Follow Us :              

Kolaborasi Pemprov Jateng Bangun Kampung Seni Kujon, Lengkapi Magnet Wisata Candi Borobudur

  19 October 2023  |   10:00:00  |   dibaca : 279 
Kategori :
Bagikan :


Kolaborasi Pemprov Jateng Bangun Kampung Seni Kujon, Lengkapi Magnet Wisata Candi Borobudur

19 October 2023 | 10:00:00 | dibaca : 279
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

SEMARANG - Pembangunan Kampung Seni Kujon di Kawasan Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang akan mulai dilakukan. Rencananya, groundbreaking, peletakan batu pertama pembangunannya dilaksanakan pada akhir November 2023. 

"Insyaallah di akhir November 2023, rencana tadi sudah kita sepakati, untuk dilaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) Kampung Seni Borobudur," tutur Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., usai memimpin Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Kampung Seni Kujon di Kantor Gubernur, Kamis (19/10/2023).

Kampung seni yang dibangun di atas lahan 10,74 hektar itu, berjarak 1,5 km dari Candi Borobudur. Nantinya Kampung Seni Kujon akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti amphitheater, museum, pasar seni cendera mata, kuliner, parkir, dan shuttle atau antar-jemput. Destinasi ini diyakini akan menjadi magnet wisata yang melengkapi keberadaan Candi Borobudur.

"Jadi Borobudur ini merupakan destinasi wisata unggulan. Selama ini, kunjungan-kunjungan wisatawan-wisatawan lokal dan mancanegara sudah sangat tinggi, sehingga perlu dibuatkan lokasi lagi, tidak semua fokus di Candi borobudur," kata Pj Gubernur. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC), Febrina Intan menambahkan, Kampung Seni Kujon nantinya dapat menampung hingga ribuan pedagang yang saat ini berada di zona 2 Candi Borobudur. 

Setelah pembangunannya selesai, para pedagang di zona 2 akan dipindahkan ke lokasi tersebut. Konsep pemindahan itu, rencananya disertai pula dengan peningkatan fungsi area.  

“Jadi nanti di zona 2 akan bersih, dan akan membuat experience (pengalaman) yang nyaman buat pengunjung yang datang ke Borobudur. Nanti pintu masuk, semuanya ada di Kampung Seni Borobudur, di daerah Kujon," kata Febrina.  

Nantinya pengunjung yang menuju Candi Borobudur akan menggunakan kendaraan elektrik, sehingga tidak ada lagi kendaraan di wilayah zona 2 seperti saat ini. Harapannya lingkungan Candi Borobudur menjadi lebih bersih, hijau, dan nyaman.

Pembangunan Kampung Seni Kujon, beber Febrina, direalisasikan dengan kolaborasi sejumlah pihak. Salah satunya Pemprov Jateng yang menanamkan investasi untuk pembelian tanah masyarakat. Selain itu, ada tanah desa yang akan dibentuk guna pengelolaan bersama. 

"Jadi Kampung Seni ini, ada sebuah joint venture company (usaha patungan/gabungan), dimana masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan TWC (Taman Wisata Candi) ada di dalamnya. Insyaallah, semangat kami untuk memberikan impact social (dampak sosial) yang positif, kepada masyarakat Desa Borobudur bisa segera terwujud," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Pembangunan Kampung Seni Kujon di Kawasan Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang akan mulai dilakukan. Rencananya, groundbreaking, peletakan batu pertama pembangunannya dilaksanakan pada akhir November 2023. 

"Insyaallah di akhir November 2023, rencana tadi sudah kita sepakati, untuk dilaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) Kampung Seni Borobudur," tutur Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., usai memimpin Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Kampung Seni Kujon di Kantor Gubernur, Kamis (19/10/2023).

Kampung seni yang dibangun di atas lahan 10,74 hektar itu, berjarak 1,5 km dari Candi Borobudur. Nantinya Kampung Seni Kujon akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti amphitheater, museum, pasar seni cendera mata, kuliner, parkir, dan shuttle atau antar-jemput. Destinasi ini diyakini akan menjadi magnet wisata yang melengkapi keberadaan Candi Borobudur.

"Jadi Borobudur ini merupakan destinasi wisata unggulan. Selama ini, kunjungan-kunjungan wisatawan-wisatawan lokal dan mancanegara sudah sangat tinggi, sehingga perlu dibuatkan lokasi lagi, tidak semua fokus di Candi borobudur," kata Pj Gubernur. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC), Febrina Intan menambahkan, Kampung Seni Kujon nantinya dapat menampung hingga ribuan pedagang yang saat ini berada di zona 2 Candi Borobudur. 

Setelah pembangunannya selesai, para pedagang di zona 2 akan dipindahkan ke lokasi tersebut. Konsep pemindahan itu, rencananya disertai pula dengan peningkatan fungsi area.  

“Jadi nanti di zona 2 akan bersih, dan akan membuat experience (pengalaman) yang nyaman buat pengunjung yang datang ke Borobudur. Nanti pintu masuk, semuanya ada di Kampung Seni Borobudur, di daerah Kujon," kata Febrina.  

Nantinya pengunjung yang menuju Candi Borobudur akan menggunakan kendaraan elektrik, sehingga tidak ada lagi kendaraan di wilayah zona 2 seperti saat ini. Harapannya lingkungan Candi Borobudur menjadi lebih bersih, hijau, dan nyaman.

Pembangunan Kampung Seni Kujon, beber Febrina, direalisasikan dengan kolaborasi sejumlah pihak. Salah satunya Pemprov Jateng yang menanamkan investasi untuk pembelian tanah masyarakat. Selain itu, ada tanah desa yang akan dibentuk guna pengelolaan bersama. 

"Jadi Kampung Seni ini, ada sebuah joint venture company (usaha patungan/gabungan), dimana masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan TWC (Taman Wisata Candi) ada di dalamnya. Insyaallah, semangat kami untuk memberikan impact social (dampak sosial) yang positif, kepada masyarakat Desa Borobudur bisa segera terwujud," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu