Follow Us :              

Tinjau Pengungsian Bumirejo, Wagub Jateng Pastikan Lansia Terdampak Banjir Terlayani 

  21 January 2026  |   15:30:00  |   dibaca : 57 
Kategori :
Bagikan :


Tinjau Pengungsian Bumirejo, Wagub Jateng Pastikan Lansia Terdampak Banjir Terlayani 

21 January 2026 | 15:30:00 | dibaca : 57
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Adit (Humas Jateng)

PATI – Balai Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati tampak ramai dan penuh. Kasur tipis dan tikar digelar di lantai, sementara sejumlah warga duduk bersandar di dekat dinding, mencoba beristirahat di tengah suasana yang riuh. 

Semenjak banjir melanda Desa Bumirejo, balai desa difungsikan sebagai tempat mengungsi para warga yang terdampak banjir. Para pengungsi tampak saling berbincang,sementara relawan dan petugas berlalu-lalang memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi. 

Siang itu, Rabu, 21 Januari 2026, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung balai desa untuk melihat kondisi para warga. Ia berdialog langsung dengan para pengungsi, termasuk seorang lansia yang diketahui sempat terpeleset dan jatuh di lokasi pengungsian.

Saat berbincang, Wagub menanyakan kondisi lansia tersebut dan meminta agar pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan guna memastikan tidak ada cedera yang luput terdeteksi.

“Mbah katanya kemarin jatuh, nggih? Sekarang bagian mana yang sakit?” tanyanya.

Lansia itu menyampaikan bahwa kondisinya sudah membaik. Namun demikian, Wagub berupaya membujuk agar dilakukan pemeriksaan lanjutan. Akan tetapi, sang lansia merasa tidak perlu karena tidak ingin merepotkan para petugas.

Pada kesempatan itu, Wagub menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tetap harus dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat kondisi lansia rentan mengalami komplikasi.

“Tadi ada satu lansia yang kemarin jatuh, harusnya memang ada pemeriksaan lanjutan, tetapi Mbahnya nggak mau. Maka tadi saya minta untuk rontgennya, kalau bisa dibawa ke sini untuk memastikan tidak ada luka dalam,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan penting dilakukan agar kondisi para pengungsi, khususnya kelompok rentan bisa dipantau, terutama di tengah situasi darurat banjir. 

Maka dari itu, Wagub memastikan fasilitas dan layanan kesehatan di lokasi pengungsian sudah tersedia dengan baik, sehingga kebutuhan dasar warga bisa tetap terpenuhi.

“Untuk layanan kesehatan, alhamdulillah sudah baik semuanya, obat-obatan juga baik. Dari dapur umum juga selalu dikirim ke sini,” ujarnya.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan dasar selama berada di pengungsian, termasuk layanan kesehatan bagi kelompok rentan seperti lansia.

Terkait penanganan bencana di Kabupaten Pati, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyalurkan bantuan senilai Rp84,196 juta untuk warga terdampak banjir pada Rabu (21/1/2026). Bantuan tersebut meliputi dukungan permakanan dan non-permakanan, logistik pengungsian, serta paket obat-obatan bencana.  

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pati sudah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 400.9.10.2/0041 Tahun 2026 selama 14 hari, terhitung dari tanggal 10-23 Januari 2026.


Bagikan :

PATI – Balai Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati tampak ramai dan penuh. Kasur tipis dan tikar digelar di lantai, sementara sejumlah warga duduk bersandar di dekat dinding, mencoba beristirahat di tengah suasana yang riuh. 

Semenjak banjir melanda Desa Bumirejo, balai desa difungsikan sebagai tempat mengungsi para warga yang terdampak banjir. Para pengungsi tampak saling berbincang,sementara relawan dan petugas berlalu-lalang memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi. 

Siang itu, Rabu, 21 Januari 2026, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung balai desa untuk melihat kondisi para warga. Ia berdialog langsung dengan para pengungsi, termasuk seorang lansia yang diketahui sempat terpeleset dan jatuh di lokasi pengungsian.

Saat berbincang, Wagub menanyakan kondisi lansia tersebut dan meminta agar pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan guna memastikan tidak ada cedera yang luput terdeteksi.

“Mbah katanya kemarin jatuh, nggih? Sekarang bagian mana yang sakit?” tanyanya.

Lansia itu menyampaikan bahwa kondisinya sudah membaik. Namun demikian, Wagub berupaya membujuk agar dilakukan pemeriksaan lanjutan. Akan tetapi, sang lansia merasa tidak perlu karena tidak ingin merepotkan para petugas.

Pada kesempatan itu, Wagub menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tetap harus dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat kondisi lansia rentan mengalami komplikasi.

“Tadi ada satu lansia yang kemarin jatuh, harusnya memang ada pemeriksaan lanjutan, tetapi Mbahnya nggak mau. Maka tadi saya minta untuk rontgennya, kalau bisa dibawa ke sini untuk memastikan tidak ada luka dalam,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan penting dilakukan agar kondisi para pengungsi, khususnya kelompok rentan bisa dipantau, terutama di tengah situasi darurat banjir. 

Maka dari itu, Wagub memastikan fasilitas dan layanan kesehatan di lokasi pengungsian sudah tersedia dengan baik, sehingga kebutuhan dasar warga bisa tetap terpenuhi.

“Untuk layanan kesehatan, alhamdulillah sudah baik semuanya, obat-obatan juga baik. Dari dapur umum juga selalu dikirim ke sini,” ujarnya.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan dasar selama berada di pengungsian, termasuk layanan kesehatan bagi kelompok rentan seperti lansia.

Terkait penanganan bencana di Kabupaten Pati, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyalurkan bantuan senilai Rp84,196 juta untuk warga terdampak banjir pada Rabu (21/1/2026). Bantuan tersebut meliputi dukungan permakanan dan non-permakanan, logistik pengungsian, serta paket obat-obatan bencana.  

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pati sudah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 400.9.10.2/0041 Tahun 2026 selama 14 hari, terhitung dari tanggal 10-23 Januari 2026.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu