Follow Us :              

Optimalkan Penyelenggaraan PAUD, Sekda Jateng Pastikan Tumbuh Kembang Anak secara Optimal

  17 December 2025  |   08:00:00  |   dibaca : 137 
Kategori :
Bagikan :


Optimalkan Penyelenggaraan PAUD, Sekda Jateng Pastikan Tumbuh Kembang Anak secara Optimal

17 December 2025 | 08:00:00 | dibaca : 137
Kategori :
Bagikan :

Foto : Medianto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Medianto (Humas Jateng)

KUDUS - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memastikan anak-anak di wilayahnya tumbuh dan berkembang secara optimal. Salah satu upayanya dengan menyediakan dan memaksimalkan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).   

"Penyelenggaraan PAUD adalah wujud tanggung jawab kita semua utuk memastikan hak anak dalam tumbuh kembang, dan berpartisipasi melalui pendidikan," ucapnya dalam acara Kampanye Anak Indonesia Hebat, di Gedung Budaya Kudus pada Rabu, 17 Desember 2025. 

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti; dan Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin.

Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan, PAUD merupakan pondasi bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan serta meningkatkan kecerdasan. Penyelenggaraan PAUD ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah hak bagi anak. Lembaga ini mampu menjadi pondasi dalam pendidikan anak Indonesia, sekaligus sebagai upaya untuk mewujudkan wajib belajar 13 tahun, sebagaimana yang tengah disusun dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

"PAUD ini adalah pondasi, sebagaimana tadi disampaikan Pak Sekda, bahwa pendidikan anak pada usia dini merupakan bagian dalam membangun logika anak, agar memiliki semangat belajar yang lebih baik," katanya. 

Meskipun demikian, Mendikdasmen menekankan agar penyelenggaran PAUD dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan sesuai dengan tingkat perkembangan anak. 

"Kepada anak, sampaikanlah hal yang konkret, sesuatu yang bisa dia rasakan, bisa dia pegang, dan dilakukan dengan mudah," tegasnya. 

Ia juga berpesan agar anak usia dini selalu diajarkan pada tiga hal dasar, yakni kebiasaan untuk minta izin, mengucapkan terima kasih, dan meminta maaf. 

"Biasakan anak-anak kita dengan nilai akhlak yang bijak dan luhur dalam kegiatan sehari-hari, " pungkasnya. 

Dalam kegiatan itu, diserahkan bantuan berupa Pojok Baca untuk 15 penyelenggara PAUD. Mendikdasmen juga membagikan sejumlah sepeda kepada para siswa PAUD yang berprestasi.

Sementara di sekitar lokasi kampanye, anak-anak juga berkesempatan memainkan berbagai permainan tradisional yang mengutamakan motorik dan fisik.


Bagikan :

KUDUS - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memastikan anak-anak di wilayahnya tumbuh dan berkembang secara optimal. Salah satu upayanya dengan menyediakan dan memaksimalkan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).   

"Penyelenggaraan PAUD adalah wujud tanggung jawab kita semua utuk memastikan hak anak dalam tumbuh kembang, dan berpartisipasi melalui pendidikan," ucapnya dalam acara Kampanye Anak Indonesia Hebat, di Gedung Budaya Kudus pada Rabu, 17 Desember 2025. 

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti; dan Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin.

Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan, PAUD merupakan pondasi bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan serta meningkatkan kecerdasan. Penyelenggaraan PAUD ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah hak bagi anak. Lembaga ini mampu menjadi pondasi dalam pendidikan anak Indonesia, sekaligus sebagai upaya untuk mewujudkan wajib belajar 13 tahun, sebagaimana yang tengah disusun dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

"PAUD ini adalah pondasi, sebagaimana tadi disampaikan Pak Sekda, bahwa pendidikan anak pada usia dini merupakan bagian dalam membangun logika anak, agar memiliki semangat belajar yang lebih baik," katanya. 

Meskipun demikian, Mendikdasmen menekankan agar penyelenggaran PAUD dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan sesuai dengan tingkat perkembangan anak. 

"Kepada anak, sampaikanlah hal yang konkret, sesuatu yang bisa dia rasakan, bisa dia pegang, dan dilakukan dengan mudah," tegasnya. 

Ia juga berpesan agar anak usia dini selalu diajarkan pada tiga hal dasar, yakni kebiasaan untuk minta izin, mengucapkan terima kasih, dan meminta maaf. 

"Biasakan anak-anak kita dengan nilai akhlak yang bijak dan luhur dalam kegiatan sehari-hari, " pungkasnya. 

Dalam kegiatan itu, diserahkan bantuan berupa Pojok Baca untuk 15 penyelenggara PAUD. Mendikdasmen juga membagikan sejumlah sepeda kepada para siswa PAUD yang berprestasi.

Sementara di sekitar lokasi kampanye, anak-anak juga berkesempatan memainkan berbagai permainan tradisional yang mengutamakan motorik dan fisik.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu