Follow Us :              

Wagub Fungsikan Rumah Dinas Jadi Ruang Bersama untuk Warga Jateng

  02 October 2026  |   13:00:00  |   dibaca : 12 
Kategori :
Bagikan :

Wagub Fungsikan Rumah Dinas Jadi Ruang Bersama untuk Warga Jateng

02 October 2026 | 13:00:00 | dibaca : 12
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Wagub Fungsikan Rumah Dinas Jadi Ruang Bersama untuk Warga Jateng
Wagub Fungsikan Rumah Dinas Jadi Ruang Bersama untuk Warga Jateng
Wagub Fungsikan Rumah Dinas Jadi Ruang Bersama untuk Warga Jateng
Wagub Fungsikan Rumah Dinas Jadi Ruang Bersama untuk Warga Jateng
Wagub Fungsikan Rumah Dinas Jadi Ruang Bersama untuk Warga Jateng

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG – Rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, tak hanya menjadi tempat tinggal pejabat. Rumah di Jalan Rinjani, Kota Semarang itu juga dibuka untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari silaturahmi hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Hal ini kembali terlihat saat rumah dinas tersebut menjadi tempat silaturahmi alumni Madrasah Ghazaliyah Syafiiyah (MGS) Sarang, Rembang, dalam agenda Ngaji Pahingan Liwamagaza pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Wagub menilai, rumah dinas yang ditempatinya bukan sekadar fasilitas bagi pejabat, melainkan bagian dari ruang bersama untuk warga Jateng.

“Ini bukan rumah saya. Ini rumahnya masyarakat Jawa Tengah,” ucapnya.

Baginya, keterbukaan rumah dinas itu menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kedekatan antara pejabat pemerintah dengan masyarakat. Ia ingin rumah yang secara administratif menjadi fasilitas jabatan itu tetap memiliki fungsi sosial dan menjadi ruang perjumpaan.

Melalui berbagai kegiatan yang berlangsung di rumah dinas, Wagub berharap tempat tersebut dapat terus menjadi ruang yang terbuka bagi masyarakat untuk bertemu, berdiskusi, bersilaturahmi, maupun menggelar kegiatan yang memberi manfaat.


Bagikan :

SEMARANG – Rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, tak hanya menjadi tempat tinggal pejabat. Rumah di Jalan Rinjani, Kota Semarang itu juga dibuka untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari silaturahmi hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Hal ini kembali terlihat saat rumah dinas tersebut menjadi tempat silaturahmi alumni Madrasah Ghazaliyah Syafiiyah (MGS) Sarang, Rembang, dalam agenda Ngaji Pahingan Liwamagaza pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Wagub menilai, rumah dinas yang ditempatinya bukan sekadar fasilitas bagi pejabat, melainkan bagian dari ruang bersama untuk warga Jateng.

“Ini bukan rumah saya. Ini rumahnya masyarakat Jawa Tengah,” ucapnya.

Baginya, keterbukaan rumah dinas itu menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kedekatan antara pejabat pemerintah dengan masyarakat. Ia ingin rumah yang secara administratif menjadi fasilitas jabatan itu tetap memiliki fungsi sosial dan menjadi ruang perjumpaan.

Melalui berbagai kegiatan yang berlangsung di rumah dinas, Wagub berharap tempat tersebut dapat terus menjadi ruang yang terbuka bagi masyarakat untuk bertemu, berdiskusi, bersilaturahmi, maupun menggelar kegiatan yang memberi manfaat.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu