Follow Us :              

Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas, Sekda Minta Wartawan Jadi Penyeimbang Informasi Publik

  18 October 2025  |   09:00:00  |   dibaca : 562 
Kategori :
Bagikan :

Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas, Sekda Minta Wartawan Jadi Penyeimbang Informasi Publik

18 October 2025 | 09:00:00 | dibaca : 562
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas, Sekda Minta Wartawan Jadi Penyeimbang Informasi Publik
Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas, Sekda Minta Wartawan Jadi Penyeimbang Informasi Publik
Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas, Sekda Minta Wartawan Jadi Penyeimbang Informasi Publik
Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas, Sekda Minta Wartawan Jadi Penyeimbang Informasi Publik
Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas, Sekda Minta Wartawan Jadi Penyeimbang Informasi Publik

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng untuk turut menjaga kondusivitas wilayah. Salah satu caranya dengan menyajikan pemberitaan yang akurat dan berimbang.    

Apalagi di tengah derasnya informasi di media sosial, peran insan pers sangat penting dalam memberikan informasi yang benar kepada publik. 

"Kami punya harapan besar. Bagaimana peran wartawan menjadi penyeimbang informasi kepada masyarakat," ucap Sekda saat menghadiri acara Konferensi Provinsi PWI Jawa Tengah 2025, di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Sekda menyampaikan, wartawan di bawah naungan PWI tentunya menerapkan kode etik jurnalistik. Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar melalui proses konfirmasi dan klarifikasi terlebih dahulu. 

Ia berharap, adanya saran dan masukan berupa produk-produk jurnalistik dari anggota PWI yang dapat membawa kemajuan bagi Provinsi Jateng.

Ketua PWI Jateng, Amir Machmud, mengatakan, Konferensi Provinsi PWI Jateng 2025 menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas wartawan. Banyaknya informasi yang bertebaran di media sosial juga menjadi tantangan tersendiri bagi insan pers. 

Maka dari itu, pekerja media melalui karya-karya jurnalistiknya perlu tetap menjaga kepercayaan publik, menjaga akuntabilitas, dan disiplin verifikasi. 
 
Tak hanya itu, ia berpesan agar sertifikasi kompetensi berupa Ujian Kompetensi Wartawan (UKW), yang dilakukan PWI kepada para wartawan tingkat muda, madya, dan utama, dapat dihayati betul untuk kerja-kerja jurnalistik yang baik dan benar.


Bagikan :

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng untuk turut menjaga kondusivitas wilayah. Salah satu caranya dengan menyajikan pemberitaan yang akurat dan berimbang.    

Apalagi di tengah derasnya informasi di media sosial, peran insan pers sangat penting dalam memberikan informasi yang benar kepada publik. 

"Kami punya harapan besar. Bagaimana peran wartawan menjadi penyeimbang informasi kepada masyarakat," ucap Sekda saat menghadiri acara Konferensi Provinsi PWI Jawa Tengah 2025, di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Sekda menyampaikan, wartawan di bawah naungan PWI tentunya menerapkan kode etik jurnalistik. Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar melalui proses konfirmasi dan klarifikasi terlebih dahulu. 

Ia berharap, adanya saran dan masukan berupa produk-produk jurnalistik dari anggota PWI yang dapat membawa kemajuan bagi Provinsi Jateng.

Ketua PWI Jateng, Amir Machmud, mengatakan, Konferensi Provinsi PWI Jateng 2025 menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas wartawan. Banyaknya informasi yang bertebaran di media sosial juga menjadi tantangan tersendiri bagi insan pers. 

Maka dari itu, pekerja media melalui karya-karya jurnalistiknya perlu tetap menjaga kepercayaan publik, menjaga akuntabilitas, dan disiplin verifikasi. 
 
Tak hanya itu, ia berpesan agar sertifikasi kompetensi berupa Ujian Kompetensi Wartawan (UKW), yang dilakukan PWI kepada para wartawan tingkat muda, madya, dan utama, dapat dihayati betul untuk kerja-kerja jurnalistik yang baik dan benar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu