Follow Us :              

Suguhkan Berbagai Macam Kuliner, Gubernur Borong Roti Bakar hingga Pecel Madiun di Pasar Takjil Ramadan 2026

  09 March 2026  |   17:00:00  |   dibaca : 51 
Kategori :
Bagikan :


Suguhkan Berbagai Macam Kuliner, Gubernur Borong Roti Bakar hingga Pecel Madiun di Pasar Takjil Ramadan 2026

09 March 2026 | 17:00:00 | dibaca : 51
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., membuka gelaran Pasar Takjil Ramadan 2026 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan ini menyuguhkan kuliner dari berbagi daerah yang dihadirkan oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Saat berkeliling meninjau sejumlah gerai, Gubernur membeli beberapa jajanan, seperti roti bakar, pecel Madiun, sate, dan dimsum. Ia juga menyapa penjual serta berbincang dengan pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana pasar takjil ramai dipenuhi oleh masyarakat yang berburu makanan untuk berbuka puasa. Bahkan, beberapa gerai terlihat dipadati antrean pembeli.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, kegiatan Pasar Takjil Ramadan 2026 menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli.

“Pasar takjil ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, sekaligus bertemu langsung dengan konsumen,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya transaksi UMKM, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga seterusnya.

“Harapannya transaksi tidak hanya terjadi selama kegiatan ini, tetapi juga bisa terus berlanjut setelah Ramadan,” kata Sekda.

Ketua DPW APJI Jawa Tengah,  Berty Dyah Rahmana, mengatakan, Pasar Takjil Ramadan digelar selama tiga hari, mulai dari tanggal 9–11 Maret 2026 pukul 15.00–21.00 WIB.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang melihat-lihat, tetapi juga ikut membeli dan mendukung produk UMKM yang ada di sini,” ujarnya.

Selain menghadirkan berbagai kuliner, kegiatan ini juga menyediakan sejumlah layanan bagi masyarakat, seperti cukur rambut gratis dan layanan kesehatan.

Salah seorang mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), sintam mengaku senang dengan adanya gelaran pasar takjil karena lokasinya dekat dengan kampus.

“Senang karena dekat dari kampus. Jadi kalau habis kuliah bisa langsung mampir beli takjil. Kulinernya juga macam-macam,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan serupa bisa kembali digelar lebih meriah pada Ramadan tahun depan.

“Semoga tahun depan juga ada lagi dan jajanannya bisa lebih banyak dan lebih seru,” katanya.


Bagikan :

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., membuka gelaran Pasar Takjil Ramadan 2026 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan ini menyuguhkan kuliner dari berbagi daerah yang dihadirkan oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Saat berkeliling meninjau sejumlah gerai, Gubernur membeli beberapa jajanan, seperti roti bakar, pecel Madiun, sate, dan dimsum. Ia juga menyapa penjual serta berbincang dengan pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana pasar takjil ramai dipenuhi oleh masyarakat yang berburu makanan untuk berbuka puasa. Bahkan, beberapa gerai terlihat dipadati antrean pembeli.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, kegiatan Pasar Takjil Ramadan 2026 menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli.

“Pasar takjil ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, sekaligus bertemu langsung dengan konsumen,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya transaksi UMKM, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga seterusnya.

“Harapannya transaksi tidak hanya terjadi selama kegiatan ini, tetapi juga bisa terus berlanjut setelah Ramadan,” kata Sekda.

Ketua DPW APJI Jawa Tengah,  Berty Dyah Rahmana, mengatakan, Pasar Takjil Ramadan digelar selama tiga hari, mulai dari tanggal 9–11 Maret 2026 pukul 15.00–21.00 WIB.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang melihat-lihat, tetapi juga ikut membeli dan mendukung produk UMKM yang ada di sini,” ujarnya.

Selain menghadirkan berbagai kuliner, kegiatan ini juga menyediakan sejumlah layanan bagi masyarakat, seperti cukur rambut gratis dan layanan kesehatan.

Salah seorang mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), sintam mengaku senang dengan adanya gelaran pasar takjil karena lokasinya dekat dengan kampus.

“Senang karena dekat dari kampus. Jadi kalau habis kuliah bisa langsung mampir beli takjil. Kulinernya juga macam-macam,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan serupa bisa kembali digelar lebih meriah pada Ramadan tahun depan.

“Semoga tahun depan juga ada lagi dan jajanannya bisa lebih banyak dan lebih seru,” katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu