Follow Us :              

Bahagia Sekali, Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sultra Ditemui Taj Yasin dan Videocall Ganjar

  14 November 2021  |   13:00:00  |   dibaca : 486 
Kategori :
Bagikan :


Bahagia Sekali, Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sultra Ditemui Taj Yasin dan Videocall Ganjar

14 November 2021 | 13:00:00 | dibaca : 486
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

KENDARI - Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sulawesi Tenggara (Sultra) bahagia saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyempatkan diri menemui mereka Kendari. 

Tidak hanya itu, Taj Yasin juga menghubungkan Paguyuban Masyarakat Jateng di Sultra dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melalui Videocall. 

Melalui videocall, Masibun, ketua Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sultra, pada Ganjar mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan Wagub Jateng. Dia berharap agar suatu saat juga bisa dapat bertemu langsung dengan Gubernur di Jateng. 

"(Saya) Masibun Pak, alhamdulillah hari ini bisa silaturhami dengan Pak Wagub, maturnuwun ini Pak," kata Masibun, mengawali perbincangannya dengan Ganjar, Minggu (14/11/2021). 

Masibun menambahkan, jika dirinya sudah beberapa kali ditanya oleh masyarakat asal Jawa Tengah terkait kapan didatangi oleh pemimpin-pemimpin Jawa Tengah. 

"Sampun ditenggo teng ngriki (sudah ditunggu di sini). Kalawingi, nalika wayangan kulo sampun ditakoni Pak, ramane dewe arep rene kapan ya? Sampun ditunggu-tunggu (kemarin saat wayangan, saya sudah ditanya pak, bapaknya kita datang ke sini? Sudah ditunggu-tunggu)," tambah Masibun. 

Menanggapi hal tersebut, Ganjar menitip salam kepada seluruh anggota Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sulawesi Tenggara. Dia juga mengatakan akan berupaya menemui mereka jika ada kesempatan. 

"Nek Kalih kulo gampang, sing penting kalih Gus Yasin ben didongani (Kalau sama saya gampang. Yang penting, sama Gus Yasin biar didoakan). Sekarang sama Gus Yasin dulu, nanti saya ke sana," kelakar Ganjar diikuti tawa seluruh anggota paguyuban. 

Usai Videocall, Taj Yasin memberikan pesan kepada anggota Paguyuban agar tetap menjaga kerukunan. Dia menjelaskan bahwa salah satu slogan yang digunakan saat ini adalah Jawa Tengah Gayeng. 

"Jadi kita minta agar masyarakat tetap menjaga kerukunan. Di bawah naungan NKRI, artinya bukan hanya Jawa saja, tapi dengan seluruh masyarakat Indonesia. Kalau Gayeng itu adalah Ganjar Yasin Untuk Jateng, itu dulu plesetan kami," kata Taj Yasin sembari bercanda kepada anggota paguyuban. 

Taj Yasin mengapresiasi semangat kekompakan Paguyuban Kerukunan Masyarakat Jateng. Dia mengatakan, bukan hanya di Sulawesi Tenggara saja, bahkan di seluruh Provinsi di Indonesia. Menurutnya, hal itu yang harus terus dijaga. 

Dia memastikan akan segera menyampaikan salam dan kerinduan anggota paguyuban tersebut kepada Ganjar. 

"Kemarin waktu saya mau ke sini, mampir di Jakarta ketemu beliau. Saya ditunjuk untuk mewakili datang kemari (Kendari). Nanti setelah sampai di Semarang akan saya sampaikan salam njenengan (anda) semua ke beliau," tutupnya.


Bagikan :

KENDARI - Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sulawesi Tenggara (Sultra) bahagia saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyempatkan diri menemui mereka Kendari. 

Tidak hanya itu, Taj Yasin juga menghubungkan Paguyuban Masyarakat Jateng di Sultra dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melalui Videocall. 

Melalui videocall, Masibun, ketua Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sultra, pada Ganjar mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan Wagub Jateng. Dia berharap agar suatu saat juga bisa dapat bertemu langsung dengan Gubernur di Jateng. 

"(Saya) Masibun Pak, alhamdulillah hari ini bisa silaturhami dengan Pak Wagub, maturnuwun ini Pak," kata Masibun, mengawali perbincangannya dengan Ganjar, Minggu (14/11/2021). 

Masibun menambahkan, jika dirinya sudah beberapa kali ditanya oleh masyarakat asal Jawa Tengah terkait kapan didatangi oleh pemimpin-pemimpin Jawa Tengah. 

"Sampun ditenggo teng ngriki (sudah ditunggu di sini). Kalawingi, nalika wayangan kulo sampun ditakoni Pak, ramane dewe arep rene kapan ya? Sampun ditunggu-tunggu (kemarin saat wayangan, saya sudah ditanya pak, bapaknya kita datang ke sini? Sudah ditunggu-tunggu)," tambah Masibun. 

Menanggapi hal tersebut, Ganjar menitip salam kepada seluruh anggota Paguyuban Kerukunan Jawa Tengah di Sulawesi Tenggara. Dia juga mengatakan akan berupaya menemui mereka jika ada kesempatan. 

"Nek Kalih kulo gampang, sing penting kalih Gus Yasin ben didongani (Kalau sama saya gampang. Yang penting, sama Gus Yasin biar didoakan). Sekarang sama Gus Yasin dulu, nanti saya ke sana," kelakar Ganjar diikuti tawa seluruh anggota paguyuban. 

Usai Videocall, Taj Yasin memberikan pesan kepada anggota Paguyuban agar tetap menjaga kerukunan. Dia menjelaskan bahwa salah satu slogan yang digunakan saat ini adalah Jawa Tengah Gayeng. 

"Jadi kita minta agar masyarakat tetap menjaga kerukunan. Di bawah naungan NKRI, artinya bukan hanya Jawa saja, tapi dengan seluruh masyarakat Indonesia. Kalau Gayeng itu adalah Ganjar Yasin Untuk Jateng, itu dulu plesetan kami," kata Taj Yasin sembari bercanda kepada anggota paguyuban. 

Taj Yasin mengapresiasi semangat kekompakan Paguyuban Kerukunan Masyarakat Jateng. Dia mengatakan, bukan hanya di Sulawesi Tenggara saja, bahkan di seluruh Provinsi di Indonesia. Menurutnya, hal itu yang harus terus dijaga. 

Dia memastikan akan segera menyampaikan salam dan kerinduan anggota paguyuban tersebut kepada Ganjar. 

"Kemarin waktu saya mau ke sini, mampir di Jakarta ketemu beliau. Saya ditunjuk untuk mewakili datang kemari (Kendari). Nanti setelah sampai di Semarang akan saya sampaikan salam njenengan (anda) semua ke beliau," tutupnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu