Follow Us :              

Jateng Salurkan Bantuan Rp 500 Juta Lebih untuk Korban Gempa Sumbar

  01 March 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 430 
Kategori :
Bagikan :


Jateng Salurkan Bantuan Rp 500 Juta Lebih untuk Korban Gempa Sumbar

01 March 2022 | 11:00:00 | dibaca : 430
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

SEMARANG - Gempa yang mengguncang Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (25/02/2022) lalu, telah membuat ribuan rumah warga maupun fasilitas umum rusak. Di samping itu, gempa juga merenggut korban jiwa, baik meninggal dunia maupun luka-luka. 

Peristiwa itu menumbuhkan kepedulian warga Jawa Tengah untuk menghimpun bantuan. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bergas C Penanggungan mengatakan bahwa total bantuan yang berhasil dihimpun hingga 28 Februari 2022 sebesar Rp 551.000.000. 

“Diawali dengan rakor bersama dengan dinas terkait, PMI Jateng, Baznas Jateng, Forum BUMD, Forum BUMN, Korpri Jateng, Bank Jateng, dan Yayasan Telogorejo, dapat kami himpun bantuan untuk korban terdampak dan terkumpul barang senilai Rp 351 juta dari forum BPR BKK, Baznas Jateng, Forum Zakat, Yayasan Telogorejo, PT KIW (Kawasan Industri Wijayakusuma), PMI Jateng, BPBD Provinsi Jateng, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” urai Bergas saat memberikan laporan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, saat upacara pelepasan bantuan di Halaman Kantor Gubernur, Selasa (01/03/2022) 

Di samping bantuan dalam bentuk barang, terkumpul pula bantuan dalam bentuk uang senilai Rp 200 juta. Donasi itu berasal dari anggota Korpri, Baznas Jawa Tengah, Bank Jateng, Jateng Peduli dan Forum BUMN. Bantuan barang diangkut menggunakan jalur darat dengan menggunakan sumber daya dari BPBD Pemerintah Kota Semarang dan BPBD Kabupaten Demak. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan, bantuan yang disalurkan nilainya memang tidak besar. Tetapi, ini menjadi bentuk kepedulian warga Jawa Tengah terhadap warga Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatera Barat yang menjadi korban. 

“Mudah-mudahan yang kecil ini tidak menjadi ukuran, tapi bentuk kepedulian dari teman-teman di Provinsi Jawa Tengah untuk saudara-saudara kita yang ada di Sumatera Barat. Kita tidak bicara masalah suku, agama, ras, dan sebagainya, tapi ini adalah kepedulian sesama warga negara di Indonesia,” ungkapnya. 

Bantuan berupa barang sebagian besar berupa bahan pangan. Selain beras sebanyak 10.000 kg, terdapat kornet, sarden, mi instan, gula pasir, susu formula, dan biskuit. Adapula bantuan obat-obatan, popok bayi, dan baju. 

“Kemarin dari teman-teman BPBD sudah komunikasi dengan sana, apa yang dibutuhkan, karena kita ingin barang-barang yang kita kirim di sana memang bisa bermanfaat di sana. Dan komunikasinya adalah lebih banyak untuk kebutuhan makanan,” beber Sumarno. 

Lebih lanjut, dia mengatakan, seluruh bantuan yang dikirimkan akan di drop di BPBD Provinsi Sumatera Barat terlebih dahulu, baru kemudian didistribusikan di wilayah yang membutuhkan.


Bagikan :

SEMARANG - Gempa yang mengguncang Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (25/02/2022) lalu, telah membuat ribuan rumah warga maupun fasilitas umum rusak. Di samping itu, gempa juga merenggut korban jiwa, baik meninggal dunia maupun luka-luka. 

Peristiwa itu menumbuhkan kepedulian warga Jawa Tengah untuk menghimpun bantuan. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bergas C Penanggungan mengatakan bahwa total bantuan yang berhasil dihimpun hingga 28 Februari 2022 sebesar Rp 551.000.000. 

“Diawali dengan rakor bersama dengan dinas terkait, PMI Jateng, Baznas Jateng, Forum BUMD, Forum BUMN, Korpri Jateng, Bank Jateng, dan Yayasan Telogorejo, dapat kami himpun bantuan untuk korban terdampak dan terkumpul barang senilai Rp 351 juta dari forum BPR BKK, Baznas Jateng, Forum Zakat, Yayasan Telogorejo, PT KIW (Kawasan Industri Wijayakusuma), PMI Jateng, BPBD Provinsi Jateng, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” urai Bergas saat memberikan laporan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, saat upacara pelepasan bantuan di Halaman Kantor Gubernur, Selasa (01/03/2022) 

Di samping bantuan dalam bentuk barang, terkumpul pula bantuan dalam bentuk uang senilai Rp 200 juta. Donasi itu berasal dari anggota Korpri, Baznas Jawa Tengah, Bank Jateng, Jateng Peduli dan Forum BUMN. Bantuan barang diangkut menggunakan jalur darat dengan menggunakan sumber daya dari BPBD Pemerintah Kota Semarang dan BPBD Kabupaten Demak. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan, bantuan yang disalurkan nilainya memang tidak besar. Tetapi, ini menjadi bentuk kepedulian warga Jawa Tengah terhadap warga Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatera Barat yang menjadi korban. 

“Mudah-mudahan yang kecil ini tidak menjadi ukuran, tapi bentuk kepedulian dari teman-teman di Provinsi Jawa Tengah untuk saudara-saudara kita yang ada di Sumatera Barat. Kita tidak bicara masalah suku, agama, ras, dan sebagainya, tapi ini adalah kepedulian sesama warga negara di Indonesia,” ungkapnya. 

Bantuan berupa barang sebagian besar berupa bahan pangan. Selain beras sebanyak 10.000 kg, terdapat kornet, sarden, mi instan, gula pasir, susu formula, dan biskuit. Adapula bantuan obat-obatan, popok bayi, dan baju. 

“Kemarin dari teman-teman BPBD sudah komunikasi dengan sana, apa yang dibutuhkan, karena kita ingin barang-barang yang kita kirim di sana memang bisa bermanfaat di sana. Dan komunikasinya adalah lebih banyak untuk kebutuhan makanan,” beber Sumarno. 

Lebih lanjut, dia mengatakan, seluruh bantuan yang dikirimkan akan di drop di BPBD Provinsi Sumatera Barat terlebih dahulu, baru kemudian didistribusikan di wilayah yang membutuhkan.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu