Follow Us :              

FO Ganefo Selesai Agustus, Ganjar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mudik

  18 April 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 434 
Kategori :
Bagikan :


FO Ganefo Selesai Agustus, Ganjar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mudik

18 April 2022 | 11:00:00 | dibaca : 434
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

DEMAK - Gubernur Ganjar Pranowo mulai melakukan pantauan jalur mudik di Jawa Tengah. Sebelum melaksanakan kunjungan kerja ke Grobogan, ia mengecek simpang Pasar Mranggen dan Fly Over Ganefo, Senin (18/4). 

Di jalan depan Pasar Mranggen, arus lalu lintas tampak ramai lancar. Padahal biasanya lokasi tersebut sering terjadi kemacetan karena adanya pasar tumpah sepanjang jalan. 

Gubernur melakukan pengecekan dengan didampingi Kepala Dinas PU, Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah Hanung Triyanto, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Henggar Budi Anggoro. Selain memantau kondisi jalan di Pasar Mranggen, mereka juga mengecek proyek Fly Over Ganefo. 

“Kita pantau daerah yang coba kita mitigasi, potensi kemacetan yang cukup tinggi pertama karena keputusan mudik pasti mesti kita ikuti dengan persiapan daerah, terutama mengatur lalu lintasnya. Dengan Dishub kita sudah mulai cek di jalan semarang Demak,” terangnya. 

Proyek Fly Over Ganefo, kata Ganjar, belum bisa selesai pada Lebaran 2022. Masih ada satu bagian yang belum terpasang. 

“Ini tinggal satu saja (yang belum), pemasangan bentangan baja yang melintasi kereta, dan ini cukup panjang. Rasa-rasanya tidak mungkin kita bereskan sebelum lebaran. Sehingga mungkin akan dipasang setelah lebaran agar lebih lancar,” ujarnya. 

Target penyelesaian proyek Fly Over Ganefo, diperkirakan akan selesai bertepatan dengan hari jadi Jawa Tengah. 

“Target selesai mudah-mudahan Agustus, mau dipaskan sama ultah Jateng dan RI kira-kira,” ucap Ganjar. 

Ganjar mengatakan, jelang Lebaran 2022 pihaknya mulai menyiapkan jalur-jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas. Ganjar juga meminta Dishub Jawa Tengah untuk segera mengujicoba jalur alternatif yang ada. 

“Jelang libur lebaran kita mesti buat rekayasa lalu lintas. Maka tadi juga dibuatkan jalur alternatif, tinggal diujicobakan. (Terkait itu) kita bisa kerjasama dengan pemerintah kabupaten Demak termasuk kepolisian,” tandasnya.


Bagikan :

DEMAK - Gubernur Ganjar Pranowo mulai melakukan pantauan jalur mudik di Jawa Tengah. Sebelum melaksanakan kunjungan kerja ke Grobogan, ia mengecek simpang Pasar Mranggen dan Fly Over Ganefo, Senin (18/4). 

Di jalan depan Pasar Mranggen, arus lalu lintas tampak ramai lancar. Padahal biasanya lokasi tersebut sering terjadi kemacetan karena adanya pasar tumpah sepanjang jalan. 

Gubernur melakukan pengecekan dengan didampingi Kepala Dinas PU, Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah Hanung Triyanto, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Henggar Budi Anggoro. Selain memantau kondisi jalan di Pasar Mranggen, mereka juga mengecek proyek Fly Over Ganefo. 

“Kita pantau daerah yang coba kita mitigasi, potensi kemacetan yang cukup tinggi pertama karena keputusan mudik pasti mesti kita ikuti dengan persiapan daerah, terutama mengatur lalu lintasnya. Dengan Dishub kita sudah mulai cek di jalan semarang Demak,” terangnya. 

Proyek Fly Over Ganefo, kata Ganjar, belum bisa selesai pada Lebaran 2022. Masih ada satu bagian yang belum terpasang. 

“Ini tinggal satu saja (yang belum), pemasangan bentangan baja yang melintasi kereta, dan ini cukup panjang. Rasa-rasanya tidak mungkin kita bereskan sebelum lebaran. Sehingga mungkin akan dipasang setelah lebaran agar lebih lancar,” ujarnya. 

Target penyelesaian proyek Fly Over Ganefo, diperkirakan akan selesai bertepatan dengan hari jadi Jawa Tengah. 

“Target selesai mudah-mudahan Agustus, mau dipaskan sama ultah Jateng dan RI kira-kira,” ucap Ganjar. 

Ganjar mengatakan, jelang Lebaran 2022 pihaknya mulai menyiapkan jalur-jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas. Ganjar juga meminta Dishub Jawa Tengah untuk segera mengujicoba jalur alternatif yang ada. 

“Jelang libur lebaran kita mesti buat rekayasa lalu lintas. Maka tadi juga dibuatkan jalur alternatif, tinggal diujicobakan. (Terkait itu) kita bisa kerjasama dengan pemerintah kabupaten Demak termasuk kepolisian,” tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu