Follow Us :              

CNG di Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional, Pemanfaatan Akan Terus Diperluas

  09 July 2026  |   14:00:00  |   dibaca : 761 
Kategori :
Bagikan :

CNG di Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional, Pemanfaatan Akan Terus Diperluas

09 July 2026 | 14:00:00 | dibaca : 761
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
CNG di Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional, Pemanfaatan Akan Terus Diperluas
CNG di Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional, Pemanfaatan Akan Terus Diperluas
CNG di Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional, Pemanfaatan Akan Terus Diperluas
CNG di Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional, Pemanfaatan Akan Terus Diperluas
CNG di Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional, Pemanfaatan Akan Terus Diperluas

Foto : Fajar (Humas Jateng)

KARAWANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memperluas pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti gas elpiji. Langkah tersebut semakin diperkuat, setelah Presiden Prabowo melihat pemanfaatan CNG di Jawa Tengah sebagai percontohan untuk diterapkan secara nasional.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., saat menghadiri Peluncuran Mandatori Bahan Bakar B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Kamis , 9 Juli 2026.

Ia mengatakan, selama ini pemanfaatan CNG di Jateng telah berjalan di sejumlah sektor dan nantinya akan terus diperluas, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga.

Gubernur menilai, potensi energi baru terbarukan di wilayahnya sangat besar, CNG menjadi salah satunya. Bahkan, CNG juga sudah banyak digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jateng. 

Dalam acara peresmian tersebut, Presiden Prabowo sempat menyinggung terkait dengan penggunaan CNG di Jateng yang sudah sangat banyak. Ia menyebut, praktik tersebut akan diteruskan di tingkat nasional.

"Baru kita ketahui bahwa kita punya CNG, di Jateng penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan," katanya.

Presiden menjelaskan, kemandirian energi sangat vital bagi kelangsungan hidup suatu bangsa. Maka dari itu, ia bersyukur bahwa Indonesia dikaruniai sumber energi yang luar biasa. Pemanfaatan energi, seperti B50 dan CNG bukan sekadar pencapaian teknologi, melainkan bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.

"Kita memiliki cadangan geothermal yang sangat besar, kita memiliki cadangan batubara salah satu terbesar di dunia, cadangan gas besar," katanya.


Bagikan :

KARAWANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memperluas pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti gas elpiji. Langkah tersebut semakin diperkuat, setelah Presiden Prabowo melihat pemanfaatan CNG di Jawa Tengah sebagai percontohan untuk diterapkan secara nasional.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., saat menghadiri Peluncuran Mandatori Bahan Bakar B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Kamis , 9 Juli 2026.

Ia mengatakan, selama ini pemanfaatan CNG di Jateng telah berjalan di sejumlah sektor dan nantinya akan terus diperluas, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga.

Gubernur menilai, potensi energi baru terbarukan di wilayahnya sangat besar, CNG menjadi salah satunya. Bahkan, CNG juga sudah banyak digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jateng. 

Dalam acara peresmian tersebut, Presiden Prabowo sempat menyinggung terkait dengan penggunaan CNG di Jateng yang sudah sangat banyak. Ia menyebut, praktik tersebut akan diteruskan di tingkat nasional.

"Baru kita ketahui bahwa kita punya CNG, di Jateng penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan," katanya.

Presiden menjelaskan, kemandirian energi sangat vital bagi kelangsungan hidup suatu bangsa. Maka dari itu, ia bersyukur bahwa Indonesia dikaruniai sumber energi yang luar biasa. Pemanfaatan energi, seperti B50 dan CNG bukan sekadar pencapaian teknologi, melainkan bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.

"Kita memiliki cadangan geothermal yang sangat besar, kita memiliki cadangan batubara salah satu terbesar di dunia, cadangan gas besar," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu