Follow Us :              

Cegah Varian Omicron Masuk Jateng, Ganjar Minta Nataru Rayakan di Rumah Saja

  22 December 2021  |   10:00:00  |   dibaca : 210 
Kategori :
Bagikan :


Cegah Varian Omicron Masuk Jateng, Ganjar Minta Nataru Rayakan di Rumah Saja

22 December 2021 | 10:00:00 | dibaca : 210
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pihaknya terus melakukan sampling dengan Whole Genome Sequence untuk mendeteksi varian Omicron di wilayahnya. Sampai hari ini, tidak ditemukan kasus varian Omicron yang terkonfirmasi. 

Hal itu disampaikan Gubernur usai menjadi narasumber dalam acara Dialog Spesial bertema “Sinergitas Pemerintah, TNI, Polri Jelang Nataru”, di Cafe Wiratama, Pudakpayung, Semarang, Rabu (22/12). 

Gubernur mengatakan, pemerintah pusat memprediksi sekitar 4,8 juta orang akan bergerak ke Jawa Tengah. Padahal, kasus terkonfirmasi dengan varian Omicron saat ini jumlahnya bertambah. 

“Makanya kita mesti hati-hati dan itu yang mau masuk ke Jawa Tengah juga kita cek,” katanya. 

Maka selama libur Natal dan Tahun Baru, Gubernur meminta agar warganya tetap berada di rumah masing-masing. Termasuk pada umat Kristiani yang akan merayakan Natal, mereka juga diminta agar beribadah dari tempat masing-masing. 

“Libur natal dan libur tahun baru, kita di rumah masing-masing, itu cukup bisa membantu,” himbaunya. 

Rasa bosan yang dialami warga karena berbagai aturan demi mencegah penyebaran Covid-19, Gubernur mengaku bisa memahaminya. Namun karena ancaman virus ini belum berakhir, dia meminta semua masyarakat Jawa Tengah agar tetap bersabar dengan tetap disiplim menerapkan protokol kesehatan. 

"Kita sudah dua tahun ini selalu pakai masker, kita minta jangan bosan, tahan ya. Dan (karena) biasanya setiap libur panjang grafiknya naik. Yuk kita jaga (protokol kesehatan). Tapi tidak lama kok,” ujarnya. 

Terkait kemunculan varian Omicron di Indonesia, Gubernur memastikan pihaknya terus berusaha mengantisipasi dengan lebih mengintensifkan pengambilan sample terkonfirmasi dan diuji dengan Whole Genome Sequencing. 

Alhamdulillah dari perangkat yang kita miliki, sampai hari ini di Jawa Tengah belum ditemukan (Omicron). Tapi kita mesti waspada,” katanya. 

Kewaspadaan ini sangat penting untuk menjaga tren penyebaran kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang sudah semakin membaik. Berdasar peta zonasi risiko, hampir seluruh wilayah Jawa Tengah masuk kategori rendah.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pihaknya terus melakukan sampling dengan Whole Genome Sequence untuk mendeteksi varian Omicron di wilayahnya. Sampai hari ini, tidak ditemukan kasus varian Omicron yang terkonfirmasi. 

Hal itu disampaikan Gubernur usai menjadi narasumber dalam acara Dialog Spesial bertema “Sinergitas Pemerintah, TNI, Polri Jelang Nataru”, di Cafe Wiratama, Pudakpayung, Semarang, Rabu (22/12). 

Gubernur mengatakan, pemerintah pusat memprediksi sekitar 4,8 juta orang akan bergerak ke Jawa Tengah. Padahal, kasus terkonfirmasi dengan varian Omicron saat ini jumlahnya bertambah. 

“Makanya kita mesti hati-hati dan itu yang mau masuk ke Jawa Tengah juga kita cek,” katanya. 

Maka selama libur Natal dan Tahun Baru, Gubernur meminta agar warganya tetap berada di rumah masing-masing. Termasuk pada umat Kristiani yang akan merayakan Natal, mereka juga diminta agar beribadah dari tempat masing-masing. 

“Libur natal dan libur tahun baru, kita di rumah masing-masing, itu cukup bisa membantu,” himbaunya. 

Rasa bosan yang dialami warga karena berbagai aturan demi mencegah penyebaran Covid-19, Gubernur mengaku bisa memahaminya. Namun karena ancaman virus ini belum berakhir, dia meminta semua masyarakat Jawa Tengah agar tetap bersabar dengan tetap disiplim menerapkan protokol kesehatan. 

"Kita sudah dua tahun ini selalu pakai masker, kita minta jangan bosan, tahan ya. Dan (karena) biasanya setiap libur panjang grafiknya naik. Yuk kita jaga (protokol kesehatan). Tapi tidak lama kok,” ujarnya. 

Terkait kemunculan varian Omicron di Indonesia, Gubernur memastikan pihaknya terus berusaha mengantisipasi dengan lebih mengintensifkan pengambilan sample terkonfirmasi dan diuji dengan Whole Genome Sequencing. 

Alhamdulillah dari perangkat yang kita miliki, sampai hari ini di Jawa Tengah belum ditemukan (Omicron). Tapi kita mesti waspada,” katanya. 

Kewaspadaan ini sangat penting untuk menjaga tren penyebaran kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang sudah semakin membaik. Berdasar peta zonasi risiko, hampir seluruh wilayah Jawa Tengah masuk kategori rendah.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu