Follow Us :              

Miliki Banyak Kesamaan Fokus, Gubernur Jateng Tawarkan Rotary Indonesia Kerja Sama Program

  20 May 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 129 
Kategori :
Bagikan :


Miliki Banyak Kesamaan Fokus, Gubernur Jateng Tawarkan Rotary Indonesia Kerja Sama Program

20 May 2022 | 10:00:00 | dibaca : 129
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Terkait tawaran Rotary Indonesia (Rotary District 3420) untuk bersinergi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak mereka untuk ikut menyelesaikan berbagai persoalan yang masih terjadi. Pencegahan kawin muda, stunting, dan pendidikan anak, menjadi program yang bisa dilakukan bersama. 

"Rotary punya program yang cukup banyak sebenarnya. Ada kaitan dengan kemanusiaan, pendidikan anak-anak, dan ibu hamil. Menurut saya ini bagus dan bisa kita sinergikan. Maka kalau nanti Rotary tertarik mensinkronkan program dengan pemerintah, kita akan gas pol," kata Ganjar usai menghadiri acara Rotary District 3420 Conference di Hotel PO, Kota Semarang, Jumat (20/5/2022). 

Ganjar menjelaskan jumlah kawin muda masih cukup banyak, terutama selama pandemi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang tua menikahkan anaknya yang masih di bawah umur. Salah satunya adalah masalah kemiskinan. Orang tua berpikir menikahkan anak akan mengurangi beban keluarga. Padahal kawin muda sangat berisiko karena belum siap mental. 

"Tadi saya sampaikan kepada mereka isu-isu terkait dengan perempuan kawin muda yang biasa korbannya adalah perempuan itu (sendiri). Kemudian tentang (ibu hamil yang) kandungannya bermasalah, sampai (tentang) pencegahan stunting. Ternyata Rotary juga sudah melakukan itu," jelasnya. 

Selain masalah tersebut juga ada persoalan pendidikan dan ekonomi. Menurut Ganjar, dalam hal pendidikan juga sangat penting untuk diperhatikan. Misalnya anak-anak putus sekolah dan fasilitas sekolah yang tidak bagus. Ia berharap Rotary bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan hal itu. 

Lebih dari itu, Ganjar juga mengapresiasi langkah Rotary Indonesia yang menggandeng dan mendorong UMKM Indonesia untuk meningkatkan ekonomi. Hal ini sangat berarti besar setelah dua tahun lebih perekonomian terdampak pandemi. Ganjar berharap, ke depan akan lebih banyak UMKM yang didukung baik akses permodalan, pendampingan, dan marketing sehingga skala bisnis bisa berkembang. 

"Di acara Rotary hari ini banyak sekali produk UKM yang di-support. Ada banyak sebenarnya yang bisa dikerjasamakan. Biarlah pengurus yang nanti berkomunikasi dengan pemerintah daerah, merumuskan program yang lebih bisa masuk ke persoalan-persoalan penting yang ada di masyarakat," tandas Ganjar. 

Acara Rotary District 3420 Conference di Kota Semarang itu sendiri diikuti oleh sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia. Turut hadir dalam acara Rotary Internasional President Representative Graeme Woolcott dan District Governor Rotary 3420 Indonesia Cindy Bachtiar.


Bagikan :

SEMARANG - Terkait tawaran Rotary Indonesia (Rotary District 3420) untuk bersinergi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak mereka untuk ikut menyelesaikan berbagai persoalan yang masih terjadi. Pencegahan kawin muda, stunting, dan pendidikan anak, menjadi program yang bisa dilakukan bersama. 

"Rotary punya program yang cukup banyak sebenarnya. Ada kaitan dengan kemanusiaan, pendidikan anak-anak, dan ibu hamil. Menurut saya ini bagus dan bisa kita sinergikan. Maka kalau nanti Rotary tertarik mensinkronkan program dengan pemerintah, kita akan gas pol," kata Ganjar usai menghadiri acara Rotary District 3420 Conference di Hotel PO, Kota Semarang, Jumat (20/5/2022). 

Ganjar menjelaskan jumlah kawin muda masih cukup banyak, terutama selama pandemi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang tua menikahkan anaknya yang masih di bawah umur. Salah satunya adalah masalah kemiskinan. Orang tua berpikir menikahkan anak akan mengurangi beban keluarga. Padahal kawin muda sangat berisiko karena belum siap mental. 

"Tadi saya sampaikan kepada mereka isu-isu terkait dengan perempuan kawin muda yang biasa korbannya adalah perempuan itu (sendiri). Kemudian tentang (ibu hamil yang) kandungannya bermasalah, sampai (tentang) pencegahan stunting. Ternyata Rotary juga sudah melakukan itu," jelasnya. 

Selain masalah tersebut juga ada persoalan pendidikan dan ekonomi. Menurut Ganjar, dalam hal pendidikan juga sangat penting untuk diperhatikan. Misalnya anak-anak putus sekolah dan fasilitas sekolah yang tidak bagus. Ia berharap Rotary bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan hal itu. 

Lebih dari itu, Ganjar juga mengapresiasi langkah Rotary Indonesia yang menggandeng dan mendorong UMKM Indonesia untuk meningkatkan ekonomi. Hal ini sangat berarti besar setelah dua tahun lebih perekonomian terdampak pandemi. Ganjar berharap, ke depan akan lebih banyak UMKM yang didukung baik akses permodalan, pendampingan, dan marketing sehingga skala bisnis bisa berkembang. 

"Di acara Rotary hari ini banyak sekali produk UKM yang di-support. Ada banyak sebenarnya yang bisa dikerjasamakan. Biarlah pengurus yang nanti berkomunikasi dengan pemerintah daerah, merumuskan program yang lebih bisa masuk ke persoalan-persoalan penting yang ada di masyarakat," tandas Ganjar. 

Acara Rotary District 3420 Conference di Kota Semarang itu sendiri diikuti oleh sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia. Turut hadir dalam acara Rotary Internasional President Representative Graeme Woolcott dan District Governor Rotary 3420 Indonesia Cindy Bachtiar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu