Follow Us :              

Taj Yasin Usulkan Pelaku Usaha Pakai Aplikasi Layanan Antar

  25 January 2021  |   11:00:00  |   dibaca : 463 
Kategori :
Bagikan :


Taj Yasin Usulkan Pelaku Usaha Pakai Aplikasi Layanan Antar

25 January 2021 | 11:00:00 | dibaca : 463
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengusulkan pelaku usaha di bidang kuliner menggunakan aplikasi layanan antar makanan. 

Hal itu untuk menyiasati pembatasan jam operasional usaha dan meminimalisir adanya kerumunan di tempat makan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid II pada 26 Januari 2021 hingga 8 Februari mendatang.

"Jadi keluhan mereka tidak bisa berjualan karena adanya batasan jam operasional usaha, bisa disiasati dengan pelayanan secara online,” terang Taj Yasin usai rapat penanganan COVID-19 di Kantor Gubernur Jateng, Senin (25/1/2021). 

Penggunaan aplikasi layanan antar makanan, diharapkan mampu menstimulus dan menarik minat pembeli.

“Kita dorong para pedagang untuk mendaftar di aplikasi jasa antar makanan, bisa juga take away (dibungkus)," tambah Taj Yasin.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Jawa Tengah Ema Rachmawati merespons positif adanya usulan tersebut.

"Usulan ini bagus, Dinas Koperasi mendukung dan siap berkoordinasi dengan para penyedia jasa antar makanan yang sudah ada," kata Ema saat dihubungi Selasa (26/1/2021).


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengusulkan pelaku usaha di bidang kuliner menggunakan aplikasi layanan antar makanan. 

Hal itu untuk menyiasati pembatasan jam operasional usaha dan meminimalisir adanya kerumunan di tempat makan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid II pada 26 Januari 2021 hingga 8 Februari mendatang.

"Jadi keluhan mereka tidak bisa berjualan karena adanya batasan jam operasional usaha, bisa disiasati dengan pelayanan secara online,” terang Taj Yasin usai rapat penanganan COVID-19 di Kantor Gubernur Jateng, Senin (25/1/2021). 

Penggunaan aplikasi layanan antar makanan, diharapkan mampu menstimulus dan menarik minat pembeli.

“Kita dorong para pedagang untuk mendaftar di aplikasi jasa antar makanan, bisa juga take away (dibungkus)," tambah Taj Yasin.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Jawa Tengah Ema Rachmawati merespons positif adanya usulan tersebut.

"Usulan ini bagus, Dinas Koperasi mendukung dan siap berkoordinasi dengan para penyedia jasa antar makanan yang sudah ada," kata Ema saat dihubungi Selasa (26/1/2021).


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu