potensi alumni kita besar dan harus dimaksimalkan untuk kemanfaatan masyarakat,” ujarnya.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan dan kontribusi dari para mahasiswa. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri halalbihalal dan tasyakuran Hari Lahir ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Jumat, 17 April 2026.

Ia menekankan, tantangan pembangunan di Jateng tidak bisa diselesaikan secara parsial. Menurutnya, pendekatan yang diperlukan adalah kolaborasi lintas sektor melalui konsep collaborative government (pemerintahan kolaboratif).

“Kita bukan superman. Kita harus membentuk super team. Seluruh komponen harus terlibat, (mulai) dari pemerintah, akademisi, mahasiswa, sampai masyarakat,” ucap Gubernur yang merupakan alumni sekaligus Ketua Majelis Pembina Daerah PMII Jateng.

Oleh karena itu, ia meminta para mahasiswa terlibat aktif dalam pembangunan maupun penyelesaian permasalahan di masyarakat. Menurutnya, pergerakan mahasiswa tidak hanya sekadar mengikuti dinamika dari kejauhan, tetapi harus hadir dan memberikan perubahan nyata.

“Jangan hanya menonton suatu perubahan, tetapi kita harus mengubah yang ada di Provinsi Jawa Tengah,” ucap Gubernur.

Ia mencontohkan, penanganan bencana di Jateng pun membutuhkan keterlibatan dari para mahasiswa. Menurutnya, kehadiran langsung mahasiswa di masyarakat menjadi ukuran nyata sebuah pergerakan.

“Kalau tidak terlibat, Anda hanya menonton perubahan. Pergerakan itu harus hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Bahkan, Gubernur mendorong kader PMII untuk turun langsung ke lokasi bencana sebagai bagian dari kontribusi sosial, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam kehidupan masyarakat.

“Semakin kotor Anda bersama kami di lapangan, semakin berhasil pergerakan itu,” ujarnya disambut riuh ratusan kader PMII Jateng.

Gubernur menegaskan, pembangunan di Jateng hanya bisa berhasil jika seluruh elemen bergerak bersama. Maka dari itu, ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat dan organisasi kepemudaan yang ingin berkontribusi bagi daerah.

“Rumah Gubernur adalah rumah rakyat. Siapa pun boleh datang kapan saja,” ucapnya. 

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII, Fathan Subkhi, menyatakan, PMII yang memasuki usia 66 tahun menuntut kontribusi nyata dari para kader dan alumni.

“PMII sudah cukup dewasa. Maka kita harus bicara tentang kontribusi, peran, dan partisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah IKA PMII Jateng, Musahadi, menyebut bahwa momentum halalbihalal dan harlah merupakan ruang konsolidasi kekuatan alumni dan kader untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah.

“Ini adalah konsolidasi kekuatan, guyub, sinergi, dan kolaborasi. Potensi alumni kita besar dan harus dimaksimalkan untuk kemanfaatan masyarakat,” ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu