Follow Us :              

Berkunjung ke Pasar Wage Purwokerto, Gubernur Siapkan Upaya Revitalisasi 

  17 May 2026  |   08:45:00  |   dibaca : 43 
Kategori :
Bagikan :


Berkunjung ke Pasar Wage Purwokerto, Gubernur Siapkan Upaya Revitalisasi 

17 May 2026 | 08:45:00 | dibaca : 43
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

BANYUMAS — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bertemu para pedagang di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas pada Minggu, 17 Mei 2026. Kunjungan itu bertujuan untuk melihat penataan kios di pasar tersebut. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur melihat kondisi dan situasi Blok B Pasar Wage. Ia juga sempat berdialog dengan para pedagang. Menurutnya, penataan pasar tersebut sudah lebih baik dibandingkan saat ia berkunjung dua tahun silam. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, pengelola pasar, dan para pedagang yang dapat menertibkan dan menata pasar dengan baik. Sebab, sebelumnya banyak pedagang yang berjualan di luar gedung atau tepi jalan pasar, sehingga kondisi pasar terlihat kurang tertata.

"Dulu saya pernah ke sini dan sekarang sudah berubah, mulai tertata. Ini tertib sekali. Tinggal 20 los (lantai 1) yang sebelah kiri, Bupati sudah koordinasi dengan saya. Kita segera revitalisasi agar lebih tertib ya," ucap Gubernur.

Ia mengatakan, revitalisasi juga akan dilakukan di lantai dua Pasar Wage. Sebab, kondisinya cukup memprihatinkan, setelah terjadinya kebakaran pada tahun 2020. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mendukung rencana revitalisasi lantai dua Pasar Wage agar lebih aman dan nyaman bagi para pedagang dan pembeli.

Terkait biaya revitalisasi pasar, Gubernur menyampaikan, hal ini akan dikoordinasikan lebih lanjut. Pemprov Jateng akan memasukkan bantuan revitalisasi dalam pembahasan anggaran ke depan, termasuk akan membantu koordinasi dengan kementerian terkait.

"Kami akan bantu. Jadi nanti akan ada bantuan dari provinsi atau lewat Menteri Perdagangan. Nanti kita koordinasikan lagi," jelasnya.

Dalam tinjauan itu, Gubernur menyapa beberapa pedagang di Pasar Wage. Semua pedagang yang ditemui mengaku senang dengan kondisi pasar saat ini. Namun, beberapa di antaranya mengusulkan agar dibuka akses pintu masuk baru di sebelah selatan agar pasar menjadi semakin ramai.

Menanggapi hal itu, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan sudah ada rencana untuk memindahkan pintu utama Pasar Wage ke bagian selatan. Akan tetapi, pemindahan itu membutuhkan proses, karena harus membebaskan lahan serta merenovasi bagian dalam pasar.

"Pembebasan lahan itu hampir Rp30 miliar, nanti dari APBD Kabupaten Banyumas,” katanya. 

Ia juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan Pasar Wage menjadi sentra kuliner malam. Nantinya, pengembangan ini akan memadukan unsur budaya. Sebab, daerah tersebut dekat dengan daerah Kauman dan Klenteng Hok Tek Bio.


Bagikan :

BANYUMAS — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bertemu para pedagang di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas pada Minggu, 17 Mei 2026. Kunjungan itu bertujuan untuk melihat penataan kios di pasar tersebut. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur melihat kondisi dan situasi Blok B Pasar Wage. Ia juga sempat berdialog dengan para pedagang. Menurutnya, penataan pasar tersebut sudah lebih baik dibandingkan saat ia berkunjung dua tahun silam. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, pengelola pasar, dan para pedagang yang dapat menertibkan dan menata pasar dengan baik. Sebab, sebelumnya banyak pedagang yang berjualan di luar gedung atau tepi jalan pasar, sehingga kondisi pasar terlihat kurang tertata.

"Dulu saya pernah ke sini dan sekarang sudah berubah, mulai tertata. Ini tertib sekali. Tinggal 20 los (lantai 1) yang sebelah kiri, Bupati sudah koordinasi dengan saya. Kita segera revitalisasi agar lebih tertib ya," ucap Gubernur.

Ia mengatakan, revitalisasi juga akan dilakukan di lantai dua Pasar Wage. Sebab, kondisinya cukup memprihatinkan, setelah terjadinya kebakaran pada tahun 2020. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mendukung rencana revitalisasi lantai dua Pasar Wage agar lebih aman dan nyaman bagi para pedagang dan pembeli.

Terkait biaya revitalisasi pasar, Gubernur menyampaikan, hal ini akan dikoordinasikan lebih lanjut. Pemprov Jateng akan memasukkan bantuan revitalisasi dalam pembahasan anggaran ke depan, termasuk akan membantu koordinasi dengan kementerian terkait.

"Kami akan bantu. Jadi nanti akan ada bantuan dari provinsi atau lewat Menteri Perdagangan. Nanti kita koordinasikan lagi," jelasnya.

Dalam tinjauan itu, Gubernur menyapa beberapa pedagang di Pasar Wage. Semua pedagang yang ditemui mengaku senang dengan kondisi pasar saat ini. Namun, beberapa di antaranya mengusulkan agar dibuka akses pintu masuk baru di sebelah selatan agar pasar menjadi semakin ramai.

Menanggapi hal itu, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan sudah ada rencana untuk memindahkan pintu utama Pasar Wage ke bagian selatan. Akan tetapi, pemindahan itu membutuhkan proses, karena harus membebaskan lahan serta merenovasi bagian dalam pasar.

"Pembebasan lahan itu hampir Rp30 miliar, nanti dari APBD Kabupaten Banyumas,” katanya. 

Ia juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan Pasar Wage menjadi sentra kuliner malam. Nantinya, pengembangan ini akan memadukan unsur budaya. Sebab, daerah tersebut dekat dengan daerah Kauman dan Klenteng Hok Tek Bio.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu