Follow Us :              

Jadi Dewan Pembina Esports Indonesia (ESI) Jateng, Ganjar : Kalau Hanya Titel Saja, Tidak Usah

  07 April 2021  |   12:00:00  |   dibaca : 1159 
Kategori :
Bagikan :


Jadi Dewan Pembina Esports Indonesia (ESI) Jateng, Ganjar : Kalau Hanya Titel Saja, Tidak Usah

07 April 2021 | 12:00:00 | dibaca : 1159
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diangkat sebagai dewan pembina Esports Indonesia (ESI) Jawa Tengah. Ia dinilai mampu membimbing Esports Jateng menjadi cabang olahraga yang berprestasi. 

Hal itu disampaikan Ketua Harian ESI Jateng, Evandra Subagyo secara langsung kepada Ganjar, saat melakukan audiensi di Kantor Gubernur, Rabu (7/4/2021). 

Ganjar yang memang memperhatikan pengembangan Esports dan beberapa kali menggelar turnamen Esports menerima tugas itu. Bahkan, pengurus ESI Jateng dibuat terkejut karena saat itu juga, Ganjar memberikan saran dan masukan dalam pengembangan Esports di Jawa Tengah. 

"Saya mau jadi pembina, asal kalian mau dibina. Kalau hanya titel saja, tidak usah," kata Ganjar. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan, bahwa Esports sedang digandrungi anak-anak muda. Ia meminta, ESI Jateng membuat banyak perlombaan untuk menampung bakat-bakat Esports di Jawa Tengah. 

Selain itu, Ganjar juga menyampaikan pentingnya klasifikasi ranking para pemainnya. Sebab selama ini, belum ada klasifikasi, sehingga saat lomba masih kerap terjadi ada pemain level bawah yang bertanding dengan pemain level profesional. Bahkan, Ganjar juga mengusulkan adanya sertifikasi pemain. 

"Termasuk sertifikasi atlet, itu juga penting dilakukan, kalau ini mau dikembangkan secara profesional. Perbanyak lomba-lomba, agar anak-anak itu mendapat ruang untuk bertanding," tegasnya. 

Di sisi lain, ESI Jateng juga diminta bisa mengantisipasi dampak buruk yang mungkin timbul, misalnya kecanduan game. Kejadian anak meninggal akibat kecanduan game di daerah lain, diharapkan tidak sampai terjadi di Jawa Tengah. 

"Sosialisasi tentang keamanan bermain game. Kalau bermain jangan terlalu lama sampai lupa waktu. Dan yang tidak kalah penting juga, mengajarkan pada anak-anak tentang sosialisasi dengan sesama. Tidak boleh asyik dengan game, kemudian lupa bergaul dengan teman-temannya," pungkasnya. 

Ketua Harian ESI Jateng, Evandra Subagyo mengaku takjub dengan saran dan masukan Ganjar. Ia ternyata sangat memahami olah raga Esports bahkan sampai hal-hal yang teknis. 

"Saya tidak menyangka, Pak Ganjar melihat Esports sudah cukup jauh. Saya kira akan ada banyak pertanyaan tentang Esports, ternyata malah memberikan masukan ide dan contoh-contoh konkret yang terjadi," katanya. 

Maka tidak salah, lanjutnya, bila ESI Jateng menunjuk Ganjar sebagai dewan pembina. Selain sebagai gubernur, ia juga sangat memiki perhatian pada olahraga baru ini. 

"Pak Ganjar bukan hanya sekedar memiliki titel pembina saja, atau bukan hanya mendapat penghormatan saja, tapi benar-benar membina kami. Semoga ini awal yang baik menjadikan Esport Jateng berkembang dan nantinya akan muncul atlet-atlet Esports yang mengharumkan nama bangsa," terangnya. 

Secara kepengurusan lanjut Evandra, ESI Jateng telah resmi terbentuk mulai level Provinsi sampai Kabupaten/Kota. Saat ini pengurus sudah dilantik dan ESI Jateng juga telah menggelar dua turnamen besar di awal tahun lalu, yakni PUBG dan Mobile Legend. 

"Ke depan, selain membuat banyak event, sesuai arahan Pak Gubernur, kami akan merapikan struktur, membuat klasifikasi antar pemain dan lainnya. Dengan klasifikasi yang benar, maka pemetaan atlet lebih mudah dilakukan. Semoga ke depan bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diangkat sebagai dewan pembina Esports Indonesia (ESI) Jawa Tengah. Ia dinilai mampu membimbing Esports Jateng menjadi cabang olahraga yang berprestasi. 

Hal itu disampaikan Ketua Harian ESI Jateng, Evandra Subagyo secara langsung kepada Ganjar, saat melakukan audiensi di Kantor Gubernur, Rabu (7/4/2021). 

Ganjar yang memang memperhatikan pengembangan Esports dan beberapa kali menggelar turnamen Esports menerima tugas itu. Bahkan, pengurus ESI Jateng dibuat terkejut karena saat itu juga, Ganjar memberikan saran dan masukan dalam pengembangan Esports di Jawa Tengah. 

"Saya mau jadi pembina, asal kalian mau dibina. Kalau hanya titel saja, tidak usah," kata Ganjar. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan, bahwa Esports sedang digandrungi anak-anak muda. Ia meminta, ESI Jateng membuat banyak perlombaan untuk menampung bakat-bakat Esports di Jawa Tengah. 

Selain itu, Ganjar juga menyampaikan pentingnya klasifikasi ranking para pemainnya. Sebab selama ini, belum ada klasifikasi, sehingga saat lomba masih kerap terjadi ada pemain level bawah yang bertanding dengan pemain level profesional. Bahkan, Ganjar juga mengusulkan adanya sertifikasi pemain. 

"Termasuk sertifikasi atlet, itu juga penting dilakukan, kalau ini mau dikembangkan secara profesional. Perbanyak lomba-lomba, agar anak-anak itu mendapat ruang untuk bertanding," tegasnya. 

Di sisi lain, ESI Jateng juga diminta bisa mengantisipasi dampak buruk yang mungkin timbul, misalnya kecanduan game. Kejadian anak meninggal akibat kecanduan game di daerah lain, diharapkan tidak sampai terjadi di Jawa Tengah. 

"Sosialisasi tentang keamanan bermain game. Kalau bermain jangan terlalu lama sampai lupa waktu. Dan yang tidak kalah penting juga, mengajarkan pada anak-anak tentang sosialisasi dengan sesama. Tidak boleh asyik dengan game, kemudian lupa bergaul dengan teman-temannya," pungkasnya. 

Ketua Harian ESI Jateng, Evandra Subagyo mengaku takjub dengan saran dan masukan Ganjar. Ia ternyata sangat memahami olah raga Esports bahkan sampai hal-hal yang teknis. 

"Saya tidak menyangka, Pak Ganjar melihat Esports sudah cukup jauh. Saya kira akan ada banyak pertanyaan tentang Esports, ternyata malah memberikan masukan ide dan contoh-contoh konkret yang terjadi," katanya. 

Maka tidak salah, lanjutnya, bila ESI Jateng menunjuk Ganjar sebagai dewan pembina. Selain sebagai gubernur, ia juga sangat memiki perhatian pada olahraga baru ini. 

"Pak Ganjar bukan hanya sekedar memiliki titel pembina saja, atau bukan hanya mendapat penghormatan saja, tapi benar-benar membina kami. Semoga ini awal yang baik menjadikan Esport Jateng berkembang dan nantinya akan muncul atlet-atlet Esports yang mengharumkan nama bangsa," terangnya. 

Secara kepengurusan lanjut Evandra, ESI Jateng telah resmi terbentuk mulai level Provinsi sampai Kabupaten/Kota. Saat ini pengurus sudah dilantik dan ESI Jateng juga telah menggelar dua turnamen besar di awal tahun lalu, yakni PUBG dan Mobile Legend. 

"Ke depan, selain membuat banyak event, sesuai arahan Pak Gubernur, kami akan merapikan struktur, membuat klasifikasi antar pemain dan lainnya. Dengan klasifikasi yang benar, maka pemetaan atlet lebih mudah dilakukan. Semoga ke depan bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu