Follow Us :              

Jalani Hidup Perlu Kecerdikan

  02 August 2018  |   15:00:00  |   dibaca : 547 
Kategori :
Bagikan :


Jalani Hidup Perlu Kecerdikan

02 August 2018 | 15:00:00 | dibaca : 547
Kategori :
Bagikan :

Foto : (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : (Humas Jateng)

PURBALINGGA - Setiap orang tentu memiliki tokoh inspiratif dalam hidupnya. Tokoh inspiratif itu akan membantu seseorang untuk memotivasi diri menapaki tangga-tangga menuju kesuksesan. 

Di hadapan siswa-siswi SMAN 1 Purbalingga, Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs. H. Heru Sudjatmoko, M.Si bercerita tentang salah satu tokoh inspiratifnya semasa muda. Heru mengaku mengagumi sosok diplomat bernama dr. Sudjatmoko. Kekaguman itu yang semakin memotivasinya untuk mewujudkan cita-cita sebagai diplomat. 

"Bapak saya orang desa tapi kadang-kadang membawa koran saat pulang ke rumah. Saya membaca di koran ada seorang diplomat bernama dr. Soedjatmoko Mangoendiningrat. Dia tidak sempat kuliah di perguruan tinggi. Dia terus belajar secara autodidak," tuturnya saat menghadiri Silaturahmi Alumni di Gedung Serba Guna SMAN 1 Purbalingga, Kamis (2/8/2018).

Heru melanjutkan, dirinya memutuskan mendaftar jurusan Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada dan lolos seleksi. Perjuangan untuk mewujudkan cita-citanya itu memang tidak mudah. Terkadang ucapan orang lain yang bersifat meremehkan dia terima karena mereka menilai Heru adalah "anak desa". Namun, Heru tidak pernah putus asa. Saat ini dirinya justru diberi amanah rakyat untuk menjabat sebagai wakil gubernur. Dia berpesan, para pelajar SMAN 1 Purbalingga jangan pernah menyerah saat berjuang menggapai cita-citanya.

Heru kemudian mencontohkan, sosok Mahatir Mohamad yang kembali dipilih oleh rakyat Malaysia menjadi perdana menteri, meski kini usianya sudah lebih dari 90 tahun. "Mahatir Muhammad yang usianya sudah lebih dari 90 tahun masih berjaya. Masih bisa memimpin sebuah negara," contohnya.

Alumnus SMAN 1 Purbalingga itu juga berpesan agar para pelajar gemar membaca buku. Dengan membaca buku, seseorang dapat melihat dan memahami dunia.

"Menjalani kehidupan tidak cukup hanya berbekal kepandaian, tetapi perlu kecerdikan. Kita harus punya strategi untuk melangkah menggapai cita-cita. Membaca itu baik sekali. Membaca memungkinkan mata kita melihat dunia dan hati kita merasakan apa yang belum kita alami," pungkasnya.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)

 

Baca juga : Pererat Silaturahim, Ingat Rumus 2B dan 2L


Bagikan :

PURBALINGGA - Setiap orang tentu memiliki tokoh inspiratif dalam hidupnya. Tokoh inspiratif itu akan membantu seseorang untuk memotivasi diri menapaki tangga-tangga menuju kesuksesan. 

Di hadapan siswa-siswi SMAN 1 Purbalingga, Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs. H. Heru Sudjatmoko, M.Si bercerita tentang salah satu tokoh inspiratifnya semasa muda. Heru mengaku mengagumi sosok diplomat bernama dr. Sudjatmoko. Kekaguman itu yang semakin memotivasinya untuk mewujudkan cita-cita sebagai diplomat. 

"Bapak saya orang desa tapi kadang-kadang membawa koran saat pulang ke rumah. Saya membaca di koran ada seorang diplomat bernama dr. Soedjatmoko Mangoendiningrat. Dia tidak sempat kuliah di perguruan tinggi. Dia terus belajar secara autodidak," tuturnya saat menghadiri Silaturahmi Alumni di Gedung Serba Guna SMAN 1 Purbalingga, Kamis (2/8/2018).

Heru melanjutkan, dirinya memutuskan mendaftar jurusan Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada dan lolos seleksi. Perjuangan untuk mewujudkan cita-citanya itu memang tidak mudah. Terkadang ucapan orang lain yang bersifat meremehkan dia terima karena mereka menilai Heru adalah "anak desa". Namun, Heru tidak pernah putus asa. Saat ini dirinya justru diberi amanah rakyat untuk menjabat sebagai wakil gubernur. Dia berpesan, para pelajar SMAN 1 Purbalingga jangan pernah menyerah saat berjuang menggapai cita-citanya.

Heru kemudian mencontohkan, sosok Mahatir Mohamad yang kembali dipilih oleh rakyat Malaysia menjadi perdana menteri, meski kini usianya sudah lebih dari 90 tahun. "Mahatir Muhammad yang usianya sudah lebih dari 90 tahun masih berjaya. Masih bisa memimpin sebuah negara," contohnya.

Alumnus SMAN 1 Purbalingga itu juga berpesan agar para pelajar gemar membaca buku. Dengan membaca buku, seseorang dapat melihat dan memahami dunia.

"Menjalani kehidupan tidak cukup hanya berbekal kepandaian, tetapi perlu kecerdikan. Kita harus punya strategi untuk melangkah menggapai cita-cita. Membaca itu baik sekali. Membaca memungkinkan mata kita melihat dunia dan hati kita merasakan apa yang belum kita alami," pungkasnya.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)

 

Baca juga : Pererat Silaturahim, Ingat Rumus 2B dan 2L


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu