Follow Us :              

Soekarno Run 2026, Gubernur Jateng Gaungkan Semangat Inklusivitas

  28 June 2026  |   05:00:00  |   dibaca : 458 
Kategori :
Bagikan :

Soekarno Run 2026, Gubernur Jateng Gaungkan Semangat Inklusivitas

28 June 2026 | 05:00:00 | dibaca : 458
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Soekarno Run 2026, Gubernur Jateng Gaungkan Semangat Inklusivitas
Soekarno Run 2026, Gubernur Jateng Gaungkan Semangat Inklusivitas
Soekarno Run 2026, Gubernur Jateng Gaungkan Semangat Inklusivitas
Soekarno Run 2026, Gubernur Jateng Gaungkan Semangat Inklusivitas
Soekarno Run 2026, Gubernur Jateng Gaungkan Semangat Inklusivitas

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SURAKARTA - Ribuan langkah kaki mulai memadati aspal jalanan Kota Surakarta pada Minggu pagi, 28 Juni 2026. Di antara lautan manusia itu, tampak Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memegang erat kursi roda milik putranya, Mohammad Alif Daffa, untuk ikut meramaikan Soekarno Run 2026. 

Di balik peluh yang bercucuran, ada senyum kehangatan yang merekah di antara keduanya sepanjang rute 5K Fun Run tersebut. Pagi itu, ia menjalankan peran yang jauh lebih abadi, menjadi seorang ayah. Langkah kaki sang Gubernur bukan sekadar aktivitas olahraga biasa, melainkan sebagai pesan cinta dari seorang ayah untuk anaknya.

Sengaja mengajak sang putra yang akrab disapa Abang, Gubernur ingin meramaikan event tahunan yang digelar dalam rangka Bulan Bung Karno ini. Namun lebih dari itu, sebagai Bapak Disabilitas Jawa Tengah, ia sedang mengirimkan pesan inklusivitas yang kuat sejak berada di garis start. 

Bersama para sahabat disabilitas, ia membuktikan bahwa olahraga lari merupakan olahraga milik semua orang, tanpa terkecuali, selaras dengan tema yang diusung: "Berlari di Atas Kaki Sendiri".

Saat melakukan flag off, Gubernur membakar semangat para peserta dengan mengutip jargon legendaris Proklamator Indonesia, Soekarno. 

"Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Hari ini kita semua akan getarkan Kota Solo, seluruh Provinsi Jawa Tengah, dan seluruh Indonesia dengan lari bersama-sama!" serunya lantang. 

Seperti pada beberapa event lari yang ia ikuti, Gubernur terus meneriakkan kata-kata semangat kepada para peserta. Ia juga menyapa warga sekitar dan cheering yang ada di sepanjang rute. 

"Mana suaranya. Ayo lari!" ucapnya berulang kali.

Soekarno Run 2026 diikuti sekitar 7.500 pelari dari berbagai daerah dan kalangan, mulai dari pelari rekreasional, tokoh dan pejabat publik, sahabat disabilitas, hingga anak-anak. Mereka terbagi dalam 4 kategori lari, yaitu 10K, 5K speed run, 5K Fun Run, dan 1,1K Kids Dash.

Adapun di antara tokoh publik yang mengikuti event tersebut, tampak anggota DPR RI, Aria Bima; Gubernur Jateng Periode 2013-2023, Ganjar Pranowo; Wali Kota Surakarta Periode 2012-2021, FX Hadi Rudyatmo; Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto; Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani; serta sejumlah kepala daerah lain di Jateng.

Brand Ambassador Soekarno Run yang juga atlet para atletik nasional, Nanda Mei, mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh para pelari. Momen yang ia lihat di Soekarno Run menurutnya sangat luar biasa.

"Terima kasih sudah berani melangkah, berani mencoba, dan tidak pernah menyerah mengeksplorasi diri sendiri. Langkah kita hari ini membuktikan kita mampu berlari di atas kaki sendiri," ujarnya.


Bagikan :

SURAKARTA - Ribuan langkah kaki mulai memadati aspal jalanan Kota Surakarta pada Minggu pagi, 28 Juni 2026. Di antara lautan manusia itu, tampak Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memegang erat kursi roda milik putranya, Mohammad Alif Daffa, untuk ikut meramaikan Soekarno Run 2026. 

Di balik peluh yang bercucuran, ada senyum kehangatan yang merekah di antara keduanya sepanjang rute 5K Fun Run tersebut. Pagi itu, ia menjalankan peran yang jauh lebih abadi, menjadi seorang ayah. Langkah kaki sang Gubernur bukan sekadar aktivitas olahraga biasa, melainkan sebagai pesan cinta dari seorang ayah untuk anaknya.

Sengaja mengajak sang putra yang akrab disapa Abang, Gubernur ingin meramaikan event tahunan yang digelar dalam rangka Bulan Bung Karno ini. Namun lebih dari itu, sebagai Bapak Disabilitas Jawa Tengah, ia sedang mengirimkan pesan inklusivitas yang kuat sejak berada di garis start. 

Bersama para sahabat disabilitas, ia membuktikan bahwa olahraga lari merupakan olahraga milik semua orang, tanpa terkecuali, selaras dengan tema yang diusung: "Berlari di Atas Kaki Sendiri".

Saat melakukan flag off, Gubernur membakar semangat para peserta dengan mengutip jargon legendaris Proklamator Indonesia, Soekarno. 

"Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Hari ini kita semua akan getarkan Kota Solo, seluruh Provinsi Jawa Tengah, dan seluruh Indonesia dengan lari bersama-sama!" serunya lantang. 

Seperti pada beberapa event lari yang ia ikuti, Gubernur terus meneriakkan kata-kata semangat kepada para peserta. Ia juga menyapa warga sekitar dan cheering yang ada di sepanjang rute. 

"Mana suaranya. Ayo lari!" ucapnya berulang kali.

Soekarno Run 2026 diikuti sekitar 7.500 pelari dari berbagai daerah dan kalangan, mulai dari pelari rekreasional, tokoh dan pejabat publik, sahabat disabilitas, hingga anak-anak. Mereka terbagi dalam 4 kategori lari, yaitu 10K, 5K speed run, 5K Fun Run, dan 1,1K Kids Dash.

Adapun di antara tokoh publik yang mengikuti event tersebut, tampak anggota DPR RI, Aria Bima; Gubernur Jateng Periode 2013-2023, Ganjar Pranowo; Wali Kota Surakarta Periode 2012-2021, FX Hadi Rudyatmo; Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto; Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani; serta sejumlah kepala daerah lain di Jateng.

Brand Ambassador Soekarno Run yang juga atlet para atletik nasional, Nanda Mei, mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh para pelari. Momen yang ia lihat di Soekarno Run menurutnya sangat luar biasa.

"Terima kasih sudah berani melangkah, berani mencoba, dan tidak pernah menyerah mengeksplorasi diri sendiri. Langkah kita hari ini membuktikan kita mampu berlari di atas kaki sendiri," ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu