Follow Us :              

Optimalkan Program, Wagub Harap GP Ansor Gabung Program Jogo Tonggo

  04 June 2020  |   13:00:00  |   dibaca : 1078 
Kategori :
Bagikan :


Optimalkan Program, Wagub Harap GP Ansor Gabung Program Jogo Tonggo

04 June 2020 | 13:00:00 | dibaca : 1078
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Berbagai upaya dilakukan organisasi masyarakat untuk menangani dan mencegah penularan COVID-19. Salah satunya Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Semarang yang terus menggencarkan program sosial organisasi dan bergabung dengan program Jogo Tonggo.

"Kami bentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di setiap Pengurus Cabang Ansor. Meskipun jumlah bantuan tidak banyak, pengurus cabang secara swadaya dan donatur dapat menyumbang alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum," ujar Sekretaris GP Ansor Kabupaten Semarang Fik Aunul saat audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2020).

Selain itu, sejak awal Ramadan, GP Ansor Kabupaten Semarang roadshow ke 167 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Semarang, untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman tentang pencegahan COVID-19, kampanye secara masif menyebarkan poster atau spanduk ‘larangan mudik’ serta imbauan pemerintah lainnya, dan aktif mendata warga terdampak virus mematikan tersebut.

Sedangkan untuk menyambut new normal, GP Ansor telah menyiapkan beberapa ruas jalan protokol di Ungaran untuk uji coba penerapan new normal dengan konsep berdasarkan rujukan Gugus Tugas Pusat. Tidak kalah penting adalah berkoordinasi dan bergotong royong dengan berbagai pihak guna membantu masyarakat mengadapi COVID-19.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilakukan GP Ansor. Beragam kegiatan sosial tersebut diharapkan terus berlanjut dan diikuti oleh organisasi atau komunitas lainnya, sehingga wabah COVID-19 dapat diatasi bersama-sama.

"Saya mengapresiasi kegiatan-kegiatan GP Ansor dalam upaya membantu menangani COVID-19. Saya berharap ini berlanjut dan alangkah baiknya apabila dilink-kan dengan program Jogo Tonggo yang ada di tingkat desa," pintanya. 

Menurutnya, Program Jogo Tonggo yang digagas Pemprov Jateng sangat diperlukan masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19 seperti sekarang. Di beberapa daerah di Jateng masyarakat sudah menerapkan program Jogo Tonggo untuk menjaga masyarakat di bidang kesehatan, sosial, keamanan, ekonomi, dan sebagainya. 

"Jogo Tonggo tidak hanya upaya penanganan COVID-19, namun juga merupakan bentuk mengembalikan ruh gotong royong dan saling membantu satu sama lain sebagai budaya asli bangsa Indonesia. Dalam Jogo Tonggo terdiri dari tenaga medis, Linmas, dari Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat. GP Ansor bisa bergabung di Jogo Tonggo sehingga program-programnya dapat lebih optimal," tandasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Berbagai upaya dilakukan organisasi masyarakat untuk menangani dan mencegah penularan COVID-19. Salah satunya Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Semarang yang terus menggencarkan program sosial organisasi dan bergabung dengan program Jogo Tonggo.

"Kami bentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di setiap Pengurus Cabang Ansor. Meskipun jumlah bantuan tidak banyak, pengurus cabang secara swadaya dan donatur dapat menyumbang alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum," ujar Sekretaris GP Ansor Kabupaten Semarang Fik Aunul saat audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2020).

Selain itu, sejak awal Ramadan, GP Ansor Kabupaten Semarang roadshow ke 167 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Semarang, untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman tentang pencegahan COVID-19, kampanye secara masif menyebarkan poster atau spanduk ‘larangan mudik’ serta imbauan pemerintah lainnya, dan aktif mendata warga terdampak virus mematikan tersebut.

Sedangkan untuk menyambut new normal, GP Ansor telah menyiapkan beberapa ruas jalan protokol di Ungaran untuk uji coba penerapan new normal dengan konsep berdasarkan rujukan Gugus Tugas Pusat. Tidak kalah penting adalah berkoordinasi dan bergotong royong dengan berbagai pihak guna membantu masyarakat mengadapi COVID-19.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilakukan GP Ansor. Beragam kegiatan sosial tersebut diharapkan terus berlanjut dan diikuti oleh organisasi atau komunitas lainnya, sehingga wabah COVID-19 dapat diatasi bersama-sama.

"Saya mengapresiasi kegiatan-kegiatan GP Ansor dalam upaya membantu menangani COVID-19. Saya berharap ini berlanjut dan alangkah baiknya apabila dilink-kan dengan program Jogo Tonggo yang ada di tingkat desa," pintanya. 

Menurutnya, Program Jogo Tonggo yang digagas Pemprov Jateng sangat diperlukan masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19 seperti sekarang. Di beberapa daerah di Jateng masyarakat sudah menerapkan program Jogo Tonggo untuk menjaga masyarakat di bidang kesehatan, sosial, keamanan, ekonomi, dan sebagainya. 

"Jogo Tonggo tidak hanya upaya penanganan COVID-19, namun juga merupakan bentuk mengembalikan ruh gotong royong dan saling membantu satu sama lain sebagai budaya asli bangsa Indonesia. Dalam Jogo Tonggo terdiri dari tenaga medis, Linmas, dari Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat. GP Ansor bisa bergabung di Jogo Tonggo sehingga program-programnya dapat lebih optimal," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu