Follow Us :              

Gubernur Jateng Optimis Hetero for Startup Season 2 Mampu Tumbuhkan Unicorn Baru

  27 March 2022  |   15:00:00  |   dibaca : 388 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Jateng Optimis Hetero for Startup Season 2 Mampu Tumbuhkan Unicorn Baru

27 March 2022 | 15:00:00 | dibaca : 388
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SURAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap Hetero for Startup Season 2 bisa memunculkan startup-startup baru yang bisa bersaing di level nasional dan global. Lewat pelatihan dan pendampingan, Gubernur yakin, ajang ini mampu tumbuhkan unicorn-unicorn baru. 

"Harapan kita pengen startup baru muncul, bisa bersaing secara sehat. Saya ingin anak-anak muda terus berkreasi, dan fasilitas ini bisa digunakan. Kalau ini kita latih terus maka akan tumbuh unicorn-unicorn baru," tegasnya usai menyerahan hadiah kepada para pemenang Hetero for Startup Season 2 di Hetero Space Surakarta.
Pesatnya perkembangan startup baru dapat dilihat dari pelaksanaan Hetero for Startup Season 2. Peserta yang mengikuti Hetero for Startup Season 2 ini sebanyak 1.600 tim. Bertambah lebih dari 300 persen dari penyelenggaraan sebelumnya yang hanya 475 tim. 

"Artinya anak-anak muda di Indonesia sangat berkeinginan menjadi seorang entrepreneur, punya kreativitas tinggi untuk membuat startup dan coverage (lingkup)-nya seluruh Indonesia," kata Ganjar. 

Keberadaan para startup baru itu menurut Gubernur, menjawab tantangan Presiden Joko Widodo agar daerah mampu meningkatkan startup lokal yang bisa bersaing di level global. Selain itu ini juga menjadi langkah yang harapannya agar pembelian produk dalam negeri ditingkatkan. 

"Entrepreneur kita masih kalah dengan Singapura dan Malaysia. Ini mau kita dorong terus-menerus sehingga mereka yang punya produk apa pun bisa memiliki unit usaha yang bisa mengembangkan  bisnis. Inilah stimulan untuk bisa mendorong entrepreneur muda tumbuh." 

Pemenang pertama Hetero for Startup Season 2, diraih oleh startup asal Kalimantan Selatan dengan produk makanan sehat merek Tambiyaku. Juara kedua diraih perusahaan konsultasi kesehatan jiwa asal Jakarta dengan merek produk Tabula. Juara ketiga diraih startup Naturaline asal Boyolali, Jawa Tengah, yang bergerak di bidang kecantikan. 

Acara ini didukung Sampoerna untuk Indonesia dengan memberikan hadiah total Rp 120 juta. Selain itu, 15 tim yang masuk 20 besar mendapatkan hadiah apresiasi dari Bank Jateng senilai total Rp 75 juta. Hadiah lain diberikan kepada juara 1-3 oleh Xendit berupa biaya layanan senilai USD 5.000. Sementara pemenang lainnya mendapatkan biaya layanan dari Xendit senilai USD 2.000, masing-masing selama dua tahun. 

Gubernur Jawa Tengah menyampaikan apresiasinya terhadap para pemenang. Ia ingin, para pemenang dapat berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. 

"Kami di propinsi, ada Pak Walikota di Pemkot, ada di BUMD dan BUMN itu punya kebijakan yang kita arahkan APBD 40 persen belanjanya bisa ke belanja produk dalam negeri. Sehingga harapannya para juara segera masuk ke e-commerce. Nanti bisa dibantu Bu Ema (Kepala Dinkopukm Jawa Tengah)," paparnya.


Bagikan :

SURAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap Hetero for Startup Season 2 bisa memunculkan startup-startup baru yang bisa bersaing di level nasional dan global. Lewat pelatihan dan pendampingan, Gubernur yakin, ajang ini mampu tumbuhkan unicorn-unicorn baru. 

"Harapan kita pengen startup baru muncul, bisa bersaing secara sehat. Saya ingin anak-anak muda terus berkreasi, dan fasilitas ini bisa digunakan. Kalau ini kita latih terus maka akan tumbuh unicorn-unicorn baru," tegasnya usai menyerahan hadiah kepada para pemenang Hetero for Startup Season 2 di Hetero Space Surakarta.
Pesatnya perkembangan startup baru dapat dilihat dari pelaksanaan Hetero for Startup Season 2. Peserta yang mengikuti Hetero for Startup Season 2 ini sebanyak 1.600 tim. Bertambah lebih dari 300 persen dari penyelenggaraan sebelumnya yang hanya 475 tim. 

"Artinya anak-anak muda di Indonesia sangat berkeinginan menjadi seorang entrepreneur, punya kreativitas tinggi untuk membuat startup dan coverage (lingkup)-nya seluruh Indonesia," kata Ganjar. 

Keberadaan para startup baru itu menurut Gubernur, menjawab tantangan Presiden Joko Widodo agar daerah mampu meningkatkan startup lokal yang bisa bersaing di level global. Selain itu ini juga menjadi langkah yang harapannya agar pembelian produk dalam negeri ditingkatkan. 

"Entrepreneur kita masih kalah dengan Singapura dan Malaysia. Ini mau kita dorong terus-menerus sehingga mereka yang punya produk apa pun bisa memiliki unit usaha yang bisa mengembangkan  bisnis. Inilah stimulan untuk bisa mendorong entrepreneur muda tumbuh." 

Pemenang pertama Hetero for Startup Season 2, diraih oleh startup asal Kalimantan Selatan dengan produk makanan sehat merek Tambiyaku. Juara kedua diraih perusahaan konsultasi kesehatan jiwa asal Jakarta dengan merek produk Tabula. Juara ketiga diraih startup Naturaline asal Boyolali, Jawa Tengah, yang bergerak di bidang kecantikan. 

Acara ini didukung Sampoerna untuk Indonesia dengan memberikan hadiah total Rp 120 juta. Selain itu, 15 tim yang masuk 20 besar mendapatkan hadiah apresiasi dari Bank Jateng senilai total Rp 75 juta. Hadiah lain diberikan kepada juara 1-3 oleh Xendit berupa biaya layanan senilai USD 5.000. Sementara pemenang lainnya mendapatkan biaya layanan dari Xendit senilai USD 2.000, masing-masing selama dua tahun. 

Gubernur Jawa Tengah menyampaikan apresiasinya terhadap para pemenang. Ia ingin, para pemenang dapat berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. 

"Kami di propinsi, ada Pak Walikota di Pemkot, ada di BUMD dan BUMN itu punya kebijakan yang kita arahkan APBD 40 persen belanjanya bisa ke belanja produk dalam negeri. Sehingga harapannya para juara segera masuk ke e-commerce. Nanti bisa dibantu Bu Ema (Kepala Dinkopukm Jawa Tengah)," paparnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu