Follow Us :              

Perbaikan Jalan Tuntas Sebelum Lebaran, Jalur Semarang–Godong Kembali Normal

  13 March 2026  |   10:00:00  |   dibaca : 443 
Kategori :
Bagikan :


Perbaikan Jalan Tuntas Sebelum Lebaran, Jalur Semarang–Godong Kembali Normal

13 March 2026 | 10:00:00 | dibaca : 443
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

GROBOGAN — Perbaikan ruas Jalan Semarang–Godong dan tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, akhirnya tuntas. Ruas jalan tersebut sudah kembali dioperasikan tepat sepekan sebelum Lebaran.

Pengoperasian kembali jalur itu ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., pada Jumat, 13 Maret 2026. Pembukaan jalan tersebut disambut gembira oleh masyarakat sekitar dan para pengguna jalan.

"Alhamdulillah sudah jadi, sudah lancar. Tidak perlu berputar jauh lagi," ucap seorang pengendara sepeda motor yang melintas di depan Gubernur tepat setelah pembukaan jalan.

Warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, yang terdampak langsung jebolnya tanggul pun menyambut baik selesainya penanganan tanggul yang jebol dan perbaikan Jalan Semarang–Godong. Bahkan sejak pagi, mereka sudah berkerumun di lokasi ketika mendengar kabar bahwa Gubernur akan meninjau, sekaligus membuka secara resmi ruas jalan tersebut.

Setibanya Gubernur dan rombongan di lokasi, sapaan hangat dan ucapan terima kasih terucap dari para warga. Salah satunya seorang warga Tinanding, Yanti, yang merasa senang dengan tuntasnya perbaikan tanggul dan jalan di lokasi tersebut. 

"Ayem, makplong (Tenang, lega). Tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa, ke rumah-rumah," ujarnya sembari menceritakan sedikit kejadian saat tanggul jebol.

Melihat warga yang setia menunggu dan menyapa dengan penuh kehangatan, Gubernur langsung menghampiri mereka. Ada warga yang histeris sembari mengucapkan terima kasih, ada juga yang sampai meneteskan air mata.

Ia pun mencoba menenangkan dengan sedikit melontarkan candaan, bahkan memeluk warga dan berfoto bersama.

"Seneng napa mboten? (Senang apa tidak?) Semoga tidak banjir lagi. Selamat berpuasa, sebentar lagi Lebaran, semoga sejahtera semuanya," ucap Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengatakan, ruas Jalan Semarang-Godong merupakan jalur utama penghubung perekonomian, logistik, dan pergerakan masyarakat. Selama jalan terputus, masyarakat cukup kesulitan karena harus mengambil jalan memutar yang sangat jauh.

"Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta (perbaikan jalan) harus cepat selesai. Targetnya, H-7 Lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," jelasnya. 

Sementara terkait perbaikan tanggul, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta stakeholder, untuk melakukan perawatan, terutama mengenai tanggul sungai. 

"Rawat tanggulnya, tanami pohon di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," katanya.


Bagikan :

GROBOGAN — Perbaikan ruas Jalan Semarang–Godong dan tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, akhirnya tuntas. Ruas jalan tersebut sudah kembali dioperasikan tepat sepekan sebelum Lebaran.

Pengoperasian kembali jalur itu ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., pada Jumat, 13 Maret 2026. Pembukaan jalan tersebut disambut gembira oleh masyarakat sekitar dan para pengguna jalan.

"Alhamdulillah sudah jadi, sudah lancar. Tidak perlu berputar jauh lagi," ucap seorang pengendara sepeda motor yang melintas di depan Gubernur tepat setelah pembukaan jalan.

Warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, yang terdampak langsung jebolnya tanggul pun menyambut baik selesainya penanganan tanggul yang jebol dan perbaikan Jalan Semarang–Godong. Bahkan sejak pagi, mereka sudah berkerumun di lokasi ketika mendengar kabar bahwa Gubernur akan meninjau, sekaligus membuka secara resmi ruas jalan tersebut.

Setibanya Gubernur dan rombongan di lokasi, sapaan hangat dan ucapan terima kasih terucap dari para warga. Salah satunya seorang warga Tinanding, Yanti, yang merasa senang dengan tuntasnya perbaikan tanggul dan jalan di lokasi tersebut. 

"Ayem, makplong (Tenang, lega). Tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa, ke rumah-rumah," ujarnya sembari menceritakan sedikit kejadian saat tanggul jebol.

Melihat warga yang setia menunggu dan menyapa dengan penuh kehangatan, Gubernur langsung menghampiri mereka. Ada warga yang histeris sembari mengucapkan terima kasih, ada juga yang sampai meneteskan air mata.

Ia pun mencoba menenangkan dengan sedikit melontarkan candaan, bahkan memeluk warga dan berfoto bersama.

"Seneng napa mboten? (Senang apa tidak?) Semoga tidak banjir lagi. Selamat berpuasa, sebentar lagi Lebaran, semoga sejahtera semuanya," ucap Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengatakan, ruas Jalan Semarang-Godong merupakan jalur utama penghubung perekonomian, logistik, dan pergerakan masyarakat. Selama jalan terputus, masyarakat cukup kesulitan karena harus mengambil jalan memutar yang sangat jauh.

"Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta (perbaikan jalan) harus cepat selesai. Targetnya, H-7 Lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," jelasnya. 

Sementara terkait perbaikan tanggul, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta stakeholder, untuk melakukan perawatan, terutama mengenai tanggul sungai. 

"Rawat tanggulnya, tanami pohon di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu