Follow Us :              

Ganjar Serahkan Bantuan Baznas Jateng Untuk RS Rujukan Covid-19 dan Pondok Pesantren

  30 July 2021  |   13:00:00  |   dibaca : 492 
Kategori :
Bagikan :


Ganjar Serahkan Bantuan Baznas Jateng Untuk RS Rujukan Covid-19 dan Pondok Pesantren

30 July 2021 | 13:00:00 | dibaca : 492
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan dari Baznas Jateng senilai Rp. 236 juta, Jumat (30/7/2021). Bantuan diberikan dalam bentuk  60 ton oksigen untuk 10 rumah sakit rujukan Covid-19 dan mesin pengolah sampah bagi 16 pondok pesanten di Jawa Tengah. 

"Terima kasih kepada Baznas Jateng, pada Kyai Darodji (Ketua Baznas Jateng) yang punya krenteg (niat)  untuk membantu masyarakat kita yang membutuhkan di tengah pandemi. Pertama, bantuan oksigen ke rumah sakit yang memang saat ini sangat dibutuhkan," kata Ganjar. 

Terkait bantuan kedua berupa mesin pengolah sampah bagi pondok pesantren, Ganjar mengatakan bentuk bantuan seperti ini sangat tepat. 

"Kalau santrinya dikasih keterampilan pengolahan sampah dan dikasih mesinnya, mereka bisa lebih produktif. Selain menyelesaikan problem sampah, alat ini juga bisa digunakan untuk mengolah pakan ternak," jelasnya. 

Ganjar menambahkan, di tengah keterbatasan yang ada, optimalisasi sumber anggaran lain memang sangat penting saat ini. Jika ada kebutuhan yang tidak dianggarkan, Ganjar meminta hal itu tetap diupayakan lewat sumber anggaran  yang lain. 

"Ketika tidak dianggarkan, apakah kita mati langkah? Tentu tidak. Kita bisa menggunakan sumber lain seperti CSR, filantropi, dan lainnya. Dan kekuatan terbesar di Jateng soal itu adalah Baznas," jelasnya. 

Baznas memang menjadi salah satu andalan Ganjar untuk menyelesaikan persoalan masyarakat. Bahkan di OPD Provinsi Jawa Tengah, semuanya memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan di tingkat sektoral. 

"Dan saya senang, karena pengelolaan Baznas Jateng jauh lebih modern. Peruntukannya tidak hanya untuk charity atau pemberian semata, tapi jua untuk bantuan-bantuan yang sifatnya produktif seperti ini," pungkasnya. 

Berikut adalah rumah sakit dan pondok pesantren penerima bantuan Baznas : 

10 Rumah Sakit Penerima Bantuan Oksigen :
RSJD Dr. RM. Soedjarwadi, RSUD Moewardi, RSJD Surakarta, RSUD Tugurejo, RSJD Dr. Amino Gondohutomo, RSUD Kelet, RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, RSI Sultan Agung Semarang, RS Roemani Semarang dan RSI NU Demak. 

16 Pondok Pesantren Penerima Bantuan Mesin Pengolah Sampah :
Ponpes sirojul mukhlasin I Magelang, Ponpes API ASRI Magelang, Ponpes Al Fadlu Kendal, Ponpes APIK Kendal, Ponpes Al Hikmah 2 Brebes, Ponpes Al Hasaniyah Brebes, Ponpes Al Iman Purworejo, Ponpes An Nawawi Purworejo, Ponpes Minhajut Tholabah Purbalingga, Ponpes Al Itqon Semarang, Ponpes Raudlatul Falah Pati, Ponpes Khizinatul Ulum Blora, Ponpes girikesumo Demak, Ponpes Rohdlotus Mubtadiin Balekambang Jepara, Ponpes Darul Falah 2 Kudus dan Ponpes Darur Ridhwan al Fadholi Pati.


Bagikan :

SEMARANG -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan dari Baznas Jateng senilai Rp. 236 juta, Jumat (30/7/2021). Bantuan diberikan dalam bentuk  60 ton oksigen untuk 10 rumah sakit rujukan Covid-19 dan mesin pengolah sampah bagi 16 pondok pesanten di Jawa Tengah. 

"Terima kasih kepada Baznas Jateng, pada Kyai Darodji (Ketua Baznas Jateng) yang punya krenteg (niat)  untuk membantu masyarakat kita yang membutuhkan di tengah pandemi. Pertama, bantuan oksigen ke rumah sakit yang memang saat ini sangat dibutuhkan," kata Ganjar. 

Terkait bantuan kedua berupa mesin pengolah sampah bagi pondok pesantren, Ganjar mengatakan bentuk bantuan seperti ini sangat tepat. 

"Kalau santrinya dikasih keterampilan pengolahan sampah dan dikasih mesinnya, mereka bisa lebih produktif. Selain menyelesaikan problem sampah, alat ini juga bisa digunakan untuk mengolah pakan ternak," jelasnya. 

Ganjar menambahkan, di tengah keterbatasan yang ada, optimalisasi sumber anggaran lain memang sangat penting saat ini. Jika ada kebutuhan yang tidak dianggarkan, Ganjar meminta hal itu tetap diupayakan lewat sumber anggaran  yang lain. 

"Ketika tidak dianggarkan, apakah kita mati langkah? Tentu tidak. Kita bisa menggunakan sumber lain seperti CSR, filantropi, dan lainnya. Dan kekuatan terbesar di Jateng soal itu adalah Baznas," jelasnya. 

Baznas memang menjadi salah satu andalan Ganjar untuk menyelesaikan persoalan masyarakat. Bahkan di OPD Provinsi Jawa Tengah, semuanya memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan di tingkat sektoral. 

"Dan saya senang, karena pengelolaan Baznas Jateng jauh lebih modern. Peruntukannya tidak hanya untuk charity atau pemberian semata, tapi jua untuk bantuan-bantuan yang sifatnya produktif seperti ini," pungkasnya. 

Berikut adalah rumah sakit dan pondok pesantren penerima bantuan Baznas : 

10 Rumah Sakit Penerima Bantuan Oksigen :
RSJD Dr. RM. Soedjarwadi, RSUD Moewardi, RSJD Surakarta, RSUD Tugurejo, RSJD Dr. Amino Gondohutomo, RSUD Kelet, RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, RSI Sultan Agung Semarang, RS Roemani Semarang dan RSI NU Demak. 

16 Pondok Pesantren Penerima Bantuan Mesin Pengolah Sampah :
Ponpes sirojul mukhlasin I Magelang, Ponpes API ASRI Magelang, Ponpes Al Fadlu Kendal, Ponpes APIK Kendal, Ponpes Al Hikmah 2 Brebes, Ponpes Al Hasaniyah Brebes, Ponpes Al Iman Purworejo, Ponpes An Nawawi Purworejo, Ponpes Minhajut Tholabah Purbalingga, Ponpes Al Itqon Semarang, Ponpes Raudlatul Falah Pati, Ponpes Khizinatul Ulum Blora, Ponpes girikesumo Demak, Ponpes Rohdlotus Mubtadiin Balekambang Jepara, Ponpes Darul Falah 2 Kudus dan Ponpes Darur Ridhwan al Fadholi Pati.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu