Follow Us :              

Bagikan Bubur Gratis Bagi Pasien Isoman, Pemilik Warung di Semarang Tuai Pujian Ganjar

  26 July 2021  |   07:00:00  |   dibaca : 612 
Kategori :
Bagikan :


Bagikan Bubur Gratis Bagi Pasien Isoman, Pemilik Warung di Semarang Tuai Pujian Ganjar

26 July 2021 | 07:00:00 | dibaca : 612
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG -Aksi kepedulian warung Bubur Ayam Legenda pada pasien isoman mengundang simpati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di sela kegiatan bersepeda Senin (26/7/2021) pagi, Ganjar  mampir ke warung di Jalan Brigjend Sudiarto, Majapahit, Kota Semarang ini. 

Saat tiba di warung, Ganjar melihat pemilik dan karyawan sedang melayani pembeli yang pesan melalui layanan ojek online. Ganjar yang penasaran langsung mendekat, 

"Ini sedang melayani pesanan buat warga yang positif Covid-19?" tanya Ganjar. 

"Iya, Pak. Ini ada yang pesan lewat ojek online, ini gratis tinggal nanti pemesan bayar jasa kurir ke ojek online-nya," jawab karyawan warung. 

Masih terkesan dengan kesibukan warung ini menyiapkan bubur gratis, seorang pria mendatangi Ganjar. Pria ini adalah pemilik warung, Romeo Julianto Sirait. Pada Ganjar, ia menjelaskan latar belakang aksi berbagi bubur gratis kepada warga positif Covid-19 ini. 

"Awalnya lihat berita banyak yang meninggal waktu isoman. Terus saya kepikiran kalau orang sakit itu makan bubur kan enak karena lembut. Untuk itu saya coba kasih," ujar Romeo kepada Ganjar. 

Romeo mengaku aksi ini sudah berjalan sejak 9 Juli lalu. Setiap hari ia bisa melayani sekitar 200 porsi bubur gratis. Varian bubur yang disediakan beragam dari bubur ayam-telur hingga bubur sapi telur asin. 

Pasien isoman hanya perlu memesan lewat WhatsApp dengan melampirkan foto hasil tes Swab PCR atau Swab Antigen. Setelah itu mereka akan langsung  mendapat nomor antrean untuk mengambil pesanan dengan jasa kurir ojek online.  

"Awal saya sebar informasi itu langsung ada ribuan yang pesan. Satu hari bisa sampai 200 porsi yang saya bagikan gratis. Sekarang yang beli juga masih ada tetapi lebih banyak yang gratis," katanya. 

"Dengan aksi itu terus bisnismu bagaimana, tidak takut rugi?" tanya  Ganjar penasaran. 

Jawaban Romeo semakin membuat Ganjar terkesan, menurutnya meskipun tidak menguntungkan ia sudah memantapkan hati terus  melanjutkan aksi sosial ini. Bahkan saat ini bubur gratis bukan hanya bagi pasien isoman, tetapi juga  warga lain yang kesulitan untuk makan. 

"Awalnya tekor, Pak. Tapi karena banyak yang pesan jadi tetap melayani (gratisan). Malah ini banyak juga yang titip makanan atau minuman ke saya untuk dibagikan," kata Romeo. 

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Ganjar kemudian membeli bubur dalam jumlah banyak. 

"Ini menarik. Saya juga mau beli buat sarapan sama teman-teman gowes. Sekalian pesan buat teman-teman di call center Covid-19," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG -Aksi kepedulian warung Bubur Ayam Legenda pada pasien isoman mengundang simpati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di sela kegiatan bersepeda Senin (26/7/2021) pagi, Ganjar  mampir ke warung di Jalan Brigjend Sudiarto, Majapahit, Kota Semarang ini. 

Saat tiba di warung, Ganjar melihat pemilik dan karyawan sedang melayani pembeli yang pesan melalui layanan ojek online. Ganjar yang penasaran langsung mendekat, 

"Ini sedang melayani pesanan buat warga yang positif Covid-19?" tanya Ganjar. 

"Iya, Pak. Ini ada yang pesan lewat ojek online, ini gratis tinggal nanti pemesan bayar jasa kurir ke ojek online-nya," jawab karyawan warung. 

Masih terkesan dengan kesibukan warung ini menyiapkan bubur gratis, seorang pria mendatangi Ganjar. Pria ini adalah pemilik warung, Romeo Julianto Sirait. Pada Ganjar, ia menjelaskan latar belakang aksi berbagi bubur gratis kepada warga positif Covid-19 ini. 

"Awalnya lihat berita banyak yang meninggal waktu isoman. Terus saya kepikiran kalau orang sakit itu makan bubur kan enak karena lembut. Untuk itu saya coba kasih," ujar Romeo kepada Ganjar. 

Romeo mengaku aksi ini sudah berjalan sejak 9 Juli lalu. Setiap hari ia bisa melayani sekitar 200 porsi bubur gratis. Varian bubur yang disediakan beragam dari bubur ayam-telur hingga bubur sapi telur asin. 

Pasien isoman hanya perlu memesan lewat WhatsApp dengan melampirkan foto hasil tes Swab PCR atau Swab Antigen. Setelah itu mereka akan langsung  mendapat nomor antrean untuk mengambil pesanan dengan jasa kurir ojek online.  

"Awal saya sebar informasi itu langsung ada ribuan yang pesan. Satu hari bisa sampai 200 porsi yang saya bagikan gratis. Sekarang yang beli juga masih ada tetapi lebih banyak yang gratis," katanya. 

"Dengan aksi itu terus bisnismu bagaimana, tidak takut rugi?" tanya  Ganjar penasaran. 

Jawaban Romeo semakin membuat Ganjar terkesan, menurutnya meskipun tidak menguntungkan ia sudah memantapkan hati terus  melanjutkan aksi sosial ini. Bahkan saat ini bubur gratis bukan hanya bagi pasien isoman, tetapi juga  warga lain yang kesulitan untuk makan. 

"Awalnya tekor, Pak. Tapi karena banyak yang pesan jadi tetap melayani (gratisan). Malah ini banyak juga yang titip makanan atau minuman ke saya untuk dibagikan," kata Romeo. 

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Ganjar kemudian membeli bubur dalam jumlah banyak. 

"Ini menarik. Saya juga mau beli buat sarapan sama teman-teman gowes. Sekalian pesan buat teman-teman di call center Covid-19," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu