Follow Us :              

Pemprov Jateng Kejar Target Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

  27 February 2024  |   08:30:00  |   dibaca : 148 
Kategori :
Bagikan :


Pemprov Jateng Kejar Target Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

27 February 2024 | 08:30:00 | dibaca : 148
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

BANYUMAS - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya mengejar target penurunan angka kemiskinan ekstrem di tahun 2024. Oleh sebab itu, pengalokasian APBD difokuskan untuk mencapai target tersebut. 

Hal itu disampaikan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., saat menghadiri peresmian Program Peningkatan Kesejahteraan Desa kerja sama Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) dan PT Astra Tbk di Lapangan Desa Tipar, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas pada Selasa, 27 Februari 2024.

"Kemiskinan ekstremnya, alhamdulillah menurun di posisi 1,1 persen pada tahun 2023. Target 2024 adalah (kemiskinan ekstremnya) 0 persen, ini yang terus kami kejar,” ucapnya.
 
Maka dari itu, Pj Gubernur meminta pemerintah kabupaten/kota di daerahnya untuk bersama-sama menuntaskan persoalan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. 

Berbagai upaya dilakukan, di antaranya dengan mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, serta melakukan kolaborasi kelembagaan dan sumber pembiayaan. 

Upaya itu dilakukan untuk mengintervensi 8 program pemenuhan kebutuhan insfrastruktur dasar masyarakat, seperti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), listrik, sumber air, jambanisasi, dan lain sebagainya.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur mengatakan, peresmian Program Peningkatan Kesejahteraan Desa dilakukan sebagai bentuk kolaborasi kelembagaan dan sumber pembiayaan yang dilakukan oleh Pemprov Jateng. 
 
Kepala Staf TNI AD, Jendral TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan, pihaknya berkomitmen membantu program kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah penyediaan air bersih.

"Kami berterima kasih sekali kepada PT Astra, yang berkomitmen untuk membantu. Mudah-mudahan bisa berkelanjutan, nanti kita (bantu) ke daerah lain juga," ujarnya. 

Program ini dialokasikan ke Kabupaten Banyumas, sebab wilayah tersebut, tergolong sebagai daerah yang mengalami krisis air bersih. 

"Kita harap setelah ada air bersih, berpengaruh pada kesehatannya, berpengaruh untuk kehidupan sehari-hari, dan tidak harus beli air,”  ucap Maruli. 

Dalam kesempatan itu, bantuan yang diberikan, yakni 32 sumber air bersih; 32 MCK umum/komunal; 100 unit bantuan peningkatan kualitas RTLH; beasiswa bagi siswa SD, SMP dan SMA; sembako; serta nutrisi untuk pencegahan stunting.


Bagikan :

BANYUMAS - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya mengejar target penurunan angka kemiskinan ekstrem di tahun 2024. Oleh sebab itu, pengalokasian APBD difokuskan untuk mencapai target tersebut. 

Hal itu disampaikan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., saat menghadiri peresmian Program Peningkatan Kesejahteraan Desa kerja sama Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) dan PT Astra Tbk di Lapangan Desa Tipar, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas pada Selasa, 27 Februari 2024.

"Kemiskinan ekstremnya, alhamdulillah menurun di posisi 1,1 persen pada tahun 2023. Target 2024 adalah (kemiskinan ekstremnya) 0 persen, ini yang terus kami kejar,” ucapnya.
 
Maka dari itu, Pj Gubernur meminta pemerintah kabupaten/kota di daerahnya untuk bersama-sama menuntaskan persoalan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. 

Berbagai upaya dilakukan, di antaranya dengan mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, serta melakukan kolaborasi kelembagaan dan sumber pembiayaan. 

Upaya itu dilakukan untuk mengintervensi 8 program pemenuhan kebutuhan insfrastruktur dasar masyarakat, seperti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), listrik, sumber air, jambanisasi, dan lain sebagainya.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur mengatakan, peresmian Program Peningkatan Kesejahteraan Desa dilakukan sebagai bentuk kolaborasi kelembagaan dan sumber pembiayaan yang dilakukan oleh Pemprov Jateng. 
 
Kepala Staf TNI AD, Jendral TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan, pihaknya berkomitmen membantu program kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah penyediaan air bersih.

"Kami berterima kasih sekali kepada PT Astra, yang berkomitmen untuk membantu. Mudah-mudahan bisa berkelanjutan, nanti kita (bantu) ke daerah lain juga," ujarnya. 

Program ini dialokasikan ke Kabupaten Banyumas, sebab wilayah tersebut, tergolong sebagai daerah yang mengalami krisis air bersih. 

"Kita harap setelah ada air bersih, berpengaruh pada kesehatannya, berpengaruh untuk kehidupan sehari-hari, dan tidak harus beli air,”  ucap Maruli. 

Dalam kesempatan itu, bantuan yang diberikan, yakni 32 sumber air bersih; 32 MCK umum/komunal; 100 unit bantuan peningkatan kualitas RTLH; beasiswa bagi siswa SD, SMP dan SMA; sembako; serta nutrisi untuk pencegahan stunting.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu