Follow Us :              

Gubernur Bakal Jadikan Jawa Tengah sebagai Sentra Benih Tanaman Unggulan

  18 September 2025  |   07:30:00  |   dibaca : 789 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Bakal Jadikan Jawa Tengah sebagai Sentra Benih Tanaman Unggulan

18 September 2025 | 07:30:00 | dibaca : 789
Kategori :
Bagikan :

Foto : Gholib (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Gholib (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., berencana menjadikan Jawa Tengah sebagai sentra benih tanaman unggulan, guna mendukung swasembada pangan.

"Kita akan menciptakan produk bibit tanaman unggulan Jawa Tengah," ucapnya dalam Rapat Koordinasi Bidang Pertanian, Perkebunan, Dan Ketahanan Pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Kamis, 18 September 2025.

Ia menyampaikan, beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan hal tersebut, antara lain memetakan produk-produk tanaman unggulan Jateng yang berpotensi untuk dikembangkan, memperlancar konektivitas terkait tata kelola dan pemasaran produk, serta mengoptimalkan 75 balai pertanian dan perkebunan di bawah Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah.

"Kita punya 75 balai yang harus kita kembangkan, terkait dengan bibit-bibit tanaman unggul. Ada kelapa, kakao, kedelai, padi, ketela, dan sebagainya," ucap Gubernur.

Pada kesempatan itu, Kepala Distanbun Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan, Gubernur sudah memberikan arahan untuk berfokus pada pengembangan benih tanaman unggulan. Arahan tersebut menurutnya penting, agar Jateng menjadi penghasil utama benih yang paling bagus untuk didistribusikan ke daerah lain. 

"Jawa Tengah itu semua komoditas tumbuh dengan baik, karena memang mungkin lokasinya strategis, kondisi alam, tanah, dan sebagainya. Mau tanam apa saja bagus. Kebutuhan pengembangan ini sangat tinggi," tuturnya.

Rencananya, puluhan balai pertanian dan perkebunan yang ada di Jateng akan dioptimalkan untuk mengembangkan komoditas tertentu, sehingga produk-produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus dan bernilai jual tinggi. Dengan begitu, Jateng bisa memenuhi kebutuhan benih daerah dan nasional.

Ia menyampaikan bahwa Jawa Tengah memiliki beberapa komoditas potensial dengan nilai ekonomi tinggi, antara lain tanaman pangan, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan sorgum.

Selain itu, ada komoditas kelapa, tebu, kopi, tembakau, dan lainnya. Khusus komoditas kelapa, bahkan permintaan pasarnya cukup tinggi, terutama dari luar negeri.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., berencana menjadikan Jawa Tengah sebagai sentra benih tanaman unggulan, guna mendukung swasembada pangan.

"Kita akan menciptakan produk bibit tanaman unggulan Jawa Tengah," ucapnya dalam Rapat Koordinasi Bidang Pertanian, Perkebunan, Dan Ketahanan Pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Kamis, 18 September 2025.

Ia menyampaikan, beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan hal tersebut, antara lain memetakan produk-produk tanaman unggulan Jateng yang berpotensi untuk dikembangkan, memperlancar konektivitas terkait tata kelola dan pemasaran produk, serta mengoptimalkan 75 balai pertanian dan perkebunan di bawah Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah.

"Kita punya 75 balai yang harus kita kembangkan, terkait dengan bibit-bibit tanaman unggul. Ada kelapa, kakao, kedelai, padi, ketela, dan sebagainya," ucap Gubernur.

Pada kesempatan itu, Kepala Distanbun Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan, Gubernur sudah memberikan arahan untuk berfokus pada pengembangan benih tanaman unggulan. Arahan tersebut menurutnya penting, agar Jateng menjadi penghasil utama benih yang paling bagus untuk didistribusikan ke daerah lain. 

"Jawa Tengah itu semua komoditas tumbuh dengan baik, karena memang mungkin lokasinya strategis, kondisi alam, tanah, dan sebagainya. Mau tanam apa saja bagus. Kebutuhan pengembangan ini sangat tinggi," tuturnya.

Rencananya, puluhan balai pertanian dan perkebunan yang ada di Jateng akan dioptimalkan untuk mengembangkan komoditas tertentu, sehingga produk-produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus dan bernilai jual tinggi. Dengan begitu, Jateng bisa memenuhi kebutuhan benih daerah dan nasional.

Ia menyampaikan bahwa Jawa Tengah memiliki beberapa komoditas potensial dengan nilai ekonomi tinggi, antara lain tanaman pangan, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan sorgum.

Selain itu, ada komoditas kelapa, tebu, kopi, tembakau, dan lainnya. Khusus komoditas kelapa, bahkan permintaan pasarnya cukup tinggi, terutama dari luar negeri.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu