Follow Us :              

Bersepeda Pagi, Ganjar Pantau Kondisi Masyarakat Sambil Berbagi

  27 July 2021  |   07:00:00  |   dibaca : 682 
Kategori :
Bagikan :


Bersepeda Pagi, Ganjar Pantau Kondisi Masyarakat Sambil Berbagi

27 July 2021 | 07:00:00 | dibaca : 682
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG -Sambil bersepeda pagi, ke arah Gunungpati Semarang, Selasa (27/7/2021), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, memantau kondisi masyarakat. Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Ganjar kembali memborong makanan pedagang kecil. Makanan yang dibeli itu lalu dibagikan bagi warga sekitar. 

Kedatangan Ganjar ke lokasi vaksinasi di Kelurahan Pongangan sebenarnya tidak diagendakan. Melihat ada kumpulan warga yang cukup banyak, membuatnya berhenti untuk mencari tahu. Ternyata, mereka adalah warga yang sedang mengantri untuk vaksinasi, namun vaksinatornya belum datang. 

Usai memastikan antrian sudah sesuai protokol kesehatan, Ganjar beranjak melanjutkan perjalanan. Sepanjang perjalanan, Ganjar memantau situasi para pedagang. Sesekali ia berhenti berhenti menyapa pedagang kecil dan bertanya kabar. Seperti saat melalui Jalan Tumpang, Ganjar mendadak berhenti dan langsung memutar sepedanya ke arah gerobak ‘gilo-gilo’ milik Supri yang mangkal di pinggir jalan. 

Iki sing dodolan ndi? (Ini yang jualan mana),” tanya Ganjar. 

“Saya om, monggo,” jawab Supri menawarkan jajanannya. 

Melihat Supri tidak menyadari sedang berbicara dengan Gubernur, salah satu pembeli yang sedang makan nasi bungkus kemudian memberi tahu siapa Ganjar. Malu-malu, Supri jadi berubah sikap lebih formal. 

Hayo sing dodolan maskere dinggo sik, (Ayo penjualnya pakai masker dulu)” tegur Ganjar. 

Ditanya kondisi penjualannya selama pandemi, Supri menjelaskan, “Nggih turun Pak, agak sepi. Kalau modalnya 500ribu Pak, (dagangan) ndak semuanya (milik sendiri). Ini ada titipan juga,” . 

Supri biasa berdagang di lokasi tersebut mulai jam 6 pagi.  Pelanggannya adalah driver ojek online maupun pekerja yang hendak mencari bekal sarapan. Panganan yang dijualnya mulai dari nasi bungkus, goreng-gorengan, hingga buah. 

Ganjar pun kemudian memborong dagangan Supri untuk dibagikan pada orang-orang di sekitar. 

Iki tak tuku, wes dikei sopo wae. Kae tukang sapu, tukang sampah kon njupuk yo (Ini saya beli, silakan dibagikan ke tukang sapu, tukang sampah),” kata Ganjar sambil menyodorkan uang dan langsung memanggil sejumlah petugas kebersihan yang sedang bekerja di pembuangan sampah di seberang jalan. 

Kontan, dagangan gratis itu langsung diserbu 'pembeli' dadakan, mulai dari tukang sapu hingga ojek online.

“Wah terima kasih Pak Ganjar,” ujar Supri dengan wajah girang diikuti para penerima makanan gratis di sekitarnya.


Bagikan :

SEMARANG -Sambil bersepeda pagi, ke arah Gunungpati Semarang, Selasa (27/7/2021), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, memantau kondisi masyarakat. Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Ganjar kembali memborong makanan pedagang kecil. Makanan yang dibeli itu lalu dibagikan bagi warga sekitar. 

Kedatangan Ganjar ke lokasi vaksinasi di Kelurahan Pongangan sebenarnya tidak diagendakan. Melihat ada kumpulan warga yang cukup banyak, membuatnya berhenti untuk mencari tahu. Ternyata, mereka adalah warga yang sedang mengantri untuk vaksinasi, namun vaksinatornya belum datang. 

Usai memastikan antrian sudah sesuai protokol kesehatan, Ganjar beranjak melanjutkan perjalanan. Sepanjang perjalanan, Ganjar memantau situasi para pedagang. Sesekali ia berhenti berhenti menyapa pedagang kecil dan bertanya kabar. Seperti saat melalui Jalan Tumpang, Ganjar mendadak berhenti dan langsung memutar sepedanya ke arah gerobak ‘gilo-gilo’ milik Supri yang mangkal di pinggir jalan. 

Iki sing dodolan ndi? (Ini yang jualan mana),” tanya Ganjar. 

“Saya om, monggo,” jawab Supri menawarkan jajanannya. 

Melihat Supri tidak menyadari sedang berbicara dengan Gubernur, salah satu pembeli yang sedang makan nasi bungkus kemudian memberi tahu siapa Ganjar. Malu-malu, Supri jadi berubah sikap lebih formal. 

Hayo sing dodolan maskere dinggo sik, (Ayo penjualnya pakai masker dulu)” tegur Ganjar. 

Ditanya kondisi penjualannya selama pandemi, Supri menjelaskan, “Nggih turun Pak, agak sepi. Kalau modalnya 500ribu Pak, (dagangan) ndak semuanya (milik sendiri). Ini ada titipan juga,” . 

Supri biasa berdagang di lokasi tersebut mulai jam 6 pagi.  Pelanggannya adalah driver ojek online maupun pekerja yang hendak mencari bekal sarapan. Panganan yang dijualnya mulai dari nasi bungkus, goreng-gorengan, hingga buah. 

Ganjar pun kemudian memborong dagangan Supri untuk dibagikan pada orang-orang di sekitar. 

Iki tak tuku, wes dikei sopo wae. Kae tukang sapu, tukang sampah kon njupuk yo (Ini saya beli, silakan dibagikan ke tukang sapu, tukang sampah),” kata Ganjar sambil menyodorkan uang dan langsung memanggil sejumlah petugas kebersihan yang sedang bekerja di pembuangan sampah di seberang jalan. 

Kontan, dagangan gratis itu langsung diserbu 'pembeli' dadakan, mulai dari tukang sapu hingga ojek online.

“Wah terima kasih Pak Ganjar,” ujar Supri dengan wajah girang diikuti para penerima makanan gratis di sekitarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu