Follow Us :              

Gubernur Minta Polisi Tindak Tegas Oknum Pelaku Pemotongan BLT BBM

  20 September 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 169 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Minta Polisi Tindak Tegas Oknum Pelaku Pemotongan BLT BBM

20 September 2022 | 10:00:00 | dibaca : 169
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Kepolisian diminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar mampu bertindak tegas jika menemukan kasus pemotongan dana bantuan langsung tunai (BLT). Sebagai wujud kepedulian dan integritas, Gubernur menginstruksikan kepada seluruh aparatur pemerintahan sampai tingkat desa agar BLT diberikan dalam jumlah yang utuh. 

"Jangan potong BLT untuk alasan apa pun. Saya bilang tindak tegas kalau melakukan itu. Jangan main-main yang urusan rakyat ini," katanya usai menghadiri acara di Universitas Diponegoro, Semarang, Selasa (20/9/2022). 

Peringatan itu disampaikan Gubernur setelah mendapatkan laporan terkait dugaan penyunatan dana BLT bahan bakar minyak (BBM) di salah satu desa di Blora. Kasus tersebut diduga dilakukan oleh istri perangkat desa sempat dengan modus memotong bantuan sebesar Rp20 ribu per KPM. 

Kejadian itu sempat viral setelah ada warga yang mengunggah video di media sosial. Video itu berisi seorang wanita yang diduga istri perangkat desa mengumpulkan uang dari warga dengan alasan untuk fotokopi dan beli es.  

Berdasarkan hasil pemeriksaan, istri perangkat desa tersebut memotong dana BLT BBM setelah penerima bantuan menerima uang. Informasi terakhir, uang hasil pemotongan dana BLT BBM tersebut kini sudah dikembalikan setelah kepolisian turun untuk melakukan penyelidikan. 

"Tadi saya kontak dengan Bupati Blora. Hari ini sudah diperiksa polisi, alasannya tidak tahu. Besok pagi seluruh Kades akan dikumpulkan, dan Bupati Blora minta agar saya ikut bicara. Dan besok saya akan ikut bicara," katanya. Pada arahannya besok, ia  akan kembali menekankan larangan pemotongan BLT. Larangan berlaku mutlak untuk semua desa di Jawa Tengah. 

"Ini berlaku untuk seluruh desa. Bukan hanya di Blora. Jangan potong BLT untuk alasan apa pun. Alasannya kemarin untuk iuran, nggak ada itu. Itu menjadi modus saja," tegasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Kepolisian diminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar mampu bertindak tegas jika menemukan kasus pemotongan dana bantuan langsung tunai (BLT). Sebagai wujud kepedulian dan integritas, Gubernur menginstruksikan kepada seluruh aparatur pemerintahan sampai tingkat desa agar BLT diberikan dalam jumlah yang utuh. 

"Jangan potong BLT untuk alasan apa pun. Saya bilang tindak tegas kalau melakukan itu. Jangan main-main yang urusan rakyat ini," katanya usai menghadiri acara di Universitas Diponegoro, Semarang, Selasa (20/9/2022). 

Peringatan itu disampaikan Gubernur setelah mendapatkan laporan terkait dugaan penyunatan dana BLT bahan bakar minyak (BBM) di salah satu desa di Blora. Kasus tersebut diduga dilakukan oleh istri perangkat desa sempat dengan modus memotong bantuan sebesar Rp20 ribu per KPM. 

Kejadian itu sempat viral setelah ada warga yang mengunggah video di media sosial. Video itu berisi seorang wanita yang diduga istri perangkat desa mengumpulkan uang dari warga dengan alasan untuk fotokopi dan beli es.  

Berdasarkan hasil pemeriksaan, istri perangkat desa tersebut memotong dana BLT BBM setelah penerima bantuan menerima uang. Informasi terakhir, uang hasil pemotongan dana BLT BBM tersebut kini sudah dikembalikan setelah kepolisian turun untuk melakukan penyelidikan. 

"Tadi saya kontak dengan Bupati Blora. Hari ini sudah diperiksa polisi, alasannya tidak tahu. Besok pagi seluruh Kades akan dikumpulkan, dan Bupati Blora minta agar saya ikut bicara. Dan besok saya akan ikut bicara," katanya. Pada arahannya besok, ia  akan kembali menekankan larangan pemotongan BLT. Larangan berlaku mutlak untuk semua desa di Jawa Tengah. 

"Ini berlaku untuk seluruh desa. Bukan hanya di Blora. Jangan potong BLT untuk alasan apa pun. Alasannya kemarin untuk iuran, nggak ada itu. Itu menjadi modus saja," tegasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu