Follow Us :              

Gubernur Jateng Pantau Kondisi Relokasi Pasar Johar Pasca Kebakaran

  03 February 2022  |   07:00:00  |   dibaca : 188 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Jateng Pantau Kondisi Relokasi Pasar Johar Pasca Kebakaran

03 February 2022 | 07:00:00 | dibaca : 188
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek kondisi relokasi Pasar Johar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pasca terbakar, Kamis (3/2). Sambil bersepeda, ia mengelilingi blok F pasar tersebut dan menyapa sejumlah pedagang. 

Tampak kebakaran semalam telah melahap habis bagian depan blok F. Los tersebut selama ini, menurut lurah pasar, ditempati para pedagang alat tulis, kertas dan kebutuhan sekolah. 

Beranjak dari sana, Gubernur juga mengecek bagian dalam relokasi Pasar Johar yang diisi para pedagang buah. Mereka terlihat sedang mengumpulkan buah-buah yang selamat dari kobaran api. 

Terkait kabar kejadian kebakaran ini pertamakali diterima Gubernur semalam. Saat itu ia dalam perjalanan kembali dari Rembang. Begitu menerima kabar ini, ia memutuskan langsung menuju lokasi kebakaran untuk memantau proses penanganan musibah tersebut. 

Pagi ini selain melihat kondisi relokasi Pasar Johar, Gubernur  juga menyempatkan diri  meninjau Pasar Johar baru. Gubernur mendapati para pedagang cabai sedang merapikan dagangannya di kios bagian belakang. Kepadanya mereka mengeluhkan tentang kiosnya sudah ditempati beberapa pedagang yang kiosnya terbakar. 

“Yang di sana terbakar, itu sebagian ada yang dagangannya dibawa ke sini. Tapi belum jualan, masih di sana,” tutur salah satu dari mereka. 

Terkait solusi atas persoalan yang timbul akibat musibah kebakaran ini, khususnya skema bantuan bagi pedagang terdampak, Gubernur mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. 

“Saya minta lurahnya untuk menghitung, berapa tempatnya (yang terbakar), kerugiannya berapa,” jelas Gubernur. 

Pada Wali Kota Semarang, Gubernur juga meminta agar bersedia mendorong pedagang yang sudah mendapatkan kios di Pasar Johar untuk segera pindah. 

“Jadi maksud saya yang area (terbakar) ini bisa dipindahkan ke sana, kemudian yang masih aman bisa berjualan. Yang kita pikirkan sekarang agar mereka bisa berjualan lagi,” tandasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek kondisi relokasi Pasar Johar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pasca terbakar, Kamis (3/2). Sambil bersepeda, ia mengelilingi blok F pasar tersebut dan menyapa sejumlah pedagang. 

Tampak kebakaran semalam telah melahap habis bagian depan blok F. Los tersebut selama ini, menurut lurah pasar, ditempati para pedagang alat tulis, kertas dan kebutuhan sekolah. 

Beranjak dari sana, Gubernur juga mengecek bagian dalam relokasi Pasar Johar yang diisi para pedagang buah. Mereka terlihat sedang mengumpulkan buah-buah yang selamat dari kobaran api. 

Terkait kabar kejadian kebakaran ini pertamakali diterima Gubernur semalam. Saat itu ia dalam perjalanan kembali dari Rembang. Begitu menerima kabar ini, ia memutuskan langsung menuju lokasi kebakaran untuk memantau proses penanganan musibah tersebut. 

Pagi ini selain melihat kondisi relokasi Pasar Johar, Gubernur  juga menyempatkan diri  meninjau Pasar Johar baru. Gubernur mendapati para pedagang cabai sedang merapikan dagangannya di kios bagian belakang. Kepadanya mereka mengeluhkan tentang kiosnya sudah ditempati beberapa pedagang yang kiosnya terbakar. 

“Yang di sana terbakar, itu sebagian ada yang dagangannya dibawa ke sini. Tapi belum jualan, masih di sana,” tutur salah satu dari mereka. 

Terkait solusi atas persoalan yang timbul akibat musibah kebakaran ini, khususnya skema bantuan bagi pedagang terdampak, Gubernur mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. 

“Saya minta lurahnya untuk menghitung, berapa tempatnya (yang terbakar), kerugiannya berapa,” jelas Gubernur. 

Pada Wali Kota Semarang, Gubernur juga meminta agar bersedia mendorong pedagang yang sudah mendapatkan kios di Pasar Johar untuk segera pindah. 

“Jadi maksud saya yang area (terbakar) ini bisa dipindahkan ke sana, kemudian yang masih aman bisa berjualan. Yang kita pikirkan sekarang agar mereka bisa berjualan lagi,” tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu