Follow Us :              

Peringati Hari Pahlawan, Taj Yasin Bangkitkan Semangat Atasi Kemiskinan

  10 November 2021  |   08:00:00  |   dibaca : 582 
Kategori :
Bagikan :


Peringati Hari Pahlawan, Taj Yasin Bangkitkan Semangat Atasi Kemiskinan

10 November 2021 | 08:00:00 | dibaca : 582
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Semangat, tekad dan keyakinan para pahlawan merebut kemerdekaan harus jadi inspirasi penerus bangsa. Musuh bangsa Indonesia terberat saat ini yang harus dilawan bersama adalah kemiskinan dan kebodohan dalam arti luas. 

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menandaskan, setiap peringatan Hari Pahlawan, masyarakat Indonesia selalu diingatkan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini bukanlah hadiah penjajah. Kemerdekaan diperoleh karena kerja keras dan kegigihan para pahlawan. 

"Kemerdekaan kita adalah (hasil) kerja keras para pahlawan kita. Maka, kalau kita mau bangkit, baik dari kemiskinan, kebodohan, maupun (kondisi) saat ini yang kita hadapi, yaitu pandemi Covid - 19, maka kita harus berjuang," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan tingkat Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Gubernur, Rabu (10/11/2021).

Dia yakin, bangsa Indonesia punya potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan, kebodohan dan pandemi covid-19. Tetapi meskipun begitu, kemauan komponen bangsalah yang menjadi penentu keberhasilannya. 

Dia menilai, jejak perjuangan yang ditinggalkan para pahlawan, semestinya menjadi inspirasi bagi generasi sekarang. 

"Tapi saya yakin bahwa norma-norma, pendidikan para pahlawan memberikan dampak kepada kita, bahwa kita akan melakukan itu, sebagaimana para pahlawan mengusir penjajah," tutur dia. 

Lewat Peringatan Hari Pahlawan, Wagub Jateng mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan dengan cara bahu membahu berkontribusinya bagi bagi bangsa, sesuai kemampuan dan profesinya. 

Bagi dia, setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan komunitasnya. 

Usai upacara di halaman Kantor Gubernur, Wagub mengikuti Upacara Ziarah Nasional dalam rangka peringatan ke-76 Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang. Selesai Ziarah Nasional acara dilanjutkan dengan tabur bunga untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur.


Bagikan :

SEMARANG - Semangat, tekad dan keyakinan para pahlawan merebut kemerdekaan harus jadi inspirasi penerus bangsa. Musuh bangsa Indonesia terberat saat ini yang harus dilawan bersama adalah kemiskinan dan kebodohan dalam arti luas. 

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menandaskan, setiap peringatan Hari Pahlawan, masyarakat Indonesia selalu diingatkan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini bukanlah hadiah penjajah. Kemerdekaan diperoleh karena kerja keras dan kegigihan para pahlawan. 

"Kemerdekaan kita adalah (hasil) kerja keras para pahlawan kita. Maka, kalau kita mau bangkit, baik dari kemiskinan, kebodohan, maupun (kondisi) saat ini yang kita hadapi, yaitu pandemi Covid - 19, maka kita harus berjuang," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan tingkat Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Gubernur, Rabu (10/11/2021).

Dia yakin, bangsa Indonesia punya potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan, kebodohan dan pandemi covid-19. Tetapi meskipun begitu, kemauan komponen bangsalah yang menjadi penentu keberhasilannya. 

Dia menilai, jejak perjuangan yang ditinggalkan para pahlawan, semestinya menjadi inspirasi bagi generasi sekarang. 

"Tapi saya yakin bahwa norma-norma, pendidikan para pahlawan memberikan dampak kepada kita, bahwa kita akan melakukan itu, sebagaimana para pahlawan mengusir penjajah," tutur dia. 

Lewat Peringatan Hari Pahlawan, Wagub Jateng mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan dengan cara bahu membahu berkontribusinya bagi bagi bangsa, sesuai kemampuan dan profesinya. 

Bagi dia, setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan komunitasnya. 

Usai upacara di halaman Kantor Gubernur, Wagub mengikuti Upacara Ziarah Nasional dalam rangka peringatan ke-76 Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang. Selesai Ziarah Nasional acara dilanjutkan dengan tabur bunga untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu