Follow Us :              

Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Korban Banjir Grobogan, Tanggul Jebol Mulai Ditangani

  06 February 2024  |   11:00:00  |   dibaca : 674 
Kategori :
Bagikan :


Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Korban Banjir Grobogan, Tanggul Jebol Mulai Ditangani

06 February 2024 | 11:00:00 | dibaca : 674
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

GROBOGAN – Tanggul jebol yang mengakibatkan banjir di 12 kecamatan di Kabupaten Grobogan mulai ditangani.

"Dengan surutnya (banjir) ini, untuk menutup air yang masuk ke tanggul yang jebol, menggunakan sandbag. Ini ditutup dengan pasir (perbaikan darurat) untuk menutup air,” kata Pj Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., di sela meninjau wilayah yang terdampak banjir di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Selasa, 6 Februari 2024.

Adapun terkait penanganan jangka panjang, tanggul-tanggul yang rawan jebol akan dipetakan, untuk kemudian dilakukan perbaikan. Menurut Pj Gubernur, penanganan Tanggul Sungai Tuntang yang jebol tidak bisa dilakukan hanya di satu kabupaten.

"(Tanggul Sungai Tuntang) merupakan rangkaian beberapa kabupaten, mulai dari Rawa Pening, kemudian sampai ke Grobogan, bahkan berdampak pula ke daerah Demak. Makanya, kita akan telusuri, dan pelajari lagi," ungkapnya.

Penanganan banjir akibat meluapnya Sungai Tuntang, membutuhkan kebersamaan serta kerja sama dari pemerintah daerah dan pusat. 

Meluapnya Sungai Tuntang, menyebabkan 2.662 rumah warga yang tersebar di 32 desa di 12 kecamatan terendam banjir. Bahkan, 6 unit fasilitas pendidikan juga terdampak, sehingga siswa diliburkan untuk sementara. Selain itu, lahan pertanian seluas puluhan hektare juga ikut tergenang banjir.

Pj Gubernur menyampaikan, berbagai bantuan sudah mulai disalurkan kepada korban yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Mulai dari makanan anak, makanan siap saji, peralatan evakuasi (tenda, selimut, kasur, penjernih air), mobil cabin, dan perahu.

"Saat ini bantuan, baik dari Kemensos (Kementerian Sosial), Pemprov (Jateng), Pemkab Grobogan, sudah mulai datang. Tadi dapur umum sudah kita tengok. Sudah mulai memasak, semuanya akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak," jelasnya.


Bagikan :

GROBOGAN – Tanggul jebol yang mengakibatkan banjir di 12 kecamatan di Kabupaten Grobogan mulai ditangani.

"Dengan surutnya (banjir) ini, untuk menutup air yang masuk ke tanggul yang jebol, menggunakan sandbag. Ini ditutup dengan pasir (perbaikan darurat) untuk menutup air,” kata Pj Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., di sela meninjau wilayah yang terdampak banjir di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Selasa, 6 Februari 2024.

Adapun terkait penanganan jangka panjang, tanggul-tanggul yang rawan jebol akan dipetakan, untuk kemudian dilakukan perbaikan. Menurut Pj Gubernur, penanganan Tanggul Sungai Tuntang yang jebol tidak bisa dilakukan hanya di satu kabupaten.

"(Tanggul Sungai Tuntang) merupakan rangkaian beberapa kabupaten, mulai dari Rawa Pening, kemudian sampai ke Grobogan, bahkan berdampak pula ke daerah Demak. Makanya, kita akan telusuri, dan pelajari lagi," ungkapnya.

Penanganan banjir akibat meluapnya Sungai Tuntang, membutuhkan kebersamaan serta kerja sama dari pemerintah daerah dan pusat. 

Meluapnya Sungai Tuntang, menyebabkan 2.662 rumah warga yang tersebar di 32 desa di 12 kecamatan terendam banjir. Bahkan, 6 unit fasilitas pendidikan juga terdampak, sehingga siswa diliburkan untuk sementara. Selain itu, lahan pertanian seluas puluhan hektare juga ikut tergenang banjir.

Pj Gubernur menyampaikan, berbagai bantuan sudah mulai disalurkan kepada korban yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Mulai dari makanan anak, makanan siap saji, peralatan evakuasi (tenda, selimut, kasur, penjernih air), mobil cabin, dan perahu.

"Saat ini bantuan, baik dari Kemensos (Kementerian Sosial), Pemprov (Jateng), Pemkab Grobogan, sudah mulai datang. Tadi dapur umum sudah kita tengok. Sudah mulai memasak, semuanya akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak," jelasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu