Follow Us :              

Wagub Jateng Minta BSI Jemput Bola Layani Akses Permodalan Bagi UMKM di Jateng

  23 August 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 216 
Kategori :
Bagikan :


Wagub Jateng Minta BSI Jemput Bola Layani Akses Permodalan Bagi UMKM di Jateng

23 August 2022 | 09:00:00 | dibaca : 216
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen, mengusulkan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) agar mempermudah akses modal bagi masyarakat yang membutuhkan modal. BSI dapat melakukan jemput bola atau menyediakan berbagai layanan digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi mereka. 

"Kami berharap besar terhadap Bank Syariah Indonesia bisa memberikan kemudahan modal. Meskipun sudah ada ribuan UMKM di Jateng yang sudah dibiayai KUR, akan tetapi masih banyak masyarakat yang perlu didorong untuk itu (akses permodalan)," ujar Wagub saat memberikan sambutan Grand Opening Relokasi PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk KCP Semarang Tentara Pelajar, Selasa (23/8/2022). 

Wagub minta masyarakat yang saat ini membutuhkan pembiayaan didekati. Terlebih saat ini pertumbuhan ekonomi yang berbasis syariah mulai menggeliat dan diminati oleh masyarakat. Sehingga apabila ini bisa dikelola dengan baik dan transparan maka pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. 

"Maka saya berharap dengan dibukannya BSI KCP Semarang Tentara Pelajar, benar-benar dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi," pinta Wagub. 

Turut dijelaskan, yang tidak kalah penting adalah pengetahuan masyarakat tentang perlunya pemanfaatan jasa perbankan pada era digitalisasi. Apalagi, lanjutnya, pada era serba digital seperti sekarang, hampir semua transaksi melalui perbankan, mulai dari mengurus SIM, perpanjang STNK, pengambilan paspor, dan mengurus dokumen penting lainnya. 

"Jika membutuhkan Bank Syariah, di Jateng sudah banyak. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang baik, ramah, informasi detail, serta bermanfaat dan sebagainya," kata Wagub. 

Regional CEO BSI RO 7 Semarang, Imam Hidayat Sunarto menjelaskan, BSI berupaya ikut berpartisipasi melakukan pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah. Pihaknya mencatat hingga Juli 2022 tidak kurang dari Rp 3,2 triliun  KUR yang sudah salurkan kepada 22 ribu pelaku UMKM yang ada di Jateng dan Yogyakarta. 

"Kuota penyaluran KUR masih terbuka lebar. Kami mengharapkan sinergitas antara Bank Syariah Indonesia dan stakeholder mampu untuk berpartisipasi dan kontribusi terhadap pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat terutama di segmen UMKM," katanya.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen, mengusulkan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) agar mempermudah akses modal bagi masyarakat yang membutuhkan modal. BSI dapat melakukan jemput bola atau menyediakan berbagai layanan digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi mereka. 

"Kami berharap besar terhadap Bank Syariah Indonesia bisa memberikan kemudahan modal. Meskipun sudah ada ribuan UMKM di Jateng yang sudah dibiayai KUR, akan tetapi masih banyak masyarakat yang perlu didorong untuk itu (akses permodalan)," ujar Wagub saat memberikan sambutan Grand Opening Relokasi PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk KCP Semarang Tentara Pelajar, Selasa (23/8/2022). 

Wagub minta masyarakat yang saat ini membutuhkan pembiayaan didekati. Terlebih saat ini pertumbuhan ekonomi yang berbasis syariah mulai menggeliat dan diminati oleh masyarakat. Sehingga apabila ini bisa dikelola dengan baik dan transparan maka pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. 

"Maka saya berharap dengan dibukannya BSI KCP Semarang Tentara Pelajar, benar-benar dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi," pinta Wagub. 

Turut dijelaskan, yang tidak kalah penting adalah pengetahuan masyarakat tentang perlunya pemanfaatan jasa perbankan pada era digitalisasi. Apalagi, lanjutnya, pada era serba digital seperti sekarang, hampir semua transaksi melalui perbankan, mulai dari mengurus SIM, perpanjang STNK, pengambilan paspor, dan mengurus dokumen penting lainnya. 

"Jika membutuhkan Bank Syariah, di Jateng sudah banyak. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang baik, ramah, informasi detail, serta bermanfaat dan sebagainya," kata Wagub. 

Regional CEO BSI RO 7 Semarang, Imam Hidayat Sunarto menjelaskan, BSI berupaya ikut berpartisipasi melakukan pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah. Pihaknya mencatat hingga Juli 2022 tidak kurang dari Rp 3,2 triliun  KUR yang sudah salurkan kepada 22 ribu pelaku UMKM yang ada di Jateng dan Yogyakarta. 

"Kuota penyaluran KUR masih terbuka lebar. Kami mengharapkan sinergitas antara Bank Syariah Indonesia dan stakeholder mampu untuk berpartisipasi dan kontribusi terhadap pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat terutama di segmen UMKM," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu