Follow Us :              

Minta 35 Kabupaten/Kota Ikut Gencarkan Satu OPD Satu Desa Dampingan

  02 March 2022  |   08:00:00  |   dibaca : 478 
Kategori :
Bagikan :


Minta 35 Kabupaten/Kota Ikut Gencarkan Satu OPD Satu Desa Dampingan

02 March 2022 | 08:00:00 | dibaca : 478
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

CILACAP - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin maimoen meminta pemerintah di 35 kabupaten/kota ikut menggencarkan program provinsi "Satu OPD Satu Desa Dampingan". Program yang dicanangkan sejak 2019 itu terus digiatkan guna menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. 

Sejak program ini digelar, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap tahun berhasil melakukan pendampingan pada sekitar 80 desa. Desa-desa tersebut didampingi dan didorong untuk maju melalui pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan. 

"Pemprov Jateng sejak 2019 membuat program Satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Satu Desa Dampingan. Saya melihat OPD kami, tertantang sehingga ada yang (bisa) mendampingi 3, 4 sampai 10 desa. Saya ucapkan terima kasih kepada SKPD kami. Semoga bisa ditiru kabupaten/kota untuk melakukan pendampingan," ucap Wagub saat meninjau pelaksanaan bedah rumah di Kawunganten, Cilacap, Rabu (02/03/2022). 

Wagub mengatakan selain melalui pembangunan infrastruktur, mengentasan kemiskinan juga dilakukan OPD melalui meningkatkan perekonomian. Salah satu caranya mengajak perusahaan dan pelaku ekonomi lainnya untuk bersinergi. 

"Mereka diajak bersama membangun Desa Dampingan. Ada Jambanisasi, pembangunan jalan. Ada juga yang menginisiasi masyarakat Desa Dampingan (untuk) memiliki usaha kontinyu," terangnya. 

Lebih jauh Wagub mengungkapkan rencana pemerintah untuk menggandeng Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) Jawa Tengah untuk meningkatkan program. Dia berharap dengan masuknya Komekraf Jawa Tengah akan ada lebih banyak sudut pandang untuk melihat potensi desa. Sehingga sumber daya manusia (SDM) masyarakat dapat ditingkatkan dengan tujuan peningkatan ekonomi. 

"Kami gandeng Komite Ekonomi Kreatif. Kita kasih (data) Desa Dampingan kami yang jumlahnya ada (sekitar) 80 desa (agar) mereka bisa langsung terjun melihat potensinya apa," pungkasnya.


Bagikan :

CILACAP - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin maimoen meminta pemerintah di 35 kabupaten/kota ikut menggencarkan program provinsi "Satu OPD Satu Desa Dampingan". Program yang dicanangkan sejak 2019 itu terus digiatkan guna menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. 

Sejak program ini digelar, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap tahun berhasil melakukan pendampingan pada sekitar 80 desa. Desa-desa tersebut didampingi dan didorong untuk maju melalui pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan. 

"Pemprov Jateng sejak 2019 membuat program Satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Satu Desa Dampingan. Saya melihat OPD kami, tertantang sehingga ada yang (bisa) mendampingi 3, 4 sampai 10 desa. Saya ucapkan terima kasih kepada SKPD kami. Semoga bisa ditiru kabupaten/kota untuk melakukan pendampingan," ucap Wagub saat meninjau pelaksanaan bedah rumah di Kawunganten, Cilacap, Rabu (02/03/2022). 

Wagub mengatakan selain melalui pembangunan infrastruktur, mengentasan kemiskinan juga dilakukan OPD melalui meningkatkan perekonomian. Salah satu caranya mengajak perusahaan dan pelaku ekonomi lainnya untuk bersinergi. 

"Mereka diajak bersama membangun Desa Dampingan. Ada Jambanisasi, pembangunan jalan. Ada juga yang menginisiasi masyarakat Desa Dampingan (untuk) memiliki usaha kontinyu," terangnya. 

Lebih jauh Wagub mengungkapkan rencana pemerintah untuk menggandeng Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) Jawa Tengah untuk meningkatkan program. Dia berharap dengan masuknya Komekraf Jawa Tengah akan ada lebih banyak sudut pandang untuk melihat potensi desa. Sehingga sumber daya manusia (SDM) masyarakat dapat ditingkatkan dengan tujuan peningkatan ekonomi. 

"Kami gandeng Komite Ekonomi Kreatif. Kita kasih (data) Desa Dampingan kami yang jumlahnya ada (sekitar) 80 desa (agar) mereka bisa langsung terjun melihat potensinya apa," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu